Kang Ace Ingatkan 56 Caleg Partai Golkar Soal Pentingnya Disiplin

- Penulis

Rabu, 31 Juli 2024 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai Golkar Jabar Tubagus Ace Hasan Syadzily pada penutupan Dikpol Angkatan 4

i

Ketua DPD Partai Golkar Jabar Tubagus Ace Hasan Syadzily pada penutupan Dikpol Angkatan 4

[ad_1]

BANDUNG, SekitarKita.id – Tubagus Ace Hasan Syadzily, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, mengingatkan para calon anggota DPRD kabupaten/kota terpilih dari Partai Golkar untuk bersikap disiplin. Kedisiplinan akan membuat Golkar kembali merebut hati rakyat.

Harapan itu disampaikan Kang Ace, sapaan akrab Tubagus Ace Hasan Syadzily saat menutup Pendidikan Politik (Dikpol) Peningkatan Kapasitas Calon DPRD Kabupaten/Kota Terpilih Partai Golkar gelombang 4 di Kantor DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Rabu (31/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 56 orang calon legislatif terpilih mengikuti Dikpol, terdiri atas 9 orang dari Golkar Kabupaten Purwakarta, 7 orang dari Majalengka, 5 orang dari Ciamis, 7 orang dari Kota Banjar, 5 orang dari Pangandaran, 7 orang dari Kabupaten Tasikmalaya, 5 orang dari Kota Tasikmalaya, 5 orang peserta susulan, dan 5 orang peserta susulan tambahan. mengubah sekitar sesi 6 orang.

Kang Ace didampingi pengurus DPD Partai Golkar Jabar, antara lain Bendahara Umum Metty Triantika, Ketua Komisi Dikpol Yomanius Untung, dan lainnya.

Pendidikan politik harus sesegera seperti ini dipegang sejauh dua minggu Namun diringkas menjadi tiga hari. Pada masa Orde Baru, kader Golkar menjalani karantina. Setelah salat Subuh dan ceramah, para kader berolahraga bersama untuk menjaga kebugaran. Setelah itu, mereka sarapan bersama.

“Pukul 8 (08.00 WIB) pendidikan kognitif dimulai, ada simulasi, praktik, diskusi, pembagian kelompok, dan sebagainya. Dulu seperti itu (Golkar pada masa Orde Baru). Alasan “Golkar selalu menang,” dikatakan Kang Ace berterima kasih, TIDAK kader yang mengeluhkan pelaksanaan dikpol sejauh tiga hari ini.

Pada saat pembukaan, mengungkapkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, menyatakansalah satu penjaga kemenangan Partai Golkar di masa Orde Baru adalah disiplin, ABRI, dan birokrasi. Karena itumasyarakat sipil mengikuti disiplin tersebut.

“Saat ini TNI-Polri sudah TIDAK lagi di Golkar yang ada itu kalangan sipil. Kita harus segera Sejujurnya situasinya sekarang berbeda. Alasan “Itu kalau kita merujuk pada sistem kader, salah satu hal yang perlu dijaga dari tradisi Partai Golkar adalah kedisiplinan,” katanya.

Baca Juga:  Demo Day WMK UNTAG 2024: Wirausahawan Muda Indonesia Berkarya

Berdasarkan pengalaman, dikatakan Kang Ace, salah satu kelemahan Partai Golkar adalah kedisiplinan. Alasan Untuk alasan itu, pendidikan dan pelatihan peningkatan kapasitas ini dirancang secara serius agar kader Partai Golkar yang ditempatkan di DPRD kabupaten/kota dapat tersalurkan dengan baik. Bisa melaksanakan tugas, fungsi, dan wewenang secara maksimal.

“Saya tidak mau sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jabar, ada kader Partai Golkar di DPRD yang tidak… menunjukkan teladan. Saya ingin kader Golkar, meski bukan pemimpin, Namun mendominasi panggung kepemimpinan di setiap kabupaten/kota,” katanya.

Kang Ace kembali ingatkan kader untuk jaga integritas. Hati-hati di era demokrasi maya dan media sosial (medsos). Alasan Untuk alasan itu, Dikpol terstruktur dalam 12 sesi, mulai dari penganggaran, legislasi, hingga media sosial.

“Jangan main-main dengan demokrasi mayaSekarang sebagian besar dari kita memiliki media sosial. Setiap hari melihat Tiktok, Instagram. Ini tantangan. Kami tidak Bisa menghindari. Kami harus segera mendapatkan keuntungan dari “Itu (media sosial) adalah yang terbaik,” dikatakan Kang Ace.

Kang Ace selaku Ketua DPD Golkar Jabar berkomitmen untuk terus berupaya menjaga serta meningkatkan kapasitas seluruh kader guna menjaga nama baik Partai Golkar, dalam mengemban tugas negara.

“Anggota DPRD, jadilah orang yang terhormat alasan mendapatkan keimanan masyarakat. Alasan “Itu, jaga kehormatan kita sebagai wakil rakyat dengan memaksimalkan apa yang telah dipercayakan rakyat kepada kita,” dia berkata.

Tugas pengawasan harus segera terus dilakukan. Kang Ace mengingatkan agar kader jangan terjebak oleh pihak-pihak, misalkan saja eksekutif memberikan program-program. Walaupun itu jebakan Batman. Dengan begitu, anggota DPRD tersandera oleh kepentingan politik pihak yang memberi.

“Saya mengharapkan, bapak ibu tahu mana jebakan Batman. Jangan hingga tersandera. Kan gak enak kalau tersandera. Bapak ibu akan bersikap kritis terhadap pemerintah kalau kita tak ada beban. Maka dalam dikpol ini ditekankan menjaga integritas,” ujar Kang Ace.

Kang Ace kemudian menceritakan hasil diskusi dengan para politisi muda beberapa negara di Asia Tenggara dan Jepang.

Baca Juga:  Partai Demokrat KBB Gelar Pendidikan Politik, Siapkan Kader untuk Menang di Pemilu 2029

“Hari yang lalu, Jumat-Sabtu-Minggu, saya diundang oleh Sasakawa Basis, salah satu lembaga terkemuka di Jepang, mengumpulkan para politisi muda, emerging stars di Bali, empat orang dari Jepang, empat orang dari Indonesia, dua Malaysia, dua Filipina, dua Thailand, dan satu Vietnam, satu hal yang saya melihat, di negara yang relatif maju (jJepang) padahal di era demokrasi kekuatan sipil yang berkuasa, tapi mereka memperlihatkan tingkat kedisiplinan tinggi,” ucap Kang Ace.

Politisi Jepang, tutur dia, andai diundang, 5 menit sebelum acara mulai sudah hadir di tempat. Di Indonesia, budaya kedisiplinan itu hilang.

“Maka, waktu saya di Bali bersama para politisi, mereka mempertegas, ini bukan waktunya Indonesia yang selalu molor. Jadi orang Jepang menegaskan seperti itu,” ungkapnya.

Kang Ace menyampaikan, sepanjang pelaksanaan dikpol empat angkatan, telah memperlihatkan satu hal membanggakan. Upaya mengembalikan Partai Golkar sebagai partai teknokratis dan berpengalaman, paling pintar memimpin bangsa, dan mampu mendorong kemajuan, seperti era Orba terlihat.

“Saya ingin kita sebagai partai paling berpengalaman, kembali kepada tujuan Partai Golkar. Dalam AD/ART, Golkar lahir bukan untuk diri sendiri. Golkar itu Golongan Karya, artinya, golongan orang-orang yang beramal saleh. Jadi, orang yang punya komitmen terhadap berbagai usaha menciptakan kemaslahatan, itulah orang-orang yang saleh,” ujar Kang Ace.

Sebab itu, tutur Kang Ace, Golkar didesain sejak awal oleh para pendiri, bukan partai yang mengedepankan ideologi, baik komunis maupun kapitalis. Golkar didirikan oleh golongan orang-orang yang ingin berkarya, menjadikan bangsa ini maslahat.

“Apa maksudnya bangsa yang maslahat? Tegas dari Pasal 7 AD/ART, Golkar itu lahir untuk mempertahankan dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945. Saya ingatkan, tujuan Partai Golkar adalah mewujudkan cita-cita proklamasi, menjadi bangsa yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur,” ucapnya.

Apakah bangsa Indonesia berdaulat? “Secara politik iya. Namun secara ekonomi belum berdaulat. Apakah kita sudah menjadi masyarakat sejahtera, belum, sebab kita masih lihat terutama di Jawa Barat, masyarakat belum memperlihatkan kesejahteraan,” tutur Kang Ace.

Baca Juga:  HARGA EMAS NAIK Tipis Ditengah Tekana Inflasi sebagai Yang Meningkat

Jadi tujuan Partai Golkar, ujar dia, sama dengan tujuan bernegara dalam pembukaan UUD 1945, melindungi segenap rakyat Indonesia dan tumpah darah Indonesia. Untuk alasan itu, tugas anggota DPRD, memastikan tak ada rakyat Indonesia di kabupaten dan kota yang kelaparan.

“Tidak boleh ada rakyat Indonesia di Kabupaten Majalengka ada yang kena busung lapar. Tidak boleh ada rakyat Indonesia yang telantar oleh ibu bapak dan orang tuanya. Tugas utama kita (anggota legislatif) bagaimana agar seluruh tumpah darah, rakyat Indonesia tidak boleh telantar dan wajib dilindungi oleh negara,” tegasnya.

Kang Ace mendorong kader Partai Golkar, terutama di daerah, membantu masyarakat dengan program-program perlindungan sosial. Itu yang dilakukan oleh anggota Komisi VIII DPR RI. Di komisi ini dengan jumlah besar yang dapat diperbuat untuk rakyat. Seperti PKH dan BPNT. Soal agama.

“Jadi jelas, tugas utama Partai Golkar adalah pertama, melindungi rakyat. Kedua, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan yang ketiga, mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ucap Kang Ace.

Dalam kesempatan itu, Kang Ace kembali menyinggung soal Indonesia bakal menjadi negara maju pada 2045 sebab mempunyai bonus demografi dengan lebih dari 50 persen penduduk usia produktif.

Tetapi alternatifnya, tutur Kang Ace, Indonesia menghadapi masalah tingkat Intelligence Quotient (IQ) masih rendah. Rata-rata IQ orang Indonesia sekitar 78. Lebih tinggi minim dibanding simpanse.

“Kenapa tingkat IQ orang Indonesia rendah, sebab yang paling utama, tingkat pendidikan rendah. Dibanding Singapura, tingkat IQ penduduknya rata-rata 108. Ketika diskusi dengan berbagai pihak, sebab pendidikan kita tidak merata,” tuturnya.

Kang Ace sangat mengharapkan kepada kader Golkar yang kumpul di DPRD kabupaten/kota, serius mengelola pendidikan di daerah. Rumuskan dalam konteks legislasi, kebijakan, dan penyusunan anggaran, kader Golkar harus segera terdepan untuk memastikan kualitas pendidikan di daerah meningkat.

Sementara itu, tutur Kang Ace, Indonesia masih menghadapi ketimpangan kesejahteraan. Di Jawa Barat, antara utara dan selatan, masih terjadi ketimpangan.***

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru