Camat Padalarang Respon Keluhan Warga soal Jembatan Ambruk: Sudah Diajukan ke BBWS Citarum

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Padalarang Respon Keluhan Warga soal Jembatan Ambruk: Sudah Diajukan ke BBWS Citarum

SEKITARKITA.id– Camat Padalarang, Agus Achmad Setiawan, angkat bicara soal keluhan masyarakat terkait jembatan penghubung antar kampung di Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang hingga kini belum juga diperbaiki.

Menurut Agus, sejak jembatan tersebut ambruk pada 24 Maret 2025 lalu, pihaknya langsung meninjau kondisi jembatan yang menghubungkan tiga RW, yaitu RW 25 Kampung Sukamulya, RW 05 Kampung Rancabali, dan RW 06 Kampung Sukamaju.

“Perlu diketahui bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dan Wakil Bupati Asep Ismail sudah menugaskan pihak kecamatan dan Dinas PUTR untuk mengecek langsung ke lokasi. Kami juga sudah mengajukan perbaikan,” kata Agus saat ditemui Sekitarkita.id, Kamis 17 Juli 2025, di Kantor Kecamatan Padalarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Padalarang, Agus Achmad Setiawan (foto: Abdul Kholilulloh)
Camat Padalarang, Agus Achmad Setiawan (foto: Abdul Kholilulloh)

Agus menjelaskan bahwa saluran sungai di bawah jembatan merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, sehingga pihak kecamatan sudah mengirimkan surat resmi permohonan izin perbaikan.

“Karena saluran sungai itu milik BBWS, kami sudah bersurat dan hingga kini masih menunggu surat balasan. Prosesnya sedang berjalan,” ujarnya.

Baca Juga:  Aksi Cepat Personel Propam Polres Samosir Bantu Korban Kecelakaan di Simanindo

Terkait teknis pembangunan jembatan, Agus menegaskan bahwa kewenangan penuh berada di Pemerintah Desa Padalarang. Pemerintah kecamatan dan dinas terkait hanya bertugas memfasilitasi.

“Pembangunan jembatan berada di jalur desa, jadi desa yang bertanggung jawab atas penganggaran dan teknisnya. Kami hanya memfasilitasi agar semua berjalan sesuai aturan,” sambungnya.

Jembatan ambruk di Kampung Sukamulya, Desa Padalarang sebabkan area persawahan warga kurang air dan gagal panen (foto: Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitarkita.id)
Jembatan ambruk di Kampung Sukamulya, Desa Padalarang sebabkan area persawahan warga kurang air dan gagal panen (foto: Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitarkita.id)

Ia juga menekankan pentingnya mengikuti prosedur dan regulasi yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Kami tidak ingin pembangunan dilakukan tanpa izin resmi dari BBWS. Masyarakat harus tahu bahwa pemerintah tetap bergerak, hanya saja semua harus sesuai prosedur,” tegasnya.

Agus mengungkapkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB sudah menghitung kebutuhan anggaran untuk perbaikan jembatan. Tinggal menunggu tahapan pelaksanaan teknis lebih lanjut.

“Informasi dari Kepala Dinas PUTR, anggaran sudah dihitung. Kami tinggal menunggu proses lanjutan untuk realisasinya,” ungkapnya.

Pemerintah Desa Padalarang juga diminta untuk menghitung ulang kebutuhan anggaran bersama pendamping desa agar perencanaan lebih matang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa Padalarang, dan beliau siap bekerja sama. Pemkab melalui Pak Bupati juga sangat responsif dalam menangani ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Puan Maharani Tanggapi Demo Buruh Soal RUU Ketenagakerjaan, DPR Siap Terima Aspirasi

Agus pun meminta masyarakat bersabar dan tetap mendukung proses yang sedang berlangsung. Ia menegaskan, perbaikan jembatan akan dilakukan secepatnya setelah seluruh izin dan anggaran siap.

“Kami mohon pengertian masyarakat. Ini menyangkut sinergi antar lembaga dan membutuhkan waktu. Tapi kami pastikan akan terus mengawal hingga jembatan bisa kembali digunakan,” pungkasnya.



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan
Kronologi Puting Beliung Terjang Bandung Barat, Rumah Warga Padalarang Rusak hingga Pohon Tumbang
Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren
Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual
Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 
Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir
Wali Kota Farhan Siagakan Bandung Dua Hari, 11 Polisi Jadi Korban Kericuhan Demo
Aksi Demo Bandung Berujung Ricuh, Truk Polisi Jadi Sasaran Lemparan Massa

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Kronologi Puting Beliung Terjang Bandung Barat, Rumah Warga Padalarang Rusak hingga Pohon Tumbang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 

Berita Terbaru