[ad_1]
Setelah melahirkan, seorang ibu akan merasakan sejumlah besar perubahan hormonal dan fisik, salah satunya saat menstruasi. Bila sedang merasakannya, mungkin saja ingin mengetahui cara mengatasi telat haid saat menyusui.
Umumnya, beberapa wanita bisa merasakan keterlambatan menstruasi ketika sedang menyusui bayi mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yap, hal satu ini terbilang cukup wajar, lho. Mengapa demikian? Dalam artikel ini kita segera akan membahas mengenai telat haid saat menyusui dan apa saja yang sebaiknya dilakukan. Yuk, simak!
Penyebab telat haid saat menyusui
Telat haid saat menyusui adalah hal wajar atau standard sebab saat seorang ibu menyusui bayinya, tubuh sang ibu akan memproduksi hormon prolaktin. Hormon ini berperan dalam merangsang produksi ASI.
Hormon ini juga bisa mempengaruhi siklus menstruasi dan menghambat ovulasi. Akibatnya, seorang ibu mungkin saja merasakan keterlambatan dalam menstruasinya atau bahkan tidak merasakan menstruasi yang sama sekali sepanjang beberapa waktu setelah melahirkan.
Masa ini akan terjadi sepanjang masih aktif menyusui bayi. Andai bayi sudah mulai mengonsumsi makanan, maka siklus menstruasi pun bisa kembali standard.
Cara alami mengatasi telat haid saat menyusui
Tetapi, andai kondisi telat haid malah terus-menerus terjadi tanpa disadari, sebaiknya lakukan beberapa cara alami mengatasi telat haid saat menyusui.
1. Menjaga berat badan
Perubahan berat badan juga bisa mempengaruhi siklus dan jadwal menstruasi. Andai berat badanmu masih di atas standard, ada baiknya untuk menurunkan berat badan agar siklus haid teratur.
Tetapi, penurunan berat badan yang ekstrim atau berat badan yang kurang juga bisa dikarenakan haid tidak teratur. Jadi, sebaiknya pastikan bobot tubuh sesuai dan berada di angka standard.
2. Olahraga rutin
Olahraga mempunyai sejumlah besar manfaat kesehatan yang bisa mempengaruhi siklus menstruasi. Bahkan, seseorang yang menderita sindrom ovarium polikistik (PCOS) disarankan untuk menjaga berat badan dengan cara rutin berolahraga.
3. Konsumsi jahe
Jahe digunakan sebagai penyembuh rumahan untuk meredakan nyeri saat menstruasi. Agar efektif, dapat mengonsumsi 750 sampai 2.000 mg bubuk jahe sepanjang 3 atau 4 hari pertama saat haid.
4. Konsumsi kayu manis
Kayu manis hal itu dianggap sebagai jenis pengobatan alami yang aman dan efektif untuk mengatasi dismenore primer.
Selain itu, kayu manis juga bisa membantu mengawasi siklus menstruasi agar tepat waktu dan menjadi pilihan pengobatan yang efektif untuk korban PCOS, meski demikian observasi tersebut masih harus segera dilakukan lebih lanjut.
5. Konsumsi buah nanas
Nanas adalah buah rumahan yang populer untuk masalah menstruasi sebab mengandung bromelain.
Bromelain adalah enzim yang diklaim bisa melembutkan lapisan rahim dan mengawasi siklus menstruasi agar tetap lancar, meski harus segera diteliti lebih lanjut.
Jadi kesimpulannya adalah telat haid saat menyusui sangat umum dan bisa dipengaruhi oleh sejumlah besar faktor, seperti frekuensi pemberian ASI, durasi menyusui, serta kebiasaan makan, dan tidur.
Andai hal ini berlanjut sampai proses menyusui selesai, sebaiknya berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.
Temukan informasi seputar kesehatan wanita lainnya di weblog Yoona atau temukan produk kewanitaan yang aman untuk kesehatan di Yoona Shop.
[ad_2]
Sumber:
https://vritimes.com/{id}/articles/5dc59124-5de2-11ef-81cd-0a58a9feac02/8170bd05-af7c-11ef-a001-0a58a9feac02








