SEKITARKITA.id — Ekosistem digital berbasis blockchain, EGGMPIRE TOKEN (EGGM), kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan dan sosial melalui program EGGM Climate dan Social Action yang digelar di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Senin (2/3/2026).Program ini difokuskan pada rehabilitasi kawasan pesisir serta pemberian bantuan sosial bagi masyarakat nelayan yang terdampak abrasi dan tantangan ekonomi di wilayah pesisir utara Bekasi.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 pohon mangrove atau bakau ditanam di kawasan Pantai Mekar, Muara Gembong. Penanaman dilakukan sebagai upaya nyata menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus mengurangi dampak perubahan alam.
Adapun tujuan penanaman mangrove meliputi, mengurangi dampak abrasi pantai, memperkuat struktur tanah pesisir, memulihkan ekosistem mangrove, Mendukung keberlanjutan lingkungan Muara Gembong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Muara Gembong sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah pesisir di Kabupaten Bekasi yang menghadapi ancaman serius berupa abrasi dan penurunan kualitas lingkungan. Karena itu, rehabilitasi mangrove dinilai menjadi langkah strategis jangka panjang untuk melindungi kawasan pesisir dan permukiman warga.
Selain aksi lingkungan, EGGMPIRE TOKEN juga menyalurkan 160 kilogram telur kepada 160 kepala keluarga (KK) di Desa Pantai Mekar.
Bantuan telur tersebut disediakan oleh PT Eggcologic Bumi Lestari sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat pesisir, khususnya bagi anak-anak dan lansia.
Program ini melibatkan kolaborasi tiga pihak utama, yaitu, penyedia dana, EGGMPIRE TOKEN (EGGM, penyalur bantuan/penerima hibah dana, Yayasan Equator Bumi Lestari (Equity to Equator / EQ2)dan penyedia telur bantuan, PT Eggcologic Bumi Lestari.
Seluruh pendanaan kegiatan berasal dari komunitas serta para donatur dalam ekosistem EGGMPIRE TOKEN. Dana yang dihimpun dari para holder kemudian dikonversikan menjadi aksi nyata di lapangan melalui Yayasan Equator Bumi Lestari sebagai pelaksana teknis.
Pelaksanaan kegiatan juga didampingi oleh Kepala Desa Pantai Mekar bersama perangkat desa guna memastikan proses penanaman dan distribusi bantuan berjalan tertib serta tepat sasaran.
Ketua Yayasan Equator Bumi Lestari, Julius Robinson, mengatakan pihaknya bertugas sebagai pelaksana kegiatan di lapangan dengan dukungan penuh dari komunitas EGGMPIRE TOKEN.
“Kami dari yayasan bertugas sebagai pelaksana kegiatan di lapangan. Seluruh pendanaan berasal dari komunitas EGGMPIRE TOKEN. Dana dari para holder langsung dikonversikan menjadi aksi nyata berupa penanaman mangrove dan bantuan pangan bagi masyarakat pesisir Muara Gembong,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa rehabilitasi mangrove merupakan langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus melindungi permukiman warga dari ancaman abrasi.
Sementara itu, Direktur PT Eggmpire Bumi Lestari, Retno Dewi Hendrastuti, menyampaikan keterlibatan perusahaan menjadi bentuk komitmen terhadap dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
“Kehadiran kami melalui dukungan 1.000 bibit mangrove dan 160 kilogram telur di Muara Gembong diharapkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berkomitmen menghadirkan program social impact berkelanjutan sesuai amanah investor dan komunitas,” katanya.
Ia berharap mangrove yang ditanam dapat
memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang, sementara bantuan telur membantu meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat pesisir.
Program EGGM Climate & Social Action menjadi contoh bagaimana teknologi blockchain tidak hanya berkembang di ranah digital, tetapi juga diwujudkan dalam kegiatan sosial dan lingkungan yang terukur, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui kegiatan di Kabupaten Bekasi ini, EGGMPIRE TOKEN menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial masyarakat.
Editor : Abdul Kholilulloh








