Kimia Berbahaya yang Tumpah di Jalan Raya Padalarang-Purwakarta Ternyata Soda Api

- Penulis

Selasa, 24 Desember 2024 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.id- Sebuah insiden kebocoran tangki yang mengangkut cairan kimia jenis caustic soda liquid (NaOH-48%) atau yang dikenal sebagai soda api, terjadi di sepanjang Jalan Raya Padalarang-Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Menurut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandung Barat, cairan tersebut teridentifikasi dari sisa material di dalam tangki dan dokumen surat jalan pengemudi.

“Di sana tertulis caustic soda liquid,” ungkap Adi, perwakilan dari Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Bandung Barat, saat ditemui di Padalarang, Selasa (24/12/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian

Ia menjelaskan, cairan soda api diangkut menggunakan kendaraan tangki dengan kapasitas 20 ton bernomor polisi D 9475 AF yang diduga milik CV Yasindo Multi Pratama, sebuah perusahaan bahan kimia.

Kebocoran terjadi di sepanjang jalur Cikalongwetan hingga Padalarang, saat kendaraan melaju dari arah Purwakarta menuju Bandung.

“Kebocoran ini menyebabkan jalan sepanjang 8 kilometer menjadi licin, merusak body kendaraan lain, hingga membuat mesin beberapa kendaraan mogok,” jelas Adi.

Baca Juga:  Soal THR, Buruh KBB Menjerit Jelang Idulfitri, FSPMI soroti Lemahnya Pengawasan Disnaker 

Adi menyebut,  DLH Bandung Barat segera berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran (Damkar) untuk membersihkan cairan soda api di badan jalan.

“Tanggap darurat dilakukan dengan menyemprotkan cairan khusus untuk menetralkan soda api dan menggunakan deterjen untuk mengurangi licinnya jalan,” ujar Adi.

Mobil pemadam dikerahkan untuk menyemprotkan larutan netralisasi dan mengatasi bahaya di lokasi.

“Ini langkah awal agar tidak ada lagi kendaraan yang terganggu atau membahayakan pengendara lain,” tambahnya.

DLH Bandung Barat juga menegaskan bahwa pihak perusahaan pemilik kendaraan tangki akan diminta bertanggung jawab atas insiden ini.

“Setiap pelaku usaha memiliki tanggung jawab atas dampak aktivitasnya. Kami akan bekerja sama dengan kepolisian untuk tindak lanjut penyelidikan,” tegas Adi.

Pihak berwenang kini terus memantau proses pemulihan dan investigasi lebih lanjut.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Lawatan ke Partai Perindo, KPU KBB Beberkan 6 Skema Penambahan Dapil untuk Pemilu 2029
Meriahkan HUT ke-19 KBB, DPRD Sajikan Turnamen Voli Putri dengan Sentuhan Proliga
Sahroni Desak Polri dan Kemenag Bentuk Satgas Anti-Kekerasan Seksual di Pesantren
Soroti Tingginya Pengangguran Lulusan SMK, Lestari Moerdijat Dorong Pendidikan Vokasi Lebih Kompetitif
Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan
Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha
BPVP Bandung Barat Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha Lewat Program HIPKI 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:58 WIB

Lawatan ke Partai Perindo, KPU KBB Beberkan 6 Skema Penambahan Dapil untuk Pemilu 2029

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:03 WIB

Meriahkan HUT ke-19 KBB, DPRD Sajikan Turnamen Voli Putri dengan Sentuhan Proliga

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:24 WIB

Sahroni Desak Polri dan Kemenag Bentuk Satgas Anti-Kekerasan Seksual di Pesantren

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:58 WIB

Soroti Tingginya Pengangguran Lulusan SMK, Lestari Moerdijat Dorong Pendidikan Vokasi Lebih Kompetitif

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Berita Terbaru