Harganas ke-33, Walkot Cimahi Adhitia Ingatkan Peran Keluarga Tak Boleh Luntur di Tengah Gempuran Era Digital

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, saat memimpin Upacara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Kompleks Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Senin (29/6/2026). Foto: Prokompin Pemkot Cimahi

i

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, saat memimpin Upacara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Kompleks Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Senin (29/6/2026). Foto: Prokompin Pemkot Cimahi

SEKITARKITA.id | CIMAHI – Derasnya arus digitalisasi tidak boleh menggerus peran keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, keluarga justru dituntut semakin kuat dalam menjalankan fungsi pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan bagi anak.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, saat memimpin Upacara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Kompleks Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Senin (29/6/2026).

Menurut Adhitia, tema Harganas tahun ini, “Ayah Wajib Hadir”, bukan sekadar slogan seremonial, melainkan ajakan nyata agar orang tua hadir secara utuh dalam kehidupan anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran orang tua bukan hanya soal fisik berada di rumah. Kehadiran harus dirasakan dalam kehidupan anak-anaknya, untuk mendengarkan, membimbing, memberi kasih sayang, menjadi teladan, dan menumbuhkan rasa aman secara emosional,” ujar Adhitia.

Upacara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Kompleks Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Senin (29/6/2026). Foto: istimewa
Upacara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Kompleks Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Senin (29/6/2026). Foto: istimewa

Ia menegaskan, keluarga memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, terutama di tengah derasnya perkembangan teknologi digital yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus risiko bagi tumbuh kembang anak.

Baca Juga:  Peduli kasih, Moonraker Subang galang donasi untuk korban gempa di Sumedang 

Mengutip pesan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN RI, Adhitia mengatakan keluarga Indonesia kini menghadapi perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat. Tanpa pendampingan yang optimal dari orang tua, derasnya arus informasi digital berpotensi memengaruhi karakter dan perkembangan generasi muda.

“Dalam kondisi itu, keluarga harus menjadi benteng pertama dan terkuat dalam membentuk karakter serta kepribadian anak. Peran orang tua menjadi kunci menghadapi derasnya arus informasi,” katanya.

Related Posts

Selain tantangan digitalisasi, Adhitia juga menyoroti momentum bonus demografi yang sedang dinikmati Indonesia. Dominasi penduduk usia produktif dinilai menjadi peluang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, saat memimpin Upacara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Kompleks Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Senin (29/6/2026). Foto: Prokompin Pemkot Cimahi
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, saat memimpin Upacara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Kompleks Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Senin (29/6/2026). Foto: Prokompin Pemkot Cimahi

Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila didukung sumber daya manusia yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki ketahanan mental yang kuat.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Umumkan Gaji ke-13 ASN, TNI-Polri Cair Juni 2025

Karena itu, menurutnya, pembangunan kualitas manusia harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui pola asuh yang baik, pemenuhan gizi, pendidikan karakter, hingga terciptanya hubungan yang harmonis di dalam rumah tangga.

“Pembangunan SDM tidak dimulai dari kantor atau ruang kelas, melainkan dari keluarga. Dimulai dari pola asuh baik, gizi cukup, penanaman nilai moral, dan kehangatan hubungan antaranggota keluarga,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Adhitia menyebut terdapat tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian bersama untuk memperkuat ketahanan keluarga.

Pertama, menjaga kesehatan keluarga melalui percepatan pencegahan stunting. Kedua, membangun karakter anak dengan menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab sejak dini. Ketiga, menciptakan lingkungan keluarga yang hangat dan harmonis guna membangun ketahanan mental anak.

Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan daya saing tinggi di masa depan.

Pemerintah Kota Cimahi, lanjut Adhitia, berkomitmen terus memperkuat berbagai program pembangunan keluarga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga:  Topan Megantara Anggota DPRD Kabupaten Karawang Gelar Reses I Masa Sidang 2024-2025

“Dengan keluarga yang tangguh, diharapkan lahir generasi yang siap membawa Kota Cimahi semakin HEPI dan maju,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan
Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!
Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit
Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan
Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Di Ujung Tanduk! Nasib 16 Bangunan Liar di Sudimampir Padalarang Terancam Dibongkar Paksa
Kisah Pilu Pelajar di Cililin Bandung Barat, Berangkat Sekolah Harus Naik Rakit Bambu
Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember 

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Berita Terbaru