Serap Aspirasi, Anggota DPRD Asep Miftah Dorong UMKM Bangkit di Bandung Barat

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asep Miftah Sofwan  anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai Golkar serap aspirasi dari para tokoh dan pendiri KBB yang tergabung dalam organisasi P4KBB di Cilame, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Asep Miftah Sofwan  anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai Golkar serap aspirasi dari para tokoh dan pendiri KBB yang tergabung dalam organisasi P4KBB di Cilame, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id– Asep Miftah Sofwan  anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai Golkar. Politisi yang kini bertugas di Komisi I DPRD KBB tersebut menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dari daerah pemilihan (Dapil) 1.

Dalam keterangannya saat kegiatan reses masa sidang kedua, Asep Miftah Sofwan menjelaskan bahwa reses merupakan mekanisme resmi bagi anggota DPRD untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung di lapangan.

“Proses hari ini adalah reses masa sidang kedua saya sebagai anggota dewan dari Dapil 1. Saya sudah melakukan reses di beberapa titik. Reses ini merupakan mekanisme penjaringan aspirasi masyarakat oleh anggota DPRD,” ujar Asep saat ditemui di Sekretariat P4KBB, Desa Cilame, Kecamatan Nganprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa 10 Meret 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selain melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), masyarakat juga memiliki jalur lain untuk menyampaikan usulan program pembangunan, yakni melalui aspirasi anggota DPRD.

Ia menegaskan, meskipun dirinya bertugas di Komisi I, masyarakat tetap dapat mengusulkan berbagai program pembangunan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.

Baca Juga:  Los Temerarios Menutup Tour Perpisahan di Mexico The town

“Walaupun saya anggota Komisi I, masyarakat tetap berhak mengusulkan aspirasi terkait bidang apa pun, baik itu infrastruktur, sosial, keagamaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lainnya,” katanya.

Dari hasil reses yang telah dilakukan, Asep mengungkapkan bahwa sebagian besar aspirasi masyarakat masih didominasi oleh kebutuhan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan lingkungan.

Namun demikian, ia menjelaskan bahwa saat ini program pembangunan jalan lingkungan belum masuk dalam skema program pembangunan tahun ini.

Related Posts
Asep Miftah Sofwan  anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai Golkar serap aspirasi dari para tokoh dan pendiri KBB yang tergabung dalam organisasi P4KBB di Cilame, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Asep Miftah Sofwan  anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai Golkar serap aspirasi dari para tokoh dan pendiri KBB yang tergabung dalam organisasi P4KBB di Cilame, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

“Kebanyakan aspirasi masyarakat berkaitan dengan infrastruktur, terutama jalan lingkungan. Namun untuk tahun ini program jalan lingkungan belum tersedia. Mungkin bisa dipertimbangkan kembali pada tahun berikutnya,” jelasnya.

Meski demikian, sejumlah usulan pembangunan infrastruktur lainnya masih memungkinkan untuk diajukan, seperti pembangunan jalan umum, drainase, serta sarana pendukung lainnya.

Baca Juga:  Evakuasi Pohon Tumbang, Jalan Raya Padalarang-Bandung sempat Macet 

Selain infrastruktur, Asep juga menegaskan bahwa dirinya akan memberikan perhatian khusus terhadap penguatan sektor ekonomi masyarakat, terutama melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ia menilai, UMKM memiliki peran penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat di daerah.

Asep Miftah Sofwan  anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai Golkar (foto: Abdul Kholilulloh)
Asep Miftah Sofwan  anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai Golkar (foto: Abdul Kholilulloh)

“Dalam waktu dekat saya lebih fokus pada bagaimana kita bisa mendukung UMKM, baik melalui pelatihan, pendampingan, maupun dukungan modal. Ini penting dalam rangka membangun ketahanan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Asep menekankan bahwa dalam era otonomi daerah, kebijakan pembangunan seharusnya lebih berbasis pada partisipasi publik dan aspirasi masyarakat.

Menurutnya, masyarakat merupakan pihak yang paling mengetahui kebutuhan di wilayahnya masing-masing.

“Dalam era otonomi daerah, kebijakan pembangunan harus mengarah pada partisipasi publik dan aspirasi masyarakat. Karena masyarakat sendiri yang paling mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan kekurangan di lingkungannya,” katanya.

Momen buka puasa bersama tokoh pendiri KBB yang tergabung dalam organisasi Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB), foto: Abdul Kholilulloh
Momen buka puasa bersama tokoh pendiri KBB yang tergabung dalam organisasi Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB), foto: Abdul Kholilulloh

Ia berharap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses dapat menjadi pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas kebijakan pembangunan.

“Harapannya aspirasi masyarakat ini bisa diperjuangkan, diamankan, dan masuk dalam kebijakan pemerintah sehingga benar-benar menjadi program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Tragis! Bocah SD di KBB Ditemukan Tewas Mengenaskan, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Dalam kegiatan, reses masa sidang kedua ini, Asep Miftah Sofwan  anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai Golkar menyerap aspirasi dari para tokoh Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) dan tokoh pendiri KBB. seluruh aspirasi di tampung.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Dipulangkan Lebih Awal Tanpa Alasan, Disdik KBB Evaluasi Disiplin Guru SD di Ngamprah
Bawa Misi Ketahanan Pangan ke Bandung Barat, Dadang M Naser Tebar Ribuan Benih Ikan di Padalarang
Gegara Pelantikan Kepsek, Jam Belajar Siswa SD di Ngamprah Dipangkas, Disiplin Guru Disorot
Pasca Viral, Satgas Citarum Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai Cihaur Padalarang
Soal Dana Bos, SMPN 2 Ngamprah Disorot, Sejumlah Fasilitas Rusak hingga 29 Ruang Kelas Diusulkan Direvitalisasi
Kasus Dugaan Pelecehan di SMPN 2 Ngamprah, Alumni Soroti Lemahnya Perlindungan Siswa
Babak Baru, Sejumlah Kios Terima Surat Pembongkaran Satpol PP KBB, Nasib Pedagang Terancam
Sungai Cihaur Padalarang Jadi Lautan Sampah, Warga Desak UPT Kebersihan KBB Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Siswa Dipulangkan Lebih Awal Tanpa Alasan, Disdik KBB Evaluasi Disiplin Guru SD di Ngamprah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Bawa Misi Ketahanan Pangan ke Bandung Barat, Dadang M Naser Tebar Ribuan Benih Ikan di Padalarang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Gegara Pelantikan Kepsek, Jam Belajar Siswa SD di Ngamprah Dipangkas, Disiplin Guru Disorot

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Pasca Viral, Satgas Citarum Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai Cihaur Padalarang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Soal Dana Bos, SMPN 2 Ngamprah Disorot, Sejumlah Fasilitas Rusak hingga 29 Ruang Kelas Diusulkan Direvitalisasi

Berita Terbaru