Saham Eropa mengakhiri sesi yang terkena dampak liburan dengan lebih tinggi karena imbal hasil obligasi menurun Oleh Reuters

- Penulis

Senin, 27 Mei 2024 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Khushi Singh dan Shashwat Chauhan

(Reuters) -Saham-saham Eropa ditutup sedikit lebih tinggi pada hari Senin dan imbal hasil obligasi pemerintah menurun, di tengah petunjuk penurunan suku bunga yang akan datang oleh Financial institution Sentral Eropa (ECB), meskipun aktivitas perdagangan sepi karena beberapa pasar utama world tutup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks pan-Eropa ditutup 0,3% lebih tinggi, mendekati degree tertinggi sepanjang masa di awal bulan ini.

Para pengambil kebijakan utama di ECB mengatakan financial institution tersebut memiliki ruang untuk memangkas suku bunga seiring dengan melambatnya inflasi, namun mereka harus meluangkan waktu untuk melakukan pelonggaran kebijakan, bahkan jika arah pergerakannya sudah jelas.

“Masih harus dilihat bagaimana knowledge tersebut akan dihasilkan. Namun, lingkungan menunjukkan bahwa tekanan inflasi akan mereda baik di zona euro dan AS,” tulis Rainer Singer, analis di Erste Staff dalam sebuah catatan.

“ECB kemungkinan besar akan menurunkan suku bunga pada bulan Juni. The Fed belum siap.”

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah di seluruh benua menurun, dengan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah bertenor 10 tahun terakhir berada di angka 2,547%. (GVD/EUR)

Baca Juga:  Calhoun, CEO Boeing yang akan keluar, tidak akan mencalonkan diri untuk dipilih kembali menjadi anggota dewan Caterpillar

Sorotan minggu ini adalah pembacaan harga konsumen bulan Mei untuk zona euro yang akan dirilis pada hari Jumat, sementara pembacaan inflasi individu dari Jerman, Spanyol dan Perancis juga akan dirilis sepanjang minggu ini.

ECB tampaknya akan mulai menurunkan suku bunga pada pertemuan mendatang minggu depan, dengan taruhan menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga lebih dari 90%, menurut knowledge LSEG. (0#ECBWATCH)

Knowledge inflasi AS, yang juga akan dirilis pada hari Jumat, dapat membantu para pedagang menilai waktu dan jumlah kemungkinan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini.

Perdagangan sepi karena tidak adanya peserta dari AS dan Inggris karena pasar di sana tutup karena hari libur umum.

Sebagian besar sektor utama STOXX 600 ditutup menguat, dengan sektor utilitas memimpin kenaikan sebesar 1,1%, sementara sektor otomotif menguat sekitar 1%.

Dari sisi knowledge, sebuah survei menunjukkan semangat bisnis Jerman mengalami stagnasi di bulan Mei, tidak mencapai perkiraan perbaikan. Indeks saham acuan Jerman ditutup 0,4% lebih tinggi.

Baca Juga:  Dana andalan Fort naik 2% pada bulan April, menentang gejolak pasar Oleh Reuters

© Reuters. Grafik DAX indeks harga saham Jerman digambarkan di bursa saham di Frankfurt, Jerman, 22 Mei 2024. REUTERS/Staff/File Foto

Di antara saham individu, Baiklah (EPA 🙂 naik 5,6% setelah pembuat kereta api Perancis itu menetapkan persyaratan rencana penerbitan saham baru senilai 1 miliar euro ($1,08 miliar) sebagai bagian dari tindakan yang lebih luas untuk memperbaiki keuangannya.

Saham petani salmon P/F Bakkafrost merosot 2,5% setelah virus ISA dikonfirmasi di dua kandang di lokasi peternakan A-19 Vágur.

[ad_2]

Sumber: investment-com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru