[ad_1]
Nasional, SekitarKita.id – Jembatan tol ini dibangun membentang di atas Sungai Citarum yang menghubungkan Bandung dengan Cianjur.
Pembangunan jembatan tol ini dilakukan sejak tahun 1972 serta mulai beroperasi pada tahun 1979, 25 April 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum jembatan tol Citarum dibangun, jembatan yang menghubungkan Kabupaten Cianjur dengan Bandung ini terletak di hulu jembatan untuk saat ini yang sekarang dikenal dengan nama jembatan Citarum Lama.
Tol Citarum dibangun pada masa Orde Baru bersamaan Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) yakni Ir Sutami.
Baca Serta: zkSync Umumkan Airdrop yang Beruntung Setelah Sukses Memerangi Hamster
Jembatan Tol Citarum merupakan tol pertama di Indonesia dengan tarif tol Rp 100.
Kemudian pada tahun 90an meningkat menjadi Rp. 500 untuk setiap kendaraan roda empat.
Ketika itu, jika pengguna kendaraan sepertinya tidak mau membayar, dapat melewati jembatan Citarum Lama jika menuju Bandung atau sebaliknya.
“Sekarang melewati jalan serta jembatan Citarum sudah digratiskan, sepertinya tidak dipungut biaya alias tanpa dipungut biaya,” kata Dede (55), warga Haurwangi.
Baca dan: Pria Nekat Lompat dari Jembatan Citarum di Perbatasan KBB-Cianjur, Ternyata Orang Ini
Seiring berjalannya waktu, keberadaan Tol Jembatan Rajamandala berakhir dengan terbitnya Keputusan Presiden Nomor 37 Tahun 2003 yang mengambil keputusan bahwa garis itu untuk kepentingan umum serta sepertinya tidak dipungut biaya.
Maka sejak tahun 2003 mencapai sekarang sudah menjadi jembatan serta jalan umum sebagai akses utama dari Cianjur ke Bandung atau sebaliknya.
Jembatan Citarum ini dan terkenal dengan lagu Sunda Sasak Rajamandala yang digubah oleh Asep Darso.
Lagu ini bercerita tentang kisah cinta sepasang kekasih, tentunya lagunya sangat enak didengar serta berikut liriknya.
Baca dan: Kang Ace Sidak Tenda Jemaah Haji Indonesia, Catat Sejumlah Masalah Penting
[ad_2]
Source link








