Jalan Utama di Kajongan Tegal Rusak Parah Seperti Kubangan, Warga Minta Pemkab Bergerak Cepat

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Pedukuhan Kajongan, Desa Kesadikan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal rusak parah (foto: tangkapan layar video viral)

i

Jalan Pedukuhan Kajongan, Desa Kesadikan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal rusak parah (foto: tangkapan layar video viral)

SEKITARKITA.id – Kerusakan parah kembali dikeluhkan warga di jalan Pedukuhan Kajongan, Desa Kesadikan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Jalan penghubung utama antardesa yang menjadi akses penting warga Tarub menuju Kecamatan Kramat itu kini tampak dipenuhi lubang besar dan genangan air sedalam 5 cm atau setinggi mata kaki orang dewasa.

Kondisi tersebut terekam dalam video berdurasi 51 detik yang diterima redaksi sekitarkita.id.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman itu terlihat ruas jalan berubah layaknya kubangan kolam ikan, penuh lumpur dan air hujan.

 

Jalan Pedukuhan Kajongan, Desa Kesadikan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal rusak parah (foto: tangkapan layar video viral)
Jalan Pedukuhan Kajongan, Desa Kesadikan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal rusak parah (foto: tangkapan layar video viral)

“Masyaallah, Pedukuhan Kajongan jalannya rusak kaya gini. Kalau saya mau berangkat mengajar jalannya licin penuh kubangan. Masyaallah jalannya kayak gini banget,” ujar seorang perempuan dalam video tersebut, Sabtu 15 November 2025.

Ia menunjukkan deretan lubang besar yang berjejer di sepanjang jalan. Menurutnya, kerusakan parah ini sudah berlangsung hampir puluhan tahun tanpa perbaikan menyeluruh.

“Masyaallah ya Allah, jalan rusak parah dari mulai Pedukuhan Kajongan sampai Pedukuhan Kweni jalannya parah banget,” ucapnya lirih.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara ke-78, owner Didi Group: Polri dapat membrantas judi online

Perempuan itu mengaku setiap hari terpaksa melewati jalan tersebut meski membahayakan. Alternatif jalur Desa Kesadikan membutuhkan waktu tempuh hampir satu jam, sehingga akses utama ini tetap menjadi pilihan warga.

“Kapan dibenerin jalan ini? Udah rusak parah kayak gini,” keluhnya.

Rian (45), warga Pedukuhan Kajongan, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan bahwa kerusakan jalan sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu.

“Rusak parah sudah puluhan tahun. Setiap lebaran, warga rantau yang mudik juga pada ngeluh lihat jalan rusak kayak gitu,” ungkapnya.

Ia menyebut perbaikan yang dilakukan pemerintah hanya bersifat sementara dan sekadar tambal sulam. Namun hasilnya tidak bertahan lama.

“Kadang dibenerin menjelang lebaran, itu saja hanya tambal sulam. Kalau musim hujan seperti ini kembali rusak, genangan air di mana-mana,” jelasnya.

Rian berharap Pemerintah Kabupaten Tegal bertindak cepat agar tak perlu menunggu hingga ada korban jiwa akibat kondisi jalan yang membahayakan, terutama di malam hari saat minim penerangan.

“Sering warga jatuh di lokasi, apalagi kalau malam hari gelap. Pemerintah jangan nunggu viral baru ada reaksi,” tegasnya.

Baca Juga:  Model cantik kena hipnotis di Pasteur Bandung, uang jutaan dan HP raib

Mogal, seorang pengendara motor yang rutin melintasi jalan tersebut, juga mengaku harus ekstra hati-hati. Menurutnya, lubang yang tertutup genangan sangat berbahaya.

“Kalau enggak hati-hati bisa jatuh. Jalan berlubang dipenuhi air jadi enggak kelihatan kedalamannya,” jelas Mogal.

Ia berharap pemangku kebijakan, termasuk Bupati Tegal, segera turun tangan memperbaiki jalan. Menurutnya, kerusakan jalan ini juga berdampak besar pada aktivitas ekonomi warga.

“Banyak warga yang pedagang dan petani jadi terhambat. Kalau jalan mulus, roda perekonomian masyarakat hidup,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tegal terkait kondisi jalan di Pedukuhan Kajongan.

Redaksi masih berupaya melakukan klarifikasi untuk menyajikan pemberitaan berimbang sesuai kode etik jurnalistik.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Ian

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 
Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 
Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Berita Terbaru