Surat untuk Prabowo pasca unggul Pilpres, Presiden Palestina: selamat Yang Mulia

- Penulis

Kamis, 7 Maret 2024 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | SekitarKita.id,- Pasca unggul di pemilihan presiden 2024. Presiden Palestina Mahmoud Abbas beri ucapan selamat kepada calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto.

Diketahui, ucapan tersebut disampaikan Mahmoud melalui surat yang dikirimkan oleh Kedutaan Palestina di Jakarta tertanggal 25 Februari 2024.

Prabowo mengunggah ulang surat tersebut berserta ucapan terimakasih melalui laman akun X-nya @prabowo pada Kamis (07/03/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebuah kehormatan bagi saya menerima ucapan selamat atas hasil sementara Pemilu dari Presiden Negara Palestina, Yang Mulia Mahmoud Abbas,” kata Prabowo dikutip SekitarKita.id.

“Masyarakat Indonesia selalu bersama Palestina dalam masa tersulitnya dan akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kedamaian dan kemerdekaan sepenuhnya,” sambung Prabowo.

Dalam keterangan surat itu, Mahmoud mengucapkan selamat kepada Prabowo selaku presiden yang dipilih oleh rakyat Indonesia dan mendoakan Prabowo agar sukses ke depannya.

“Kami dengan senang hati menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada Yang Mulia atas kesuksesan meraih kepercayaan saudara-saudara se-Indonesia dan pemenangan pemilu presiden,” tulis Mahmoud dalam surat itu.

Baca Juga:  Trump Terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat, ini kata Prabowo

“Kami berdoa kepada Allah SWT atas kesuksesan dan kesejahteraan Anda dalam menunaikan tugas mulia yang dipercayakan kepada Anda, dan untuk mencapai cita-cita dan tujuan umat Anda,” lanjutnya.

Related Posts

Adapun Mahmoud mengatakan Indonesia dan Palestina terikat oleh hubungan persaudaraan historis yang kuat.

“Dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan Yang Mulia menuju pengembangan lebih lanjut dan meningkatkan jalur kerja sama dan koordinasi di antara kita, sehingga membuka peluang baru,” ujar dia.

Mahmoud juga mengungkapkan bahwa pemerintah Palestina sangat menghargai dukungan Indonesia yang teguh terhadap perjuangan Palestina dan rakyatnya.

“Terimalah harapan terhangat kami untuk kesehatan dan kebahagiaan Anda serta untuk kemajuan dan kemakmuran yang berkelanjutan bagi Indonesia dan masyarakat besarnya,” kata Mahmoud.

Baca Juga:  Prabowo Bicara di APEC CEO Summit 2024: Masa Depan Ekonomi Kawasan Pasifik Cerah



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Akun X @prabowo

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Berita Terbaru