Pohon Trembesi di Kawasan Elit Kota Baru Parahyangan Tumbang, 3 Mobil Rusak

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas evakuasi pohon trambesi tumbang dan menimpa 3 unit mobil terparkir, Jumat 23 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Petugas evakuasi pohon trambesi tumbang dan menimpa 3 unit mobil terparkir, Jumat 23 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan elit Kota Baru Parahyangan (KBP), Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Jumat (23/1/2026) sore.

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menimpa sejumlah kendaraan yang sedang terparkir.

Peristiwa pohon tumbang di Kota Baru Parahyangan itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, tepatnya di depan kantor Bank BCA KBP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pohon yang berada di tepi jalan mendadak roboh saat hujan lebat dan hembusan angin kencang melanda kawasan tersebut.

Petugas evakuasi pohon trembesi tumbang dan menimpa 3 unit mobil terparkir, Jumat 23 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)
Petugas evakuasi pohon trembesi tumbang dan menimpa 3 unit mobil terparkir, Jumat 23 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)

Saksi mata di lokasi, Kosim (48) mengatakan, tumbangnya pohon trembesi itu didahului hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang sejak siang hari.

“Tadi sekitar jam 14.00 WIB hujan dan juga angin kencang. Faktor lainnya diduga karena pohon sudah tua dan akarnya sudah membusuk,” ujar Kosim saat ditemui SEKITARKITA.id di lokasi kejadian.

Menurutnya, sejak pagi cuaca di kawasan Kota Baru Parahyangan sudah terasa ekstrem. Hujan turun terus-menerus disertai angin kencang yang membuat daun dan ranting beterbangan di sekitar area perkantoran dan jalan utama.

Baca Juga:  Krisis Kepercayaan Masyarakat, Djamu Kertabudi: KBB Gaduh Akibat Stagnasi Komunikasi Pemda

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya tiga kendaraan dilaporkan terdampak tertimpa pohon tumbang.

Petugas evakuasi pohon trambesi tumbang yang menimpa 3 unit mobil terparkir, Jumat 23 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)
Petugas evakuasi pohon trambesi tumbang yang menimpa 3 unit mobil terparkir, Jumat 23 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)

Ketiga kendaraan tersebut yakni Toyota Avanza dengan nomor polisi D 1105 AJL dan sebuah mobil jip Daihatsu Taft berwarna hitam bernopol D 1843 UP serta sebuah mobil pengangkut barang jenis colt bak. Dari ketiganya, Toyota Avanza mengalami kerusakan paling parah.

“Ada beberapa mobil yang terparkir. Tapi untungnya tidak ada orang di dalam. Mungkin mobil nasabah yang sedang ke Bank BCA. Jadi tidak ada korban,” kata Kosim.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bandung Barat, Amas Winata, membenarkan adanya kejadian pohon tumbang akibat angin kencang di kawasan Kota Baru Parahyangan.

Petugas evakuasi pohon trambesi tumbang dan menimpa 3 unit mobil terparkir, Jumat 23 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)
Petugas evakuasi pohon trambesi tumbang dan menimpa 3 unit mobil terparkir, Jumat 23 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)

“Dari hasil asesmen memang benar ada sekitar tiga mobil yang terdampak. Tapi tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Amas.

Amas menambahkan, untuk penanganan pascabencana, baik proses evakuasi pohon tumbang maupun kerugian material seluruhnya ditangani oleh pihak manajemen Kota Baru Parahyangan.

“Penanganan sudah dilakukan oleh manajemen dari KBP, termasuk pembersihan dan pengamanan lokasi,” tandasnya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Umumkan Gaji ke-13 ASN, TNI-Polri Cair Juni 2025

BPBD Bandung Barat mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan deras disertai angin kencang yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Warga juga diminta menghindari parkir di bawah pohon besar untuk mencegah risiko tertimpa pohon tumbang.

 



Berita Terkait

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cimahi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung
Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran
Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:35 WIB

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cimahi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:33 WIB

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Berita Terbaru