Mantan CEO Boeing dan salah satu pemilik Seattle Mariners Frank Shrontz meninggal pada usia 92 tahun Oleh Reuters

- Penulis

Senin, 6 Mei 2024 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

NEW YORK (Reuters) – Frank Anderson Shrontz, mantan CEO dan ketua pembuat pesawat Boeing dan salah satu pemilik tim bisbol Seattle Mariners, meninggal dunia, kata Mariners dalam sebuah pernyataan pada Sabtu.

Shrontz bergabung dengan Boeing pada tahun 1958 sebelum mengambil jeda dan kemudian bergabung kembali dengan perusahaan tersebut untuk kemudian menjadi CEO selama satu dekade. Dia meninggal pada 3 Mei pada usia 92 tahun, kata pernyataan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Shrontz bertugas di Departemen Pertahanan pada pemerintahan Richard Nixon dan Gerald Ford (NYSE:) selama masa jabatan singkatnya di luar perusahaan, termasuk sebagai asisten sekretaris Angkatan Udara, sebelum bergabung kembali dengan pembuat pesawat tersebut pada tahun 1977, menurut biografi di situs internet Boeing.

Dia menganjurkan penggunaan Boeing 737 kelas menengah dibandingkan Boeing 757 dan 767 yang lebih hemat bahan bakar dan memiliki jangkauan lebih jauh selama krisis energi tahun 1970-an. Sebuah artikel majalah Fortune menggambarkan keputusan ini sebagai “keberuntungan atau pertanda”, karena 737 kemudian menjadi salah satu pesawat terlaris Boeing.

Baca Juga:  Horoskop Tarot Satu Kartu Setiap Garis Zodiak Untuk 5 Juni 2024

Shrontz memimpin Boeing sebagai CEO antara tahun 1986 dan 1996, periode di mana Boeing meningkatkan pendapatannya lebih dari dua kali lipat menjadi $35 miliar.

Ia menjadi ketua dewan pada Januari 1988 dan kemudian menjadi ketua emeritus pada 1 Februari 1997, setelah pensiun, menurut biografinya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Frank Shrontz atas kepemimpinannya dan pengabdiannya selama bertahun-tahun kepada Amerika Serikat, komunitas Puget Sound, dan Boeing. Duka kami tertuju pada keluarganya,” kata Boeing melalui e-mail kepada Reuters.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.

Mariners mengatakan Shrontz adalah anggota kunci dari kelompok kemitraan yang mengambil alih Seattle Mariners pada tahun 1992.

“Dia dikagumi dan dihormati secara luas di Seattle atas kerja komunitasnya dan kepemimpinannya di Perusahaan Boeing (NYSE :), dan reputasi nasional dan internasionalnya membantu melegitimasi grup baru tersebut di mata Main League Baseball,” kata Mariners.



[ad_2]

2024-05-06 12:19:23

www.making an investment.com

Baca Juga:  Lebih dari 14 warga Palestina tewas saat kekerasan berkobar di Tepi Barat Oleh Reuters



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Berita Terbaru