Keluhan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan di Puskesmas Padalarang

- Penulis

Minggu, 28 Januari 2024 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,-  Masyarakat di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) protes terkait pelayanan kesehatan diwilayahnya kurang maksimal.

Camat Padalarang, Agus Ahmad Setiawan di sela kegiatan Musrenbang, Senin (22/1/2024) kemarin merespon keluhkan masyarakat terkait hal itu.

Agus mengatakan, meskipun itu ranah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dirinya akan berupaya memperbaiki pelayanan kesehatan di Puskesmas Padalarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan koordinasikan dengan kepala Puskemas Padalarang, walaupun secara kewenangan itu diranah Dinkes KBB,” kata Agus baru-baru ini.

Puskesmas Padalarang Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Puskesmas Padalarang Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

Kendati itu, pihaknya berupaya meminimalisir keluhan itu agar manfaaat program kesehatan dapat dirasakan masyarakat umumnya di Kecamatan Padalarang.

“Dengan keluhan itu tentunya terus berupaya berkordinasi dengan dinas terkait agar bisa diminimalisir dan melaksanakan pelayanan sebagai mana semestinya,” jelasnya.

“Terkait jam operasional pelayanan seperti biasa dari mulai pagi seperti jam kerja hingga sore pelayanan kesehatan di Puskesmas Padalarang,” sambungnya.

Related Posts

Sebelumnya diberitakan, ‘Curhat ke Caleg DPRD Mbu Aan, masyarakat Bandung Barat keluhkan pelayanan kesehatan’. satu dari puluhan warga kompleks Perumahan Permata Padalarang, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang KBB keluhkan pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Langkah Awal Bacabup Independen Sundaya Maju ke Pilkada Bandung Barat

Uus (54) warga sekitar bercerita, pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Padalarang terkesan lambat. Uus menyebut, perlu adanya evaluasi dari Dinas Kesehatan KBB.

Ia mengatakan, warga kurang mampu di KBB masih ada yang belum memiliki asuransi kesehatan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS).

“Kami ngurus kartu KIS sulitnya minta ampun, entah kendala dimana saya kurang tau, waktu berobat di Puskesmas Padalarang juga jam operasionalnya enggak sampai sore, waktu itu saya berobat jam 11.00 WIB udah nutup,” kata Uus saat ditemui SekitarKita dilokasi dirilis Minggu (28/01/2024).

Dirinya menjelaskan, sejauh ini, belasan tahun anggota DPRD KBB dari masa ke masa belum pernah berkunjung ke wilayah Permata Padalarang untuk menyerap aspirasi warga.

Sehingga, kata dia, sulit untuk ia dan warga lain menceritakan unek-unek tersebut. Bahkan, dirinya tidak mengenali anggota DPRD di Bandung Barat itu.

“Boro-boro aspirasi kita didengar, kunjungan dewan (reses) ajah enggak pernah, mungkin karena saya sibuk kerja juga jadi enggak tau selama puluhan tahun enggak pernah denger sih ada kunjungan dewan disini, minimal kalau ada kunjungan dewan bisa denger keluhan kami,” ujar dia.

Baca Juga:  Doa untuk Hengky Kurniawan dari Tokoh Bandung Barat Hj. Elin Suharliah

Pihaknya berharap, terkait pelayanan kesehatan baik di legislatif maupun eksekutif lebih memperhatikan jaminan kesehatan terutama untuk warga miskin.

“Kami berharap lebih diperhatikan ketika warga kesulitan berobat, program jaminan kesehatan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya.

Editor: Abdul Kholilulloh

 



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta
Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP
Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme
DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat
IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
P4KBB Sentil Pemkab Bandung Barat: Tekanan Fiskal Jangan Jadi Alasan Abaikan Layanan Publik

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:36 WIB

DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan

Berita Terbaru