Gelombang Protes, Dugaan Politik Uang di Bandung Barat Paslon Jeje-Asep Jadi Sorotan

- Penulis

Selasa, 26 November 2024 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan kecurangan di pilkada KBB, diduga Money Politik dilakukan oleh paslon 2 Jeje-Asep (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Dugaan kecurangan di pilkada KBB, diduga Money Politik dilakukan oleh paslon 2 Jeje-Asep (foto: Abdul Kholilulloh)

SekitarKita.id– Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dipadati massa buruh yang menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan politik uang dalam Pilkada KBB.

Dugaan tersebut diarahkan kepada Pasangan Calon (Paslon) nomor 2, Jeje Ritchie Ismail dan Asep Ismail, yang dinilai mencederai integritas demokrasi.

Selain massa buruh, gelombang protes juga datang dari empat Paslon lain yang turut berkontestasi dalam Pilkada KBB, mereka melaporkan dugaan pelanggaran ini ke Bawaslu KBB, pada Selasa (26/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yakni paslon nomor 1, Didik Agus Triwiyono – Gilang Dirga, diwakili kuasa hukumnya, Iin Titin Rohani, Paslon nomor 3, Hengki Kurniawan – Ade Sudrajat (HADE), diwakili Parlindungan Sihombing, Paslon nomor 4, Edi Rusyandi – Unjang Ashari (Edun), diwakili Eber Simbolon, serta Paslon nomor 5, Sundaya – Asep Ilyas, yang diwakili Wildan Muslikhin.

Ketua Koordinator Koalisi Lima Serikat Pekerja KBB, Dede Rahmat (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua Koordinator Koalisi Lima Serikat Pekerja KBB, Dede Rahmat (foto: Abdul Kholilulloh)

Ketua Koordinator Koalisi Lima Serikat Pekerja KBB, Dede Rahmat, mendesak agar Bawaslu segera mengambil langkah tegas.

Baca Juga:  Sosialisasi KPU Karawang, Kohati: Partisipasi Pemilih Perempuan dalam Pilkada 2024

“Isu-isu yang beredar di media sosial dengan bukti video belum ditindaklanjuti. Kami menuntut Bawaslu melakukan tindakan sesuai kewenangannya,” tegas Dede.

Ia juga menilai Bawaslu bersikap tebang pilih dalam penegakan hukum terkait pelanggaran Pilkada.

Kuasa Hukum Paslon: Bukti Politik Uang Masif

Kuasa hukum Paslon nomor 1, Iin Titin Rohani, menyatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan cukup bukti dan saksi untuk mendukung laporan tersebut.

“Kami membawa laporan hari ini dan akan menyusulkan bukti-bukti tambahan dalam tujuh hari ke depan,” ujar Iin.

Ratusan masa dari koalisi lima serikat pekerja Bandung Barat geruduk kantor Bawaslu KBB terkait dugaan money politik di Pilkada 2024 (Foto: Abdul Kholilulloh )

Wildan Muslikhin, kuasa hukum Paslon nomor 5, menambahkan bahwa dugaan politik uang yang dilakukan Paslon nomor 2 mencederai demokrasi.

“Ini sangat masif dan melukai masyarakat KBB,” katanya.

Wildan juga mengkhawatirkan situasi Pilkada menjadi tidak kondusif dan menyarankan agar penyelenggaraan Pilkada ditunda.

Sementara itu, Parlindungan Sihombing, kuasa hukum Paslon nomor 3, menyebut dugaan pelanggaran ini telah memenuhi unsur terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

“Hampir 100 persen kecamatan terindikasi pelanggaran politik uang oleh Paslon nomor 2. Ini seharusnya menjadi alasan kuat untuk menunda Pilkada,” kata Parlindungan.

Baca Juga:  PLN Karawang Gelar Penyalaan Serentak Light Up The Dream di 11 Titik

Respons Bawaslu: Komitmen Menindaklanjuti Laporan

Ketua Bawaslu KBB, Riza Nasruloh Nurul Falah, menyampaikan terima kasih kepada para pelapor dan massa aksi atas pengingat yang diberikan.

Ia memastikan pihaknya sedang melakukan penelusuran secara intensif terhadap laporan yang masuk, termasuk video-video yang viral di media sosial.

“Kami akan melindungi saksi yang memberikan keterangan, termasuk bekerja sama dengan LPSK jika ada intimidasi,” jelas Riza.

Ia juga menegaskan bahwa pleno terkait laporan ini akan dilakukan pada hari yang sama, Selasa (26/11).

Saat ditanya mengenai langkah konkret, Riza menyatakan bahwa Bawaslu bekerja sesuai prosedur dan menjamin Pilkada tetap berlangsung pada Rabu (27/11).

“Kami terus bekerja maraton untuk memastikan setiap laporan ditindaklanjuti,” tutupnya.

Aksi ini mencerminkan keprihatinan masyarakat dan peserta Pilkada atas dugaan pelanggaran yang dapat mencoreng proses demokrasi di Bandung Barat.

Semua pihak berharap Bawaslu mampu menjalankan tugasnya dengan independen dan adil demi menjaga integritas Pilkada.

Source link



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Respons Cepat Wabup Asep Ismail Soal Bocah 11 Tahun Diduga Makan Rumput di Bandung Barat
Kisah Bocah Makan Rumput di Bandung Barat Berbuah Harapan, Pengusaha Muda Hendrik Buka Jalan Hidup Baru
Momen Wabup Asep Ismail Naik Motor di Tengah Aksi Buruh KBB, Soroti Tuntutan Kesejahteraan Pekerja
Wabup Bandung Barat Asep Ismail Sampaikan Pesan Mendagri di Hari Otda 2026, Soroti Kinerja Daerah
Rumah Warga di Batujajar Bandung Barat Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah
Pemprov Jabar Salurkan Kompensasi Tahap Kedua untuk Warga Terdampak Normalisasi Situ Ciburuy
Desakan Warga Menguat, Satpol PP KBB Usulkan Putus Listrik Tower PT Protelindo Padalarang
Kecelakaan Truk vs Motor di Padalarang Berujung Maut, Polisi Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 07:32 WIB

Respons Cepat Wabup Asep Ismail Soal Bocah 11 Tahun Diduga Makan Rumput di Bandung Barat

Selasa, 28 April 2026 - 02:57 WIB

Kisah Bocah Makan Rumput di Bandung Barat Berbuah Harapan, Pengusaha Muda Hendrik Buka Jalan Hidup Baru

Senin, 27 April 2026 - 12:15 WIB

Momen Wabup Asep Ismail Naik Motor di Tengah Aksi Buruh KBB, Soroti Tuntutan Kesejahteraan Pekerja

Senin, 27 April 2026 - 11:44 WIB

Wabup Bandung Barat Asep Ismail Sampaikan Pesan Mendagri di Hari Otda 2026, Soroti Kinerja Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 23:10 WIB

Rumah Warga di Batujajar Bandung Barat Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah

Berita Terbaru