Bandung Barat | SekitarKita.id,- Dalam menyambut bulan suci Ramadhan 2024, sejumlah seniman lokal berkumpul di sebuah rumah di Rancamoyan, Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Ahad (10/03/2024).
Mereka yang semuanya merupakan warga Cipatat, Padalarang KBB, itu sambil meriung tertawa, dan makan bersama. Selepas itu mereka melatih skil dengan penampilan dari orgen tunggal group Kolenyai yang dipimpin Iwonk (keyboard), Erlan (kendang).
“Jadi, kami mengadakan acara ini menyambut bulan suci Ramadhan, kami pada musisi dan seniman di Bandung Barat berkumpul dengan makan-makan sambil latihan nyanyi itung-itung memperkuat tali silaturahmi,” kata Anti yang berprofesi sebagai penyanyi warga Padalarang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, kegiatan yang ia lakukan bersama rekan-rekan musisi itu rutin digelar setiap tahun sebelum memasuki Ramadhan.
“Enggak cuma di sini saja, Mas. Musisi lain juga pada bikin penutupan kayak gini. Tapi beda-beda hari. Mereka sudah pada duluan. Kita baru sekarang karena baru sempat,” ujar Anti brewek nama julukan panggung.
Selain melepas penat dalam kehidupan sehari-hari menjadi ibu rumah tangga (IRT), kata Anti, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat sesama pecinta musik seni tradisional.
“Supaya makin akrab dan berbagi pengalaman. Apalagi kan mau puasa, ya kita semua sekalian sambil maaf-maafkan. Menyambut bulan suci juga kan. Kan biasanya juga pada sibuk di rumah masing-masing,” ucap dia
Awalnya, acara makan-makan dan berkumpul menjelang Ramadhan di wilayah KBB ini hanya dilakukan oleh warga keturunan Sunda. Seiring berjalannya waktu, warga lain turut melestarikannya, salah satunya adalah Anti dan rekan-rekannya.
“Memang awalnya saya tahu dari tetangga saya yang asli Sunda. Mereka sering makan-makan begini sebelum puasa. Saya ikut dari dulu, akhirnya, ya sudah, terus sampai sekarang,” tutur Anti.
“Saya enggak berdarah Sunda, saya asal Jawa Tengah. Tapi, saya pikir, tradisi ini punya dampak yang positif buat semua warga. Jadi tidak peduli suku dan ras, yang penting kita semua sama-sama,” lanjutnya.
“Semoga acara silaturahmi ini bisa berkelanjutan sampai keturunan kami aamiin,” pungkas Anti.
Sebagai informasi, Pemerintah melalui Kementerian Agama RI resmi menetapkan awal Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah/2024 Masehi, hari Selasa (12/3/2024).
Sebelumnya, Muhammadiyah sudah lebih dulu menetapkan awal Ramadan 1445 Hijriah hari Senin tanggal 11 Maret 2024.
Penetapan tersebut berdasarkan hasil hitungan wujudul hilal yang dilakukan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Penulis : Abdul Kholilulloh
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








