Lagi, Kronologi Dua Kelompok Pelajar Saling Serang di Metland Tambun

- Penulis

Kamis, 22 Juni 2023 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menunjukan aksi dua kelompok pelajar terlibat tawuran di jalan Hasanudin, Metland Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi (foto Abdul Kholilulloh).

i

Warga menunjukan aksi dua kelompok pelajar terlibat tawuran di jalan Hasanudin, Metland Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi (foto Abdul Kholilulloh).

KABUPATEN BEKASI |SekitarKita.id – Aksi tawuran antar pelajar sekolah menengah pertama (SMP) kembali terjadi di jalan Hasanudin, Metland Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dua kelompok pelajar saling serang menggunakan senjata tajam (Sajam).

Linda Maharani (32) saksi mata mengatakan, berawal mendengar suara teriakan dijalan, penasaran lalu keluar menuju sumber suara, dan ternyata tawuran terjadi tepat di samping warung.

“Saya lagi didalam sama anak saya, denger suara teriakan pas keluar ada pelajar tawuran saya takut langsung nyelametin anak saya dulu,” kata Linda saat ditemui dilokasi, Kamis sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, kedua kelompok pelajar tersebut datang dari arah Tambun- Cikarang, sesampainya dilokasi tawuran pecah nyaris mengenai warga sekitar.

“Tadi disini saling serang, saya liat bawa pedang sama celurit, sempat nyaris mengenai warga sekitar,” jelasnya.

Beruntung, aksi tawuran tersebut berhasil digagalkan warga sekitar dan petugas securiti Metland, tidak berlangsung lama para pelajar membubarkan diri ke arah Cikarang.

“Untung ada securiti yang bubarin dan warga sekitar, polisi belum ada tadi mah langsung bubar sih,” ujarnya.

Baca Juga:  Megan thee Stallion menjatuhkan baru yang belum menikah "di setiap kesempatan"

Maraknya aksi tawuran pelajar dilokasi tersebut, ia berharap, kedepannya petugas lebih memperketat keamanan dengan melakukan patroli rutin di jam pelajaran sekolah.

“Disini kan sering terjadi tawuran, saya berharap ada Patroli rutin dari Polisi, saya was-was dan takut kena sasaran,” tandasnya.

 

  • Reporter: Ari
  • Penulis: Abdul Kholilulloh 
copyright by Sekitar Kita



Berita Terkait

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa
Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola
Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah
Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan
Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin
Lindungi Aset Keluarga, Kepala BPN KBB: Sertipikat PTSL adalah Investasi, Jangan Mudah Dilepas
Lawatan ke Padalarang, Dede Yusuf Minta Pemda Evaluasi Rekrutmen PPPK, Jangan Bebani Keuangan Daerah
DPC Partai Demokrat KBB Gelar Gerakan Indonesia Asri, Langit Biru Sambut HUT ke-25

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:11 WIB

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:12 WIB

Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:08 WIB

Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:46 WIB

Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:38 WIB

Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin

Berita Terbaru