Penangkapan CEO Telegram Bikin Harga TON Anjlok

- Penulis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penangkapan CEO Telegram Bikin Harga TON Anjlok

[ad_1]

SekitarKita.id – Pavel Durov, pendiri dan CEO Telegram berusia 39 tahun, ditangkap di bandara Le Bourget, Prancis, pada Sabtu malam, 24 Agustus. Durov yang mempunyai kewarganegaraan Prancis-Rusia ini ditahan oleh Gendarmerie Transportasi Udara (GTA) saat turun dari jet pribadinya. Penangkapan ini memicu kekhawatiran di pasar kripto, mengakibatkan penurunan drastis pada harga Toncoin (TON), token yang terhubung erat dengan Telegram. Ketidakpastian mengenai masa depan proyek-proyek keterkaitan Telegram semakin membuat investor cemas.

Menurut laporan, penahanan Durov oleh Kantor Anti-Penipuan Nasional Prancis berkaitan dengan dugaan bahwa Telegram digunakan untuk memberi dukungan rutinitas ilegal seperti terorisme dan perdagangan narkoba. Tuduhan serius ini menimbulkan kekhawatiran tentang dampak hukum yang mungkin saja akan dihadapi Durov, yang bisa merusak reputasi Telegram serta proyek-proyek blockchain keterkaitan seperti The Open Community (TON). Mencapai kini, Telegram belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

The Open Community (TON) awalnya dikembangkan oleh Telegram, tetapi kemudian dilepaskan akibat tekanan regulasi. Telegram telah berusaha mengintegrasikan kembali jaringan blockchain ini ke dalam ekosistem mereka, yang sebelumnya sempat membangkitkan optimisme di kalangan komunitas kripto. Tetapi, setelah penangkapan Durov, harga Toncoin merosot lebih dari 17%, menandakan hilangnya kepercayaan investor dalam perjalanan ketidakpastian hukum yang mengelilingi kasus tersebut.

Baca Juga:  Proyek Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Berawal di Ponorogo

Kejatuhan harga Toncoin ini sangat mengejutkan, terutama sebab sebelumnya ada harapan bahwa proyek-proyek baru akan mendongkrak nilainya. Tetapi, dengan semakin meningkatnya ketidakpastian keterkaitan masa depan Telegram dan kemungkinan dampak hukum yang dihadapinya, investor menjadi semakin khawatir dan harga Toncoin turun ke stage terendah dalam dua minggu terakhir.

Sumber: VRI TIMES

Related Posts

[ad_2]

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru