Siswa SD di Parongpong keracunan, Dinkes Bandung Barat uji sampel makanan ‘Daya’

- Penulis

Kamis, 29 Februari 2024 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SD Kartika, Kecamatan Parongpong keracunan usai konsumsi jajanan Daya (foto: tangkapan layar video viral)

i

Siswa SD Kartika, Kecamatan Parongpong keracunan usai konsumsi jajanan Daya (foto: tangkapan layar video viral)

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan seorang siswa SD mengalami keracunan makanan usai mengonsumsi jajanan bermerek Daya.

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjayanto mengatakan, kasus itu mencuat setelah seorang siswa SD Kartika, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong KBB dirujuk ke Puskesmas terdekat.

“Pada hari Selasa (27/2) kemarin sekitar pukul 09.45 WIB siswa SD berobat diperiksa di Puskesmas Parongpong, keluhannya muntah, sakit perut, hingga diare berat berujung demam,” kata Hernawan kepada wartawan, Rabu (28/02/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah ditelusuri, kata dia, bocah tersebut mengaku membeli lalu mengonsumsi jajanan bermerek Daya pada Jumat (23/2/2024) saat jam istirahat diarea linkungan sekolah.

“Nah pas hari itu juga, anak tersebut ngakunya sakit perut dan muntah-muntah. Terus besoknya mengalami diare sampai 6 kali sehari bolak-balik ke WC, lalu kemudian bocah itu dirujuk ke rumah sakit terdekat,” jelasnya.

Petugas kesehatan Puskesmas Parongpong kemudian melakukan penyelidikan epidemiologi lanjutan. Hasilnya diketahui ada beberapa siswa lain yang mengaku mengonsumsi jajanan dengan merek serupa.

Baca Juga:  Pohon Trembesi di Kawasan Elit Kota Baru Parahyangan Tumbang, 3 Mobil Rusak

“Tiga anak ini mengaku sehari sebelumnya mengonsumsi jajanan yang sama. Di tanggal 26 ada 11 orang yang makanan jajanan itu juga,” ujar Hernawan.

Kendati itu, sejauh ini, siswa SD yang mengonsumsi jajanan Daya itu belum ada yang mengalami gejala serupa siswa SD yang berobat ke Puskesmas Parongpong hari ini.

“Sejauh ini belum ada tanda atau gejala yang mengarah ke arah keracunan makanan seperti yang 1 orang tersebut,” ujar Hernawan.

Sementara itu, untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan pada seorang siswa di SD Kartika tersebut, pihaknya sudah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi.

“Setelah penyelidikan epidemiologi ke pasien yang terdampak, kemudian kami mengambil sampel makanan Daya untuk diuji laboratorium,” ujar Hernawan menandaskan.

Sebagai informasi, jajanan kemasan merek Daya berisi aci ditambah bumbu taburan cabe kering yang diperjualbelikan dilingkungan sekolah.



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:31 WIB

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Senin, 28 September 2026 - 14:07 WIB

Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Berita Terbaru