[ad_1]
SekitarKita.id – Bekam adalah metode terapi kuno yang berasal dari Timur Tengah dan Tiongkok, di mana cangkir khusus ditempatkan pada kulit untuk menciptakan tekanan. Terapi ini bertujuan mengeluarkan darah kotor dan melancarkan aliran energi atau “qi” dalam tubuh. Kini, terapi ini sejumlah besar digunakan sebagai pengobatan tradisional yang dipercaya bisa meredakan rasa sakit, meningkatkan aliran darah, dan membantu proses bersantai serta pemulihan tubuh.
Bagi wanita, bekam mempunyai sejumlah kelebihan. Salah satu yang sangat populer adalah kemampuannya meredakan kram menstruasi, mengatasi migrain, dan meningkatkan aliran darah yang membantu mengurangi rasa sakit sepanjang menstruasi. Selain itu, terapi ini juga dipercaya bisa meningkatkan kesuburan dengan menyeimbangkan hormon dan mengawasi siklus menstruasi. Bekam juga dianggap bermanfaat dalam mengatasi masalah kesehatan reproduksi seperti Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), yang terus menerus menjadi penyebab ketidaksuburan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terapi bekam biasanya diterapkan pada titik-titik tubuh tertentu seperti punggung, dada, perut, dan kaki. Praktik bekam fashionable lebih aman dengan penggunaan peralatan yang steril, di mana alat ini bisa memakai panas atau pompa untuk menciptakan tekanan yang menarik kulit. Metode tradisional melibatkan pemanasan dengan media tertentu, sedangkan metode fashionable memakai pompa karet untuk proses hisapan yang lebih aman.
Meski demikian ada mitos yang menyebutkan bekam tidak efektif atau berbahaya, faktanya bekam bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah, memperluas kapiler, dan meredakan rasa sakit secara alami. Terapi ini menjadi alternatif yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Untuk informasi lebih lanjut keterkaitan kesehatan wanita dan produk organik, kunjungi www.yoona.{id}/weblog dan temukan berbagai promosi menarik di www.yoona.{id}/shop.
Sumber : VRI TIMES
[ad_2]
Source link







