NPCI Kabupaten Bekasi Fokus Tingkatkan Pembinaan Atlet Jelang Paralympic Daerah 2025

- Penulis

Jumat, 27 Desember 2024 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar Kita.id – Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi, Kardi Leo, mengungkapkan bahwa tengah mempersiapkan berbagai perbaikan dan program pelatihan untuk atlet-atlet NPCI dalam menghadapi berbagai event, khususnya Paralympic Daerah yang akan digelar pada tahun 2025.

“Pada pertengahan Januari 2025 nanti, kami berencana merekrut komposisi pelatih dan pendamping baru. Hal ini dilakukan untuk mendukung pelatihan yang intensif pada bulan Februari dan Maret 2025. Target utama kami adalah menyelenggarakan event Paralimpiade Daerah,” ujar Kardi.

Sebagai organisasi yang telah menorehkan prestasi sebagai juara umum di berbagai ajang, NPCI Kabupaten Bekasi berkomitmen mempertahankan tradisi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus mempertahankan prestasi sebagai juara umum di Peparda Jawa Barat. Selanjutnya, kami juga akan mempersiapkan atlet-atlet peraih medali emas untuk bisa masuk ke Pelatnas,” tegas Kardi.

Kardi menekankan bahwa untuk menjaga dan meningkatkan prestasi, diperlukan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, baik dalam bentuk anggaran maupun pelatihan organisasi.

“Pemerintah Daerah harus mendukung kami, tidak hanya dalam anggaran, tetapi juga pembinaan organisasi. Hal ini penting untuk memastikan laporan pertanggungjawaban kami berjalan sesuai aturan, terutama karena kami menerima dana hibah,” jelasnya.

Baca Juga:  Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari ini, Fokus Tingkatkan Gizi Nasional

Pada tahun 2025, NPCI Kabupaten Bekasi telah mengajukan anggaran kepada Pemerintah Daerah untuk mendukung pelatihan atlet. Kardi berharap usulan tersebut dapat diakomodasi dengan baik.

Prestasi Gemilang Tahun 2023-2024

Related Posts

Mengulas pencapaian sebelumnya, Kardi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas hasil luar biasa NPCI Kabupaten Bekasi dalam Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) di Solo.

Kabupaten Bekasi berhasil menjadi penyumbang medali terbesar untuk Jawa Barat, dengan raihan 18 emas, 20 perak, dan 21 perunggu.

“Alhamdulillah, pada tahun 2023-2024, kami tidak menyia-nyiakan kepercayaan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Prestasi ini menjadi bukti keseriusan kami dalam membina atlet,” paparnya.

Dalam upaya mempertahankan gelar juara umum, NPCI Kabupaten Bekasi terus melakukan pembinaan berkelanjutan.

Pada tahun 2025, jumlah cabang olahraga (Cabor) yang dibina meningkat dari 12 menjadi 14, dengan unggulan pada atletik, renang, dan judo.

Baca Juga:  Hengky Kurniawan: Tingkatkan Kuota Beasiswa untuk Pengembangan SDM di KBB

“Kita terus melakukan pelatihan. Tambahan dua Cabor ini akan menjadi peluang untuk meraih prestasi lebih banyak di masa depan,” tambahnya.

Apresiasi untuk Atlet dan Pelatih

Kardi juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi atas perhatian yang diberikan kepada atlet dan pelatih.

Bonus medali emas meningkat dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta, sementara perak Rp75 juta, dan perunggu Rp50 juta. Pelatih juga mendapatkan apresiasi berupa bonus Rp40 juta untuk atlet yang meraih medali emas.

Fokus pada Pengembangan SDM dan Atlet Pemula

Menutup pernyataannya, Kardi menggarisbawahi pentingnya peningkatan tata kelola organisasi dan pengembangan SDM.

Dengan SDM yang terbatas, ia berharap adanya dukungan lebih besar dari para pemangku kepentingan untuk membantu membina atlet pemula hingga profesional.

“Kami ingin merekrut lebih banyak atlet pemula dan berharap lebih banyak perhatian dari pemerintah terkait kesejahteraan, uang saku, dan pelatihan atlet,” tutupnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Muh. Bahktiar

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi
Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:07 WIB

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Berita Terbaru