Ribka Haluk Dorong Anak Papua Kuasai Matematika dengan Metode GASING

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKE FLORES.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menekankan bahwa peningkatan kemampuan numerasi bagi pemuda Papua menjadi dasar yang sangat penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.

Hal ini disampaikan oleh Ribka saat membuka Rapat Kerja Pemerintah Daerah se-Provinsi Papua Barat yang diselenggarakan di Rylich Landscape, Kota Sorong, Kamis (6/11/2025). Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan agar anak-anak Papua tidak lagi merasa takut terhadap pelajaran matematika.

Pujian terhadap Metode GASING: “Belajar Matematika Harus segera Sederhana, Menyenangkan, dan Menarik”

Ribka memberikan penghargaan tinggi terhadap metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang diciptakan oleh fisikawan nasional Yohanes Surya. Ia menganggap pendekatan ini sebagai langkah penting untuk mengganti cara belajar matematika di kalangan siswa Papua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya rasa kita dulu adalah produk yang takut pada matematika, benar begitu? Justru sebab itu sekarang ada pendekatan bagaimana membuat anak-anak generasi Z sementara tidak boleh takut pada matematika,” ujar Ribka.

Baca Juga:  Samsung Developer Convention 2024 dikonfirmasi akan diselenggarakan pada 3 Oktober

Ia menekankan bahwa kemampuan numerasi tidak hanya berkaitan dengan perhitungan, namun juga menjadi dasar berpikir logis dan kritis yang akan bermanfaat dalam berbagai aspek kehidupan, seperti ekonomi, teknologi, dan pemerintahan.

Dorong Peningkatan Nilai PISA dan Kompetitifitas Nasional

Selanjutnya, Ribka mengungkapkan bahwa peningkatan kemampuan numerasi kini menjadi prioritas utama pemerintah pusat. Menurut hasil survei Programme for International Pupil Overview (PISA) 2022, Indonesia masih berada di posisi terbawah dalam hal literasi dan numerasi.

Untuk alasan itu, pemerintah menetapkan peningkatan yang signifikan dalam skor PISA dalam lima tahun depan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Ribka mengajak seluruh pemerintah daerah di Papua Barat Daya untuk berpartisipasi aktif dalam memberi dorongan untuk inisiatif ini. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia bukan hanya tanggung jawab pusat, namun juga hasil dari kerja sama antara daerah, sekolah, dan masyarakat.

Persiapkan Generasi Papua Menghadapi Bonus Demografi

Pada kesempatan itu, Ribka juga menekankan perlunya mempersiapkan generasi muda Papua agar siap bersaing dalam era global serta menghadapi bonus demografi nasional.

Baca Juga:  Red Magic 9S Pro+ memuncaki tangga lagu AnTuTu pada bulan Agustus

“Kita segera akan mewariskan generasi Z. Jangan mencapai mereka kecewa kepada kita sebab kita tidak mempersiapkannya dengan baik,” tegasnya.

Ribka menganggap, generasi muda Papua mempunyai potensi yang besar andai diberi kesempatan untuk belajar dengan metode yang sesuai dan lingkungan yang memberi dorongan untuk. Dengan penguasaan kemampuan numerasi, ia percaya anak-anak Papua mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia, bahkan secara global.

Dari Pengalaman Pribadi Menuju Inspirasi Bersama

Ribka juga berbagi pengalaman pribadinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang membangun karier dari bawah mencapai diangkat menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri. Ia mengungkapkan bahwa kesuksesan ini tidak terlepas dari usaha untuk meningkatkan kemampuan diri secara terus-menerus.

“Saya mengharapkan generasi kita selanjutnya, anak-anak Papua ini tidak merasakan stigma seperti yang kita alami sementara. Kita ingin memulai perubahan dalam kemampuan numerasi, sebab numerasi sangat penting,” ujarnya.

Pesan tersebut mendapat respon positif dari peserta rapat yang terdiri dari Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, bupati/wali kota, serta ilmuwan Yohanes Surya.

Baca Juga:  vivo X Fold3 Pro Lunar White Restricted Version diluncurkan di India

Semangat Kerja Sama untuk Masa Depan Papua Barat Daya

Rutinitas rapat ini tidak hanya berfungsi sebagai media koordinasi, namun juga menjadi wadah untuk membangkitkan semangat perubahan dalam dunia pendidikan di wilayah Papua. Ribka menekankan bahwa perkembangan daerah hanya dapat tercapai andai generasi muda diberi pendidikan berkualitas, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan bersaing secara global.

Dengan dukungan berbagai pihak, khususnya pemerintah setempat dan tokoh pendidikan, Papua Barat Daya diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan perubahan pendidikan numerasi di wilayah Indonesia Timur.



Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru