[ad_1]
SekitarKita.id – Arus masuk ke Change-Traded Finances (ETF) Bitcoin di Amerika Serikat mencatatkan lonjakan tajam, hingga $556 juta pada 14 Oktober, angka tertinggi dalam 120 hari terakhir. Kenaikan ini bertepatan dengan harga Bitcoin yang hingga $68.413, degree tertinggi dalam tiga bulan. Nate Geraci dari ETF Retailer menyebut ini sebagai pencapaian besar, dengan entire arus masuk Bitcoin ETF mendekati $20 miliar selama tahun 2024, memperlihatkan perubahan signifikan dalam sentimen pasar.
Beberapa ETF yang menarik fokus perhatian termasuk Constancy Sensible Beginning Bitcoin Fund, yang mencatat arus masuk $239,3 juta, disusul oleh Bitwise Bitcoin ETF dan iShares Bitcoin Belief dari BlackRock. Menurut Chris Aruliah dari Bybit, optimisme investor meningkat menjelang pemilu Amerika Serikat, saat ini Alicia Kao dari KuCoin menyebut kondisi makroekonomi yang lebih stabil, termasuk penurunan suku bunga The Fed, sebagai faktor lain yang memberi dukungan tren ini. Partisipasi hedge fund dan investor institusi juga meningkat seiring dengan kejelasan regulasi kripto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mithil Thakore dari Velar menyoroti bahwa investor institusi kini menjadi kekuatan utama dalam pembelian Bitcoin melalui ETF, dengan arus masuk mendekati $20 miliar, angka yang dicapai emas dalam waktu empat tahun. Ben Caselin dari VALR juga mencatat peran penasihat keuangan dan dana pensiun dalam memperkuat posisi Bitcoin sebagai kelas aset yang lebih terkemuka. Adopsi institusi telah melonjak, dengan 262 perusahaan baru memasuki pasar ETF Bitcoin Amerika Serikat pada kuartal kedua 2024.
Kesuksesan Bitcoin ETF bahkan melampaui ETF emas, yang hanya mencatatkan arus masuk $1,4 miliar. Lonjakan investasi ini menandai pergeseran besar dalam pandangan investor terhadap Bitcoin sebagai alternatif investasi utama. Faktor-faktor eksternal, seperti optimisme makroekonomi dan pemilu Amerika Serikat, diyakini akan terus mendorong penguatan Bitcoin dalam portofolio investasi global. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Bittime.
Sumber: VRI TIMES
[ad_2]
Source link








