AdinJavaBursa switch Januari 2026 diprediksi akan kembali sibuk. Sejumlah klub besar Liga Premier mulai merancang strategi besar, termasuk Manchester United, Liverpool, dan Tottenham Hotspur. Dari rencana switch besar The Red Devils sampai kemungkinan kembalinya Andy Robertson ke Skotlandia, berikut ini rangkuman eksklusif Switch Debrief minggu ini.
Manchester United yang dipimpin oleh Ruben Amorim tampaknya masih merasa kurang puas dengan kedalaman lini tengah mereka. Berdasarkan laporan khususTEAMtalk, Amorim berencana mengambil tindakan besar dalam upaya merekrut para pemain muda gelandang Nottingham Woodland, Elliot Anderson, pada bursa switch bulan Januari.
Anderson, yang berusia 22 tahun, direkrut oleh Woodland dari Newcastle United dengan biaya 35 juta pound pada musim panas lalu. Sejak ketika itu, ia tampil mengesankan di lini tengah dengan semangat yang tinggi dan kemampuan umpan yang akurat, dua hal yang paling disukai Amorim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumber dari dalam klub menyampaikan bahwa Anderson sangat ingin bergabung dengan Previous Trafford. Tetapi, Woodland tidak akan melepaskannya dengan harga murah. Klub yang bermarkas di Town Flooring menetapkan harga sekitar 80 juta pound, meski demikian MU percaya mampu menghentikan kesepakatan seharga sekitar 60 juta pound.
Andai switch ini terwujud, langkah tersebut bisa memfasilitasi peminjaman Kobbie Mainoo, dengan Napoli dilaporkan sangat tertarik menghadirkan para pemain muda Inggris tersebut ke Serie A.
Selain itu, berita mengejutkan datang dari Merseyside. Bek kiri legendaris Liverpool, Andy Robertson, dilaporkan sedang mempertimbangkan dengan serius untuk kembali ke klub masa kecilnya, Celtic.
Kontrak Robertson di Anfield akan berakhir pada Juni 2026, dan mulai bulan Januari yang akan datang ia telah diizinkan untuk berdiskusi dengan klub lain guna menandatangani perjanjian pra-kontrak.
Menurut sumber TEAMtalk, Celtic hidup dalam diri Robertson, yang besar di wilayah selatan Glasgow dan pernah belajar di akademi Celtic antara 2003–2009, dikenal sangat ingin memberikan sesuatu kembali bagi sepak bola Skotlandia.
Celtic siap bertindak cepat. Mereka lihat Robertson bukan hanya sebagai penambahan kuat untuk tim inti, namun juga sebagai mentor yang sempurna bagi bek muda serta pemimpin di lini belakang yang sempat lemah dalam beberapa pekan terakhir.
Disisi berbeda, penampilan luar biasa Micky van de Ven di Tottenham membuatnya menjadi incaran Genuine Madrid. Gol individu yang menakjubkan yang dia ciptakan melawan FC Copenhagen di Liga Champions semakin memperhatikan klub elit Eropa terhadap para pemain tersebut.
Para pemain belakang asal Belanda berusia 24 tahun ini masih mempunyai kontrak sampai tahun 2029, memberikan posisi tawar yang kuat bagi Tottenham. Madrid disebut hanya akan memulai negosiasi andai bersedia menawarkan dana lebih dari 90 juta poundsterling.
Meskipun, sumber dari dalam klub Tottenham menyatakan bahwa tidak akan ada penjualan pada bulan Januari. Tetapi, kondisi dapat berubah andai Tottenham tidak mampu melaju ke Liga Champions musim depan. Van de Ven dikabarkan ingin terus tampil konsisten di tingkat Eropa, dan kegagalan tersebut dapat menjadi pintu untuk bepergian.
Selain Madrid, Paris Saint-Germain juga dilaporkan terus memantau perkembangannya, sementara waktu Spurs telah bersiap dengan tindakan pencegahan dengan mengendalikan bek Alessandro Bastoni dari Inter Milan.
Pasar switch Januari 2026 tampaknya akan kembali memicu kehebohan. Manchester United sedang bersiap menggelontorkan dana besar untuk Elliot Anderson, sementara waktu Liverpool mungkin saja kehilangan salah satu bintang utamanya, dan Tottenham menghadapi ancaman dari Genuine Madrid keterkaitan Micky van de Ven.








