Sempat Diprotes Soal Perbedaan Data Anggaran, Menkeu Purbaya: Sudah Dicek Berulang Kali

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya beri respons soal data Kemenkeu yang berbeda dari data daerah. (tangkapan layar YouTube Kementerian Keuangan)

i

Menkeu Purbaya beri respons soal data Kemenkeu yang berbeda dari data daerah. (tangkapan layar YouTube Kementerian Keuangan)

SEKITARKITA.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa data anggaran yang digunakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah melalui proses pengecekan berulang.

Hal ini disampaikan usai menerima sejumlah protes dari kepala daerah yang menilai adanya perbedaan data keuangan pusat dan daerah.

Pernyataan itu diungkapkan Purbaya dalam pidatonya pada Upacara Hari Pemuda ke-97 dan Hari Oeang ke-79, Jumat (31/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Kemenkeu hanya menggunakan data resmi dan terverifikasi.

“Banyak daerah yang protes dan menyalahkan Kemenkeu dengan data yang tidak akurat. Tapi kita selalu berpegang pada data yang resmi dan sudah dicek berkali-kali,” ujar Purbaya, dikutip dari YouTube Kemenkeu.

Ia juga memastikan bahwa proses pengecekan dilakukan secara ketat, salah satunya oleh Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Askolani.

Menkeu Purbaya beri respons soal data Kemenkeu yang berbeda dari data daerah. (tangkapan layar YouTube Kementerian Keuangan)
Menkeu Purbaya beri respons soal data Kemenkeu yang berbeda dari data daerah. (tangkapan layar YouTube Kementerian Keuangan)

“Untuk menjaga kredibilitas negara,” tegasnya.

Related Posts

Purbaya kemudian mengimbau seluruh aparatur pemerintahan untuk menerapkan prinsip teliti dalam pengelolaan data. “Saya minta teman-teman semua juga ke depan melakukan hal yang sama, cek dan double cek,” lanjutnya.

Baca Juga:  Komitmen Optimalkan Pelayanan, Kejari Kabupaten Bekasi Resmi naik Status Tipe A

Baru menjabat kurang dari dua bulan, Menkeu Purbaya aktif turun langsung ke berbagai kementerian untuk memonitor penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah itu dilakukan untuk memastikan anggaran berjalan efektif.

“Ketika saya datang ke kementerian-kementerian bukan untuk mengganggu kebijakan, tetapi memastikan bahwa uang yang kita alokasikan dipakai semaksimal mungkin,” jelasnya.

Menurutnya, penyerapan anggaran yang optimal akan memberi dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Setiap rupiah harus bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

Terkait target ambisius pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, Purbaya mengakui bahwa angka tersebut bukan hal mudah. Meski demikian, ia optimistis bisa dicapai dengan langkah strategis dan kerja sama semua pihak.

“Kita bukan hanya bagi-bagi duit di APBN, tapi memastikan semuanya bisa mendorong ekonomi,” ujarnya.

Purbaya juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi. Menurutnya, investasi yang kuat adalah kunci menuju pertumbuhan tinggi.

“Kalau kita terus memastikan anggaran terserap dengan baik, investasi lebih baik, 8 persen bukan angka di langit. Itu bisa kita capai,” imbuhnya.

Baca Juga:  Harlah ke-28, DPC PKB KBB Gaungkan Green Party di Gunung Burangrang Lewat Aksi Peduli Lingkungan

Beberapa waktu lalu, ia menyebut target pertumbuhan tahap awal ada di kisaran 6–6,5 persen, sebelum mendorong angka maksimum di akhir masa pemerintahan. “Akhir pemerintahan bisa mendekati,” tegasnya.

Dengan komitmen pengelolaan APBN yang transparan, akurat, dan efektif, Menkeu Purbaya berharap kerja fiskal pemerintah dapat mendukung stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : YouTube Kementrian Keuangan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI
Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB