Paripurna HUT KBB ke-19, Jeje Bongkar Masalah Kemiskinan Ekstrem dan Minimnya Lapangan Kerja

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail pidato  saat rapat Paripurna DPRD di momentum HUT KBB ke-19 (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail pidato saat rapat Paripurna DPRD di momentum HUT KBB ke-19 (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Peringatan HUT Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke-19 menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi pembangunan daerah.

Dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD KBB yang digelar di Gedung putih, Jumat (19/6/2026), Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memaparkan berbagai capaian pembangunan sekaligus mengakui masih adanya persoalan mendasar yang harus segera dituntaskan.

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Bandung Barat, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat, Jeje menegaskan bahwa tantangan utama Kabupaten Bandung Barat saat ini masih berkaitan dengan kemiskinan ekstrem, perluasan lapangan kerja, infrastruktur, lingkungan hidup, dan pemerataan pembangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih ada infrastruktur yang memerlukan penanganan lebih cepat. Masih ada persoalan kemiskinan, kesempatan kerja, lingkungan hidup, dan pemerataan pembangunan yang harus terus kita tuntaskan,” ujar Jeje.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail pidato  saat rapat Paripurna DPRD di momentum HUT KBB ke-19 (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail pidato saat rapat Paripurna DPRD di momentum HUT KBB ke-19 (foto: Abdul Kholilulloh)

Dalam Sidang Paripurna HUT KBB tersebut, Jeje menyampaikan tema peringatan tahun ini yakni “19 Tahun Kabupaten Bandung Barat: Ngajaga Amanah, Ngawangun Raharja”.

Menurutnya, tema tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bandung Barat 2025-2029, yakni Bandung Barat Amanah yang merupakan akronim dari Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis.

Baca Juga:  Ancang-ancang, Pasangan Acep Jamruri dan Gina Fadlia Swara siap Maju Pilkada Karawang

“Ngajaga Amanah berarti menjaga kepercayaan masyarakat melalui integritas, kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras. Sedangkan Ngawangun Raharja bermakna membangun kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.

Jeje juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga nilai-nilai budaya Sunda dalam menjalankan roda pemerintahan.

Rapat Paripurna DPRD KBB di momentum HUT KBB ke-19 (foto: Abdul Kholilulloh)
Rapat Paripurna DPRD KBB di momentum HUT KBB ke-19 (foto: Abdul Kholilulloh)

Ia mengutip petuah Sunda, “Kudu Nyanghulu Ka Hukum, Nunjang Ka Nagara, Mufakat Ka Balarea”, yang bermakna bahwa seorang pemimpin harus tunduk pada hukum, mengutamakan kepentingan negara, dan menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama.

Dalam pidatonya, Jeje memaparkan sejumlah indikator makro yang menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi Bandung Barat tercatat mencapai 5,28 persen atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka kemiskinan Bandung Barat juga berhasil ditekan menjadi 9,87 persen. Sementara tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan menjadi 6,60 persen.

Selain itu, inflasi daerah berhasil dijaga pada angka 2,13 persen, sedangkan rasio gini menurun menjadi 0,364 yang menunjukkan semakin baiknya pemerataan pendapatan masyarakat.

Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung Barat meningkat menjadi 71,65 poin.

Peningkatan tersebut mencerminkan membaiknya kualitas pendidikan, kesehatan, dan taraf hidup masyarakat.

Baca Juga:  Kiiikiii bersinar pada Marie Claire Korea x Chanel Attractiveness mungkin saja akan 2025 Selimut: Bintang K -pop yang muncul untuk acara -acara utama - Kpoppie

Pada sektor infrastruktur KBB, kata Jeje, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat berhasil melakukan penanganan jalan kabupaten sepanjang 36,858 kilometer.

Capaian itu mendorong peningkatan kondisi jalan mantap menjadi 78,80 persen atau melampaui target yang telah ditetapkan.

Di bidang tata kelola keuangan, Pemkab Bandung Barat kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Bandung Barat dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Sementara itu, pada aspek reformasi birokrasi, Kabupaten Bandung Barat memperoleh penilaian Sistem Merit kategori Sangat Baik sebagai indikator meningkatnya manajemen aparatur sipil negara berbasis kompetensi dan kinerja.

Jeje mengatakan, penguatan tata kelola pemerintahan juga terus dilakukan melalui program pencegahan korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Monitoring Center for Prevention (MCP).

Upaya tersebut mencakup pembenahan tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, pengadaan barang dan jasa, hingga penguatan integritas aparatur.

Meski berbagai indikator pembangunan menunjukkan hasil positif, Jeje menegaskan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tidak boleh berpuas diri.

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah memastikan pertumbuhan ekonomi mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas dan berdampak langsung terhadap penurunan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga:  Pistol Perangkat Kelly Mourns Snowboarder Luke 'The Dingo' Trembath

“Kami menerima kritik sebagai energi perbaikan. Kami menerima masukan sebagai bahan evaluasi. Dan kami menerima aspirasi masyarakat sebagai amanah yang wajib diperjuangkan,” tegas Jeje.

Memasuki usia ke-19 tahun, Jeje menilai Kabupaten Bandung Barat telah memiliki fondasi pembangunan yang cukup kuat. Namun, daerah harus segera memasuki fase pembangunan berikutnya yang berorientasi pada peningkatan daya saing.

Ia menyebut terdapat tiga agenda besar menuju Indonesia Emas 2045. Pertama, membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

“Dan Kedua, memperkuat transformasi ekonomi berbasis potensi lokal melalui sektor pariwisata, pertanian, industri kreatif, dan ekonomi masa depan,” ujarnya.

“Ketiga, memperkuat tata kelola pemerintahan yang amanah, transparan, adaptif, dan melayani,” sambungnya.

Mengakhiri pidatonya, Jeje Bupati Bandung Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Bandung Barat yang lebih maju dan sejahtera.

“Marilah kita jaga persatuan, perkuat kolaborasi, jaga amanah, dan bangun kesejahteraan bersama. Kita songsong masa depan Kabupaten Bandung Barat dengan optimisme dan kerja nyata,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

HUT KBB ke-19, Dinkes Bandung Barat Tegaskan Pelayanan Kesehatan Jadi Prioritas Utama
Di Balik Megahnya HUT KBB ke-19, NPCI Minta Pemerintah Penuhi Janji Perhatikan Olahraga Disabilitas
Model Kebaya Syahnaz Sadiqah Jadi Inspirasi Busana Anggun ala Istri Pejabat di HUT KBB ke-19
Perbup Pesantren Jadi Kado Istimewa di Momentum HUT KBB ke-19
HUT KBB ke-19, Bupati Jeje: Perkuat Amanah dan Pertahankan Tata Kelola Transparan
Jelang Peparda Jabar 2026, NPCI KBB Berjuang Secara Swadaya di Tengah Ketidakpastian Dana Hibah
Gebrakan BOMBER di HUT KBB ke-19: Siap Resmikan Sekretariat hingga Luncurkan FoodMobiVan 
Nestapa di HUT ke-19, Guru MTs di KBB Mengaku Dipecat Saat Cuti Hamil Lewat WhatsApp

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:11 WIB

Paripurna HUT KBB ke-19, Jeje Bongkar Masalah Kemiskinan Ekstrem dan Minimnya Lapangan Kerja

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:42 WIB

HUT KBB ke-19, Dinkes Bandung Barat Tegaskan Pelayanan Kesehatan Jadi Prioritas Utama

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:52 WIB

Di Balik Megahnya HUT KBB ke-19, NPCI Minta Pemerintah Penuhi Janji Perhatikan Olahraga Disabilitas

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:02 WIB

Model Kebaya Syahnaz Sadiqah Jadi Inspirasi Busana Anggun ala Istri Pejabat di HUT KBB ke-19

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:53 WIB

Perbup Pesantren Jadi Kado Istimewa di Momentum HUT KBB ke-19

Berita Terbaru

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, didampingi Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Perbup Pesantren Jadi Kado Istimewa di Momentum HUT KBB ke-19

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:53 WIB