Ditengah animo ngabuburit tinggi, gerbang komplek Pemda KBB digembok Satpol PP

- Penulis

Selasa, 19 Maret 2024 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpaksa menutup gerbang kawasan komplek perkantoran Pemkab Bandung Barat, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, pada Selasa (19/3/2024) sore.

Petugas menggembok gerbang di kawasan tersebut usai jam kantor selesai, bertujuan agar masyarakat tidak berlalu lalang keluar masuk di area tersebut. Tanpa alasan kuat mengapa dilakukan hal demikian.

Mirisnya, hal itu dilakukan ditengah animo masyarakat yang sangat tinggi, padahal mereka hanya sekedar ingin menikmati pemandangan di komplek sambil ngabuburit menunggu berbuka puasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih fasilitas umum di komplek perkantoran dengan luas mencapai 20 hektar itu disajikan untuk masyarakat ternyata hanya isapan jempol belaka, seolah aparatur sipil negara (ASN) saja lah yang boleh menikmatinya.

Tak sedikit warga merasa kecewa atas sikap Satpol PP melakukan penutupan gerbang tersebut yang dinilai membatasi ruang publik.

Pantauan SekitarKita.id dilokasi, terdapat tiga gerbang akses masuk ke areal perkantoran yakni sebelah selatan dan akses masjid agung Ash-Shidiq sudah digembok petugas.

Baca Juga:  Momentum HUT RI ke-79, Wayang Golek Sarana Efektif untuk Sosialisasi Peredaran Rokok Ilegal di KBB

Satu gerbang diantaranya akses utama sebelah utara hanya dibuka satu gerbang saja dengan penjagaan ketat petugas Satpol PP.

“Iya (ditutup) atas arahan pimpinan (Pj Bupati, Arsan Latif), suka ada yang bandel pakai motor,” cetus petugas Satpol PP yang berjaga di gerbang utama.

Related Posts

Protes dilakukan Agung Hidayat (18) warga Desa Cipada, ia mengatakan, antusiasme masyarakat untuk sekedar ngabuburit di kawasan pemkab Bandung Barat pada momen bulan ramadhan cukup tinggi.

Selain adanya Hutan Kota, kata dia, megahnya Masjid Agung Ash-Shidiq, kantor Bupati dan bangunan SKPD, masyarakat juga ingin melihat bangunan baru Litle Ka’bah yang digagas Pj Bupati Arsan Latif.

Agung mengaku sedih dan kecewa tidak bisa melakukan aktifitas di sekitar komplek perkantoran. Ia yang datang dari jauh sengaja ingin menikmati pemandangan dan suasana sejuk sambil ngabuburit.

Baca Juga:  Bangkitkan Seni Religi LASQI, Bupati KDS: Kabupaten Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Festival Qasidah Nasional

“Sedih sih gak bisa masuk, tadinya mau ngabuburit saja,” ucap Agung kecewa yang kali pertama mengunjungi kantor Pemkab.

Ia berharap pemerintah tidak perlu menutup akses di kawasan tersebut lantaran semua pembangunan kawasan dan bangunan Pemkab ini juga hasil uang rakyat.

“Ya kalau ada yang berbuat tidak baik kan tinggal diingatkan saja sama petugas, tapi jangan sampai menutup segala,” ujarnya.

Senada dikatakan, Anti warga Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang KBB, ia menilai, tindakan penggembokan itu syah saja dilakukan oleh petugas. Kendati itu, dirinya kecewa, pasalnya Pemkab Bandung Barat tidak memberikan sosialisasi terlebih dahulu.

“Kalau memang tidak boleh keluar masuk diarea itu, harusnya dipasang plang atau pengumuman melalui akun medsos prokompim, jadi kita enggak jauh-jauh kesini terus ditutup,” ujar Anti.

Ia menjelaskan, pihaknya sengaja datang jauh-jauh dari Padalarang bersama anaknya hanya sekedar melihat miniatur Ka’bah yang digadang-gadang katanya unik dan menarik dari segi bangunan.

“Saya belum pernah kesini udah lama terakhir pas foto sama suami, kalau kesini juga paling ngurus kaya KTP dan lainnya, baru denger ada miniatur Ka’bah dari temen katanya bagus buat foto, eh sampai disini tutup memang sengaja sore sambil nunggu buka puasa,” ujarnya.

Baca Juga:  Satpol PP KBB Tingkatkan Pengawasan Ramadan, Usaha Kuliner Jadi Sasaran

Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, saat disambangi kantor Satpol PP KBB pukul 15.20 WIB, Ludi Awaludin selaku Kasatpol PP KBB berada diruangan namun itu enggan menemui dengan alasan rapat.

“Bapak lagi rapat kang di ruangan,” singkat petugas Satpol PP.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 
KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian
Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Ketum BOMBER Dian Purnama Puji Performa Solid Maung Bandung 
Nobar Persib vs Persija di GOR Sangkuriang Cimahi, BOMBER KBB Ajak Bobotoh Ramaikan Semifinal Piala Presiden 2026
Logo HUT RI Ke-81 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:41 WIB

KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian

Berita Terbaru