Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan tower telekomunikasi milik PT Protelindo di Kampung Cijeungjing, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tuai polemik (Foto: Abdul Kholilulloh)

i

Pembangunan tower telekomunikasi milik PT Protelindo di Kampung Cijeungjing, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tuai polemik (Foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id — Polemik pembangunan tower telekomunikasi milik PT Protelindo di Kampung Cijeungjing, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terus bergulir.

DPRD Kabupaten Bandung Barat melalui Komisi III mengambil sikap tegas dengan mendorong penghentian sementara aktivitas tower tersebut.

Ketua Komisi III DPRD KBB, Phiter Tjuandys, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari warga RW 26 Kota Bali Padalarang yang merasa dirugikan atas keberadaan tower tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan utama warga berkaitan dengan lokasi tower yang dinilai terlalu dekat dengan permukiman mereka.

Ketua Komisi III DPRD KBB, Phiter Tjuandys (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua Komisi III DPRD KBB, Phiter Tjuandys (foto: Abdul Kholilulloh)

“Secara administrasi, izin justru datang dari RW 24. Namun secara faktual, radius tower lebih dekat ke wilayah RW 26 sehingga menimbulkan keberatan dari warga,” ujar Phiter saat ditemui di Kantor Desa Kertamulya, Rabu 15 April 2026.

Menurutnya, DPRD telah tiga kali memanggil pihak pengembang, yakni PT Portallindo, untuk menghadiri rapat klarifikasi. Namun, hingga pemanggilan ketiga, pihak perusahaan tidak pernah hadir tanpa memberikan alasan.

“Ini sangat kami sesalkan. Kami ingin menyelesaikan persoalan ini secara terbuka, tapi pihak perusahaan tidak kooperatif,” tegasnya.

Baca Juga:  Travis Kelce & Caitlin Clark Membanjiri Eras Tour Taylor Swift: Tonton

Dalam rapat yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Satpol PP KBB, Manajemen Perumahan Kota Bali hingga perwakilan warga, disepakati bahwa aktivitas tower harus dihentikan sementara. Keputusan ini akan segera dituangkan dalam surat resmi DPRD kepada Bupati Bandung Barat.

Pembangunan tower telekomunikasi milik PT Protelindo di Kampung Cijeungjing, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tuai polemik (Foto: Abdul Kholilulloh)
Pembangunan tower telekomunikasi milik PT Protelindo di Kampung Cijeungjing, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tuai polemik (Foto: Abdul Kholilulloh)

Selain itu, DPRD juga akan menelusuri kelengkapan dokumen penting, termasuk Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang menjadi syarat operasional bangunan.

“Kami belum bisa memastikan apakah SLF sudah dimiliki atau belum. Faktanya, tower tersebut sudah beroperasi. Seharusnya, sebelum beroperasi, semua perizinan harus lengkap,” jelasnya.

Polemik semakin memanas setelah muncul dugaan bahwa pihak vendor menyampaikan informasi tidak benar kepada warga.

Warga mengaku sempat diberi tahu bahwa proyek tower tersebut merupakan program pemerintah pusat atau bahkan dikaitkan dengan Presiden Prabowo.

Dalam rapat yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari Komisi III DPRD KBB, DPUTR KBB, Satpol PP KBB, Pemerintah Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Manajemen Perumahan Kota Bali hingga perwakilan warga (Foto: Abdul Kholilulloh)
Dalam rapat yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari Komisi III DPRD KBB, DPUTR KBB, Satpol PP KBB, Pemerintah Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Manajemen Perumahan Kota Bali hingga perwakilan warga (Foto: Abdul Kholilulloh)

Phiter menegaskan bahwa klaim tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih jika proyek tersebut murni milik swasta.

“Kalau itu memang program nasional, tetap harus mengikuti regulasi yang berlaku. Apalagi ini ternyata swasta, maka tidak boleh ada pembohongan publik seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga:  Hari ketiga, Tim SAR Gabungan fokuskan pencarian 6 korban tertimbun longsor di KBB

DPRD pun membuka kemungkinan adanya sanksi terhadap perusahaan jika terbukti melakukan pelanggaran, termasuk memberikan informasi yang menyesatkan kepada masyarakat.

Untuk sementara, DPRD belum melakukan penyegelan langsung di lapangan. Proses akan diawali dengan koordinasi internal dan penyampaian rekomendasi resmi kepada Bupati.

“Hari ini kami buat berita acara kesepakatan. Selanjutnya DPRD akan bersurat ke pimpinan dan diteruskan ke Bupati untuk menentukan langkah, termasuk kemungkinan penutupan sementara,” pungkas Phiter.

Sementara itu, hasil mediasi menyepakati bahwa seluruh kegiatan pembangunan dan operasional tower harus dihentikan hingga dokumen SLF dipastikan terbit. SLF sendiri merupakan indikator penting untuk menilai kelayakan dan keamanan suatu bangunan sebelum digunakan.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat
Bangunan Diduga Tutupi Saluran Drainase, Komisi I DPRD KBB Panggil RSIA Kartini Padalarang 
Kabar Haru dari Laut Jawa, Faisal Korban Selamat Kapal Virgo Akhirnya Pulang ke Bandung Barat
Prajurit Yonif TP 938 Pancasona Raih Podium 1 Pocari Sweat Run 2026 di Bandung
Tragedi Kapal Virgo di Laut Jawa, Faisal Warga KBB Ceritakan Detik-detik Selamat dari Maut
17 Bangunan di Padalarang KBB Terindikasi Melanggar, Warga Sukamaju Sepakat Bongkar Mandiri
Revitalisasi Sekolah di KBB Diduga Dikuasai Suplier Luar Daerah, Kepsek dan Komite Disebut Hanya Jadi “Penonton”

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:18 WIB

Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa

Selasa, 22 September 2026 - 12:01 WIB

Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Selasa, 22 September 2026 - 10:19 WIB

Bangunan Diduga Tutupi Saluran Drainase, Komisi I DPRD KBB Panggil RSIA Kartini Padalarang 

Selasa, 22 September 2026 - 09:55 WIB

Kabar Haru dari Laut Jawa, Faisal Korban Selamat Kapal Virgo Akhirnya Pulang ke Bandung Barat

Selasa, 22 September 2026 - 09:54 WIB

Prajurit Yonif TP 938 Pancasona Raih Podium 1 Pocari Sweat Run 2026 di Bandung

Berita Terbaru