SEKITARKITA.id- Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai Gerindra, Amung Ma’mur, menegaskan komitmennya dalam mengawal keberlanjutan dan efektivitas program Kooperasi Merah Putih di seluruh desa yang telah membentuk kelembagaannya.
Program yang diinisiasi oleh pemerintah pusat ini disebut sebagai upaya strategis membangun kemandirian ekonomi desa, sekaligus memperkuat perekonomian nasional dari akar rumput.
“Saya, sebagai Ketua Komisi II dan kader Partai Gerindra, akan terus mengawal Kooperasi Merah Putih di desa-desa. Di Bandung Barat sudah terbentuk di 165 desa, dan kami dorong agar program ini berjalan sesuai harapan Presiden,” tegas Amung saat ditemui Sekitarkita.id di gedung DPRD KBB, Kamis, 7 Agustus 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Amung mengakui bahwa realisasi operasional Kooperasi Merah Putih di lapangan belum sepenuhnya merata. Meski kelembagaannya telah terbentuk, proses optimalisasi memerlukan waktu, penyesuaian, serta dukungan berbagai pihak.
“Launching-nya baru kemarin, jadi belum semua aktif. Target kami, pada Oktober nanti semua sudah berjalan,” ungkapnya.
Untuk memastikan keberhasilan program ini, Komisi II DPRD KBB akan melakukan koordinasi intensif denganDinas Koperasi dan UMKM, termasuk dalam hal teknis pelaksanaan dan kesiapan anggaran.
“Kooperasi dan UMKM adalah ranah Komisi II. Kami akan dorong perhatian yang serius. Terlebih, ada arahan langsung dari Presiden Prabowo untuk memastikan setiap desa memiliki Kooperasi Merah Putih yang aktif,” ujar Amung.
Ia juga menambahkan bahwa alokasi anggaran untuk Kooperasi Merah Putih akan diperjuangkan dalam APBD tahun 2026 agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Setiap rupiah dalam APBD harus berdampak langsung. Kami akan perjuangkan agar program ini tidak hanya seremonial, tetapi menjadi solusi konkret bagi penguatan ekonomi desa,” tegasnya.
Menurut Amung, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kemampuan menyesuaikan operasional koperasi dengan kearifan lokal dan potensi unggulan desa.
“Setiap desa punya potensi yang unik. Arahan pusat tetap penting, tapi pelaksanaan di lapangan harus adaptif dan disesuaikan dengan realitas lokal,” jelasnya.
Amung juga menyerukan agar semua elemen masyarakat dan pemerintahan di Bandung Barat bersatu membangun daerah dan memberikan manfaat nyata melalui perannya masing-masing.
“Sekecil apapun jabatan kita, harus bisa memberi manfaat. Kami sebagai kader Partai Gerindra dan wakil rakyat akan terus mengawal program-program strategis untuk kesejahteraan rakyat, seperti yang selalu digaungkan Presiden Prabowo,” pungkasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








