[ad_1]
Konstruktor dalam Pemrograman Java adalah blok kode yang menginisialisasi (membangun) keadaan dan nilai selama pembuatan objek. Ini dipanggil setiap kali sebuah objek dibuat menggunakan kata kunci new (). Meskipun Anda belum menentukan konstruktor apa pun dalam kode, kompiler Java akan memanggil konstruktor default. Konstruktor default digunakan untuk menetapkan standing dan nilai default, seperti 0, null, dll., ke objek. Sintaks umum konstruktor adalah:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
kelas Nama Kelas{
ClassName(){ //membuat konstruktor
}
}
Selain inisialisasi, konstruktor di Java juga dapat melakukan tugas lain, seperti memanggil metode, membuat objek, dan memulai thread. Ada juga kelas Konstruktor terpisah di Java yang digunakan untuk mendapatkan informasi inner konstruktor.
Konstruktor secara sintaksis mirip dengan metode, namun ada beberapa perbedaan di antara keduanya. Pertama, meskipun mengembalikan example kelas saat ini, konstruktor tidak memiliki tipe pengembalian eksplisit apa pun. Kedua, ia dipanggil secara implisit, sedangkan suatu metode tidak. Namun, mirip dengan metode, ada beberapa aturan untuk membuat konstruktor di Java.
Konstruktor Java adalah metode unik yang dipanggil saat pembuatan suatu objek untuk menginisialisasinya. Penting untuk memahami konstruktor untuk menginisialisasi objek dan membuat example kelas dengan benar. Ikuti kursus Java untuk menjadi ahli dalam konstruktor dan konsep Java penting lainnya.
Apa Aturan Membuat Konstruktor di Java?
Ada general tiga aturan yang ditentukan untuk membuat konstruktor.
- Nama konstruktor dan kelas harus sama
- Anda tidak dapat menentukan nilai eksplisit ke konstruktor
- Konstruktor tidak boleh berupa salah satu dari berikut ini: statis, tersinkronisasi, abstrak, atau ultimate
Satu hal yang perlu diperhatikan di sini adalah Anda dapat memiliki konstruktor publik, pribadi, atau terlindungi di Java dengan menggunakan pengubah akses yang mengontrol pembuatan objek.
Apa Saja Jenis Konstruktor Java yang Berbeda?
Bergantung pada parameter yang disediakan, konstruktor Java dapat terdiri dari dua jenis, yaitu:
- Konstruktor tanpa argumen
- Konstruktor berparameter
Konstruktor Tanpa Argumen
Seperti namanya, konstruktor no-arg tidak memiliki argumen (parameter). Jika Anda menginisialisasi beberapa objek dengan konstruktor tanpa argumen, semua nilai objek akan sama. Sintaks konstruktor no-arg di Java adalah:
Nama kelas(){}
Mari pertimbangkan contoh berikut untuk pemahaman yang lebih baik tentang konstruktor tanpa argumen.
Contoh konstruktor tanpa argumen
Contoh berikut membuat konstruktor no-arg untuk kelas Apple, yang akan dipanggil selama pembuatan objek.
Konstruktor default yang dipanggil oleh kompiler Java juga merupakan tipe konstruktor no-arg karena tidak memiliki parameter apa pun. Mari pertimbangkan contoh berikut untuk memahami cara kerja konstruktor default.
Contoh konstruktor default
Karena Anda belum membuat konstruktor apa pun pada contoh di atas, kompiler Java akan memanggil konstruktor default. Ini menginisialisasi objek dengan nilai default, dan nilai yang sama ditampilkan di output.
Konstruktor Berparameter
Tidak seperti konstruktor tanpa argumen, konstruktor berparameter dapat menerima parameter. Anda dapat membuat konstruktor menerima sejumlah parameter. Anda dapat menggunakan konstruktor jenis ini untuk menetapkan nilai berbeda ke objek selama pembuatan. Berikut ini contoh untuk mendemonstrasikan fungsi konstruktor berparameter di Java.
Contoh konstruktor berparameter
Contoh berikut membuat konstruktor berparameter dengan dua parameter untuk kelas Automotive.
Apa Itu Overloading Konstruktor di Java?
Konstruktor di Java hampir mirip dengan metode. Oleh karena itu, ini bisa menjadi kelebihan beban seperti yang terakhir. Kelebihan konstruktor memungkinkan Anda membuat beberapa konstruktor dengan daftar parameter berbeda. Jika Anda ingin mendefinisikan lebih dari satu konstruktor dan membuatnya melakukan tugas yang berbeda, kelebihan beban adalah cara yang tepat. Kompiler Java membedakan konstruktor berdasarkan nomor, urutan, dan tipe knowledge daftar parameternya. Mari kita lihat contoh untuk pemahaman yang lebih baik.
Contoh kelebihan beban konstruktor
Bagaimana Cara Menyalin Nilai Tanpa Konstruktor di Java?
Tidak ada konstruktor salinan di Java. Namun, Anda masih bisa menyalin nilai dari satu objek ke objek lainnya dengan menggunakan konstruktor. Berikut ini contoh untuk menyalin nilai suatu objek menggunakan konstruktor.
Menyalin nilai dengan menggunakan contoh konstruktor
Ada juga beberapa cara lain untuk menyalin nilai tanpa menggunakan konstruktor di Java, yaitu:
- Menetapkan nilai dari satu objek ke objek lainnya
- Dengan menggunakan metode clone()
Mari kita perhatikan contoh menyalin nilai di Java hanya dengan menugaskan nilai dari satu objek ke objek lainnya.
Menyalin nilai tanpa contoh konstruktor
Contoh berikut menyalin nilai dari satu objek ke objek lain tanpa membuat konstruktor.
Menyimpulkannya
Java adalah salah satu bahasa pemrograman paling populer dan banyak diminati di seluruh dunia. Oleh karena itu, jika Anda ingin mengejar karir di bidang pengembangan perangkat lunak, penting untuk mempelajari dan memahami konsep-konsep seperti konstruktor di Java. Anda dapat merujuk ke kami Tutorial Java playlist untuk mempelajari lebih lanjut konsep Java. Anda juga dapat memilih Program Pascasarjana Dalam Pengembangan Internet Complete Stack untuk mendapatkan pengalaman langsung dan akses seumur hidup ke sumber belajar mandiri kami.
[ad_2]
Sumber: www.simplilearn.com








