Insiden Penarikan Paksa Kendaraan di Cimahi, Korban Laporkan Debt Collector ke Polisi 

- Penulis

Selasa, 4 Februari 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar Kita.ID- Sebuah insiden penarikan paksa kendaraan sepeda motor menimpa James Nhahot Pangabean (43), di Jalan Raya Kebon Kopi, Kota Cimahi, pada Selasa (14/2/2025) pukul 14.25 WIB.

Kendaraan motor tersebut atas nama Linda Megasari istri dari James, jenis Honda Beat tahun 2024 warna hitam dengan nomor polisi (nopol) D 3226 UFJ.

Usut punya usut, kelompok yang mengaku sebagai debt collector ternyata dari PT Putra Tanimbar Jaya menghentikan motor korban di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

James Nhahot Pangabean (43), korban, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi ketika dirinya dalam perjalanan pulang ke Bandung setelah mengantar penumpang.

“Tiba-tiba sekelompok orang yang tidak kami kenal menghadang kami di jalan Kebon Kopi dan mengatasnamakan FiF,” ujar James kepada SekitarKita.id di Padalarang, Selasa.

Para debt collector tersebut menuduh James menunggak pembayaran kredit selama dua bulan dan memaksanya ikut ke kantor mereka untuk mengisi formulir.

Namun, James menolak karena merasa ada kejanggalan dalam prosedur tersebut.

Baca Juga:  KPU KBB: Belum Ada Parpol Non-parlemen yang Konsultasi Pasca Putusan MK

“Sempat adu mulut (argumen), saya di ajak ke kantor enggak mau, dengan alih-alih membuat oret-oretan agar poin DC tersebut bagus,” ujarnya.

Meski sempat terjadi adu argumen, para debt collector tetap memaksa membawa motor James ke kantor mereka di Jalan Sindangsari, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan.

Situasi semakin tegang saat mereka meminta James menandatangani surat penyerahan kendaraan.

“Saya dibawa ke kantor lalu disuruh buat pernyataan, padahal besoknya saya berencana membayar tunggakan dua bulan. Saat saya membaca surat itu, isinya berita acara serah terima kendaraan (Bastik),” jelasnya.

James semakin curiga ketika STNK dan kunci motor diminta dengan alasan pengecekan nomor rangka dan mesin.

“STNK saya kasih karena diminta paksa, tapi kunci tidak. Saat saya keluar ke area parkir, ternyata motor saya sudah tidak ada dalam hitungan menit padahal motor dalam keadaan di kunci setang (penutup kunci tertutup),” tambahnya.

Hingga berita ini dirilis, pihak PT Putra Tanimbar Jaya belum memberikan tanggapan terkait kejadian tersebut.

Baca Juga:  Frank Sinatra kembali ke 10 teratas tangga album Billboard 200

LBH CADHAS Siap Kawal Kasus Ini

Sementara itu, Ketua Umum DPP LBH CADHAS, Fuad Abdillah SH., CTL., menyatakan telah menerima laporan dari korban dan sedang mendalami kasus ini.

“Kami telah mengumpulkan bukti dan Saksi. Semuanya sudah lengkap, dan malam ini kami langsung mendampingi korban dalam proses pelaporan di Polres Cimahi. Tindakan ini sudah memenuhi unsur pidana,” tegas Fuad.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam mengawali kasus ini agar keadilan bagi korban dapat ditegakkan.

“Kami sebelumnya telah meminta audiensi dengan Polres Cimahi terkait maraknya aksi debt collector yang meresahkan namun belum terealisasi. Kami berharap Polres Cimahi bisa segera bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang mengatasnamakan debt collector dan melakukan tindakan di luar hukum,” tegasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpin BKPSDM KBB Era Bupati Jeje, Ini Sosok Dr. Yunita Nur Fadilla
76 Dapur SPPG di KBB Terancam Suspend, Dinkes Pastikan 174 Sudah Kantongi SLHS
Bupati Jeje Resmi Lantik 11 Pejabat Tinggi Pratama KBB, Berikut Nama dan Jabatannya
Perdana di Era Bupati Jeje, 11 Pejabat Tinggi Pratama KBB Dilantik Gunakan SIMATA 
1.999 Dapur SPPG Ditutup BGN, Tak Daftar SLHS Jadi Alasan
36 Tahun Siswa SDN Budiharja Naik Rakit, DPRD KBB Tantang Pemda dan Pemprov Hadirkan Solusi Permanen
Debu Vulkanik Gunung Krakatau Mengarah ke KBB, DLH Perketat Pantauan Kualitas Udara
Diki Rohani Resmi Nahkodai APDESI Merah Putih Bandung Barat 2026-2031

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:31 WIB

Pimpin BKPSDM KBB Era Bupati Jeje, Ini Sosok Dr. Yunita Nur Fadilla

Jumat, 11 September 2026 - 13:57 WIB

76 Dapur SPPG di KBB Terancam Suspend, Dinkes Pastikan 174 Sudah Kantongi SLHS

Jumat, 11 September 2026 - 12:49 WIB

Bupati Jeje Resmi Lantik 11 Pejabat Tinggi Pratama KBB, Berikut Nama dan Jabatannya

Jumat, 11 September 2026 - 12:03 WIB

Perdana di Era Bupati Jeje, 11 Pejabat Tinggi Pratama KBB Dilantik Gunakan SIMATA 

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

1.999 Dapur SPPG Ditutup BGN, Tak Daftar SLHS Jadi Alasan

Berita Terbaru

Dr. Yunita Nur Fadilla, S.Psi., M.I.P. resmi dilantik menjadi Kepala BKPSDM KBB (foto: istimewa)

Bandung Barat

Pimpin BKPSDM KBB Era Bupati Jeje, Ini Sosok Dr. Yunita Nur Fadilla

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:31 WIB

Kepala BGN Sudaryono saat konferensi pers di Jakarta (foto: dok. BGN /bgn.go.id)

Jakarta

1.999 Dapur SPPG Ditutup BGN, Tak Daftar SLHS Jadi Alasan

Kamis, 10 Sep 2026 - 18:44 WIB