Cegah SILPA Membengkak, Komisi II DPRD KBB Desak OPD Percepat Realisasi Program dan Pembangunan

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat, Amung Makmur (kanan) didampingi anggota Komisi II DPRD KBB, Asep Sofyan (kiri), foto: Abdul Kholilulloh

i

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat, Amung Makmur (kanan) didampingi anggota Komisi II DPRD KBB, Asep Sofyan (kiri), foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id – Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program dan pembangunan guna mencegah terjadinya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang tinggi pada APBD Tahun Anggaran 2026.

Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan prognosis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang digelar Komisi II DPRD KBB bersama sejumlah OPD di Green Forest, Kecamatan Parongpong, Jumat (24/7/2026).

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat, Amung Makmur, menjelaskan pembahasan prognosis dilakukan untuk mengevaluasi realisasi anggaran selama semester pertama 2026 sekaligus memetakan target pelaksanaan program hingga akhir tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Prognosis ini salah satunya membahas realisasi semester pertama dan potensi enam bulan ke depan. Kami meminta setiap OPD menjelaskan capaian realisasi anggaran, kendala yang dihadapi, serta langkah yang akan dilakukan hingga akhir tahun,” ujar Amung.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat, Amung Makmur (kanan) didampingi anggota Komisi II DPRD KBB, Asep Sofyan (kiri), foto: Abdul Kholilulloh
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat, Amung Makmur (kanan) didampingi anggota Komisi II DPRD KBB, Asep Sofyan (kiri), foto: Abdul Kholilulloh

Dalam rapat tersebut, Komisi II DPRD Bandung Barat memberikan sejumlah rekomendasi kepada OPD agar percepatan pelaksanaan program dapat segera dilakukan, terutama untuk proyek pembangunan fisik yang membutuhkan proses pengadaan barang dan jasa maupun lelang.

Baca Juga:  BOOMS Soroti Reformasi Birokrasi dan Transparansi Tunjangan DPRD KBB

Menurut Amung, pelaksanaan pekerjaan tidak boleh menumpuk di penghujung tahun anggaran karena berpotensi menghambat penyelesaian proyek dan menyebabkan tingginya SiLPA.

“Kami memberikan masukan agar anggaran jangan baru dipergunakan di akhir tahun. Terutama pekerjaan infrastruktur yang membutuhkan proses lelang. Kalau terlalu mepet, dikhawatirkan pekerjaan tidak selesai dan akhirnya menjadi SiLPA. Itu tentu tidak baik bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Komisi II juga meminta BPKAD mendukung percepatan proses pencairan anggaran sehingga setiap OPD dapat segera merealisasikan program prioritas yang telah direncanakan.

Amung menilai percepatan realisasi anggaran menjadi langkah penting agar berbagai program pembangunan, termasuk visi dan misi Bupati Bandung Barat, dapat diwujudkan sesuai target.

“Program prioritas harus segera dilaksanakan. Visi dan misi Bupati harus bisa diimplementasikan dengan baik melalui percepatan pelaksanaan anggaran,” katanya.

Selain membahas serapan anggaran, Komisi II DPRD KBB juga menyoroti pentingnya penataan aset milik Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Komisi II meminta BPKAD mempercepat legalisasi seluruh aset daerah, baik berupa tanah maupun kendaraan dinas, agar memiliki kepastian hukum dan meminimalisasi potensi sengketa di kemudian hari.

Baca Juga:  Protes, 115 Anggota Personel Satpol PP Bandung Barat Dirumahkan, Kasatpol PP Angkat Bicara

“Kalau tanah harus segera bersertifikat, kalau kendaraan harus memiliki BPKB dan STNK. Intinya seluruh aset daerah harus segera ditata dan dilegalkan,” ujar Amung.

Dalam pemaparannya, BPKAD menyebutkan proses sertifikasi aset terus berjalan. Pada tahun sebelumnya sekitar 400 bidang aset berhasil disertifikatkan, sementara hingga pertengahan 2026 jumlah sertifikasi telah kembali mencapai sekitar 400 bidang.

Komisi II mendorong capaian tersebut terus ditingkatkan, termasuk melalui kerja sama dengan instansi terkait apabila diperlukan.

Rapat juga membahas rencana pemanfaatan sejumlah aset milik pemerintah daerah bersama DPMPTSP. Salah satu aset akan dipersiapkan untuk mendukung pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Bandung Barat.

Selain itu, terdapat usulan pemanfaatan aset lainnya sebagai pusat kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna meningkatkan pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Amung menegaskan Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus mengawal pelaksanaan program pemerintah dan realisasi anggaran agar seluruh pembangunan berjalan sesuai jadwal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Tinjau Longsor Bandung Barat, Wapres Gibran Minta Penanganan Korban Diprioritaskan

“Kami akan terus melakukan pengawasan agar seluruh program pemerintah berjalan sesuai target, anggaran terserap optimal, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kabupaten Bandung Barat,” pungkasnya.

Rapat tersebut juga dihadiri, jajaran Anggota Komisi II lainnya seperti, Adnan Rustandi, Asep Sofyan, RM Hasbi Pratama Arya Agung, Meti Melani.

Lalu kemudian, dihadiri pula Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan), serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bandung Barat.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Motif Pembunuhan Wanita di Indekos Cimahi, Berawal dari Aplikasi MiChat dan Tarif Rp250 Ribu
Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Wanita di Indekos Cimahi, Pria Asal KBB Disebut Penjual Cireng
Tragis! Wanita Ditemukan Tewas di Indekos Cimahi, Bersimbah Darah dengan Luka di Leher
Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan
Dramatis! Comeback 2-1 atas Melbourne Victory di ACL Two, PERSIB Pastikan Lolos 16 Besar 
Chaos! Habib Bahar Pimpin Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran
Diwarnai Pembakaran dan Lemparan Petasan, Demo Ormas Islam Tolak Konser Andrea Bocelli Memanas
Mantan Kapolri Listyo Sigit Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:31 WIB

Terungkap! Motif Pembunuhan Wanita di Indekos Cimahi, Berawal dari Aplikasi MiChat dan Tarif Rp250 Ribu

Jumat, 6 November 2026 - 09:12 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Wanita di Indekos Cimahi, Pria Asal KBB Disebut Penjual Cireng

Jumat, 6 November 2026 - 00:59 WIB

Tragis! Wanita Ditemukan Tewas di Indekos Cimahi, Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Kamis, 5 November 2026 - 15:32 WIB

Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan

Rabu, 4 November 2026 - 17:01 WIB

Dramatis! Comeback 2-1 atas Melbourne Victory di ACL Two, PERSIB Pastikan Lolos 16 Besar 

Berita Terbaru