Sekitar Kita.id – Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi, Kardi Leo, mengungkapkan bahwa tengah mempersiapkan berbagai perbaikan dan program pelatihan untuk atlet-atlet NPCI dalam menghadapi berbagai event, khususnya Paralympic Daerah yang akan digelar pada tahun 2025.
“Pada pertengahan Januari 2025 nanti, kami berencana merekrut komposisi pelatih dan pendamping baru. Hal ini dilakukan untuk mendukung pelatihan yang intensif pada bulan Februari dan Maret 2025. Target utama kami adalah menyelenggarakan event Paralimpiade Daerah,” ujar Kardi.
Sebagai organisasi yang telah menorehkan prestasi sebagai juara umum di berbagai ajang, NPCI Kabupaten Bekasi berkomitmen mempertahankan tradisi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita harus mempertahankan prestasi sebagai juara umum di Peparda Jawa Barat. Selanjutnya, kami juga akan mempersiapkan atlet-atlet peraih medali emas untuk bisa masuk ke Pelatnas,” tegas Kardi.
Kardi menekankan bahwa untuk menjaga dan meningkatkan prestasi, diperlukan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, baik dalam bentuk anggaran maupun pelatihan organisasi.
“Pemerintah Daerah harus mendukung kami, tidak hanya dalam anggaran, tetapi juga pembinaan organisasi. Hal ini penting untuk memastikan laporan pertanggungjawaban kami berjalan sesuai aturan, terutama karena kami menerima dana hibah,” jelasnya.
Pada tahun 2025, NPCI Kabupaten Bekasi telah mengajukan anggaran kepada Pemerintah Daerah untuk mendukung pelatihan atlet. Kardi berharap usulan tersebut dapat diakomodasi dengan baik.
Prestasi Gemilang Tahun 2023-2024
Mengulas pencapaian sebelumnya, Kardi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas hasil luar biasa NPCI Kabupaten Bekasi dalam Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) di Solo.
Kabupaten Bekasi berhasil menjadi penyumbang medali terbesar untuk Jawa Barat, dengan raihan 18 emas, 20 perak, dan 21 perunggu.
“Alhamdulillah, pada tahun 2023-2024, kami tidak menyia-nyiakan kepercayaan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Prestasi ini menjadi bukti keseriusan kami dalam membina atlet,” paparnya.
Dalam upaya mempertahankan gelar juara umum, NPCI Kabupaten Bekasi terus melakukan pembinaan berkelanjutan.
Pada tahun 2025, jumlah cabang olahraga (Cabor) yang dibina meningkat dari 12 menjadi 14, dengan unggulan pada atletik, renang, dan judo.
“Kita terus melakukan pelatihan. Tambahan dua Cabor ini akan menjadi peluang untuk meraih prestasi lebih banyak di masa depan,” tambahnya.
Apresiasi untuk Atlet dan Pelatih
Kardi juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi atas perhatian yang diberikan kepada atlet dan pelatih.
Bonus medali emas meningkat dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta, sementara perak Rp75 juta, dan perunggu Rp50 juta. Pelatih juga mendapatkan apresiasi berupa bonus Rp40 juta untuk atlet yang meraih medali emas.
Fokus pada Pengembangan SDM dan Atlet Pemula
Menutup pernyataannya, Kardi menggarisbawahi pentingnya peningkatan tata kelola organisasi dan pengembangan SDM.
Dengan SDM yang terbatas, ia berharap adanya dukungan lebih besar dari para pemangku kepentingan untuk membantu membina atlet pemula hingga profesional.
“Kami ingin merekrut lebih banyak atlet pemula dan berharap lebih banyak perhatian dari pemerintah terkait kesejahteraan, uang saku, dan pelatihan atlet,” tutupnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan: Muh. Bahktiar







