Prabowo Imbau Pejabat Hemat Anggaran Perjalanan Dinas, Rp 47,8 Triliun Bisa untuk Kesejahteraan Rakyat

- Penulis

Kamis, 5 Desember 2024 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI, Prabowo Subianto hadiri acara Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di NTT (foto: istimewa)

i

Presiden RI, Prabowo Subianto hadiri acara Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di NTT (foto: istimewa)

SekitarKita.id — Presiden RI Prabowo Subianto mengimbau seluruh pejabat Kementerian/Lembaga, termasuk kepala daerah, untuk menghemat anggaran perjalanan dinas serta kegiatan seperti seminar.

Hal ini disampaikan dalam acara Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah bertajuk “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua” di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12).

Prabowo menyoroti anggaran perjalanan dinas luar negeri yang dinilai terlalu besar. Ia menyarankan agar biaya tersebut dipangkas hingga 50 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hitungannya, anggaran perjalanan dinas mencapai USD 3 miliar atau sekitar Rp 47,8 triliun.

“Tolonglah, ya, para menteri, puasa dulu, puasanya 5 tahun. Kalau 5 tahun kita hemat 1,5 miliar dolar dari perjalanan saja,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, penghematan ini dapat berdampak positif pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dana yang dihemat, lanjutnya, bisa dialokasikan untuk membangun infrastruktur seperti bendungan, memperbaiki sekolah, dan mendukung program Makan Bergizi Gratis.

“Kalau bisa dikurangi, artinya bisa menghemat Rp 15 triliun. Rp 15 triliun itu berapa bendungan, berapa SD bisa kita perbaiki,” tegasnya.

Baca Juga:  Partai Demokrat KBB Gelar Pendidikan Politik, Siapkan Kader untuk Menang di Pemilu 2029
Related Posts

Imbauan Efisiensi untuk Pemimpin Daerah

Selain kepada pejabat pusat, Prabowo juga meminta para pemimpin daerah, khususnya di NTT, untuk lebih efisien dalam penggunaan anggaran.

Ia menekankan pentingnya mengedepankan kepentingan rakyat dan menghindari pengeluaran yang kurang mendesak.

“Saya mohon bupati terpilih, ketat, efisien, kurangi yang bersifat tidak kritis. Kritis untuk kepentingan langsung,” ungkapnya.

Prabowo juga menyoroti kebutuhan mendesak rakyat, seperti perumahan yang terjangkau, yang menurutnya harus segera ditangani tanpa bertele-tele melalui seminar.

“Rakyat miskin, rakyat yang masih muda butuh rumah yang terjangkau, nggak usah diseminarkan berapa jumlah rumah, tipe berapa. Mereka butuh segera,” tegas Prabowo.

Imbauan ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menciptakan pemerintahan yang efisien dan memastikan alokasi anggaran benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.

Baca Juga:  PWI Satu Langkah Menuju Rekonsiliasi, Panitia Kongres Persatuan Resmi Disahkan

 

 

 

 

Source link



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Promedia

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 
KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian
Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Ketum BOMBER Dian Purnama Puji Performa Solid Maung Bandung 
Nobar Persib vs Persija di GOR Sangkuriang Cimahi, BOMBER KBB Ajak Bobotoh Ramaikan Semifinal Piala Presiden 2026

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 

Berita Terbaru