[ad_1]
Nasional, SekitarKita.id – Sudah sejak lama Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, punya mimpi mempunyai jalan tol.
Mimpi itu, awal-awalnya akan secepatnya terwujud pada sebelum era reformasi. Bahkan lahan yang diperuntukan jalan tol dari Cianjur – Ciranjang – Padalarang sudah dipatok atau diberi tanda yang di kemudian hari mengundang hadirnya para spekulan tanah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Konon comfortable pun sudah dilakukan dan kala itu, pemenangnya disebut-sebut perusahaan milik Tutut Soeharto.
Tetapi kemudian waktu itu, pelaksanaan pembangunan jalan tol dari Sukabumi – Cianjur – Ciranjang – Padalarang, tertunda cukup lama.
Kini rencana pembangunan jalan tol tersebut, kembali mencuat ke permukaan. Seolah-olah menjawab mimpi akan secepatnya terwujudnya Kabupaten Cianjur mempunyai jalan tol.
Raya Bandung Cianjur saat lengang (Foto : Guy Suparman/Bangbara)
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Tedi Artiawan, menyampaikan, jalan tol Sukabumi-Cianjur – Ciranjang – Padalarang bakal dibangun pada tahun 2025-2029 yang akan datang.
Menurutnya, pembangunan jalan tol Sukabumi Cianjur – Ciranjang – Padalarang dibagi dua tahapan, yaitu tahapan Sukabumi – Ciranjang selama 21-24 kilometer dan Ciranjang – Padalarang 24 kilometer.
Kepala Dishub Kabupaten Cianjur Tedi Artiawan, menyatakan dirinya telah mengikuti rapat keterkaitan rencana pembangunan Jalan Tol Sukabumi – Cianjur – Ciranjang – Padalarang, Minggu, 13 Oktober 2024.
“Rencana jalan tol Sukabumi-Ciranjang diprediksi akan melintasi gunung atau melewati tunnel,” ujarnya.
Tedi Artiawan mengharapkan rencana pembangunan jalan tol secepatnya dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama.
“Karena jumlah penduduk di Kabupaten Cianjur terus bertambah sampai sementara itu hingga 2,6 juta,” ujarnya.
“Selain itu, peningkatan ekonomi merasakan perkembangan yang pesat,” lanjutnya.
Disebutkan pula, hal itu membuat arus lalu lintas merasakan peningkatan yang berdampak kepada kemacetan.
Digambarkan oleh Kadishub Kabupaten Cianjur, kalau mau ke Bogor kadang-kadang hari libur dapat enam jam, ke Bandung macet dapat satu jam sampai 4 jam ke Padalarang.
[ad_2]
Source link







