"Terlalu Besar untuk Diabaikan": Bitcoin (BTC) Mendominasi di tahun 2024, Akankah Berlanjut di 2025?

- Penulis

Jumat, 3 Januari 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Terlalu Besar untuk Diabaikan": Bitcoin (BTC) Mendominasi di tahun 2024, Akankah Berlanjut di 2025?

[ad_1]

Tahun 2024 akan dicatat dalam sejarah sebagai momen penting ketika Bitcoin (BTC) resmi bertransformasi menjadi aset yang tak lagi mungkin saja diabaikan. Pencapaian ini tak lepas dari berbagai peristiwa huge, termasuk peluncuran Dana yang Diperdagangkan di Bursa (ETF) Bitcoin spot dan menerapkan strategi BTC oleh sejumlah perusahaan besar, bahkan ketika harganya melampaui ambang psikologis USD $100.000. Tidak hanya itu, Bitcoin juga menjadi isu sentral dalam dinamika politik, dapatkan perhatian yang setara dengan topik-topik besar lainnya dalam pemilihan presiden AS.

Pada awal tahun, tepatnya Januari 2024, keuangan dunia diguncang oleh keputusan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) yang menyetujui peluncuran 11 ETF Bitcoin spot. Langkah ini menjadi titik balik yang signifikan, mengingat sepanjang bertahun-tahun SEC menjual menolak pengajuan serupa dengan alasan kekhawatiran atas manipulasi pasar dan perlindungan investor. Tujuan ini mencerminkan perubahan sikap mendalam dari regulator, yang tidak hanya membuka pintu bagi aliran likuiditas senilai miliaran dolar ke pasar kripto, namun juga memperkuat legitimasi Bitcoin sebagai sebuah kelas aset.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peluncuran ETF ini mencatat kesuksesan luar biasa, bahkan menjadi yang paling berhasil selama sejarah ETF. Dalam waktu singkat, ETF Bitcoin tersebut berhasil mengelola lebih dengan jumlah besar aset dibandingkan ETF emas, mengukuhkan dudukannya di antara instrumen keuangan utama. Dengan dorongan besar dari pasar dan meningkatnya adopsi institusional, Bitcoin pada tahun 2024 telah menjadi simbol perubahan yang tidak hanya mengguncang dunia keuangan tradisional namun juga mempengaruhi politik global secara mendalam.

ETF Bitcoin spot telah membuka pintu lebar bagi masuknya sumber likuiditas baru ke pasar kripto, mengatasi hambatan sebelumnya bagi investor tertentu yang tidak bisa secara langsung mengkonversi modal mereka ke Bitcoin fisik. Sebaliknya, mereka kini mempunyai akses ke produk keuangan yang diatur dengan baik, seperti ETF, yang menawarkan cara mudah dan aman untuk dapatkan eksposur terhadap aset virtual ini. Lebih dari sekedar menyediakan likuiditas, kehadiran ETF Bitcoin juga telah memainkan peran krusial dalam menormalkan Bitcoin sebagai pilihan investasi yang layak.

Baca Juga:  Tidur Nyaman Saat Menstruasi dengan Pembalut Malam

Dana pensiun, rekening pensiun individu, portofolio institusional, dan manajer investasi kini bisa memasukkan Bitcoin ke dalam strategi mereka dengan tingkat kenyamanan dan kemudahan yang sama seperti mereka berinvestasi dalam kelas aset tradisional seperti saham, obligasi, atau reksa dana. ETF ini telah menciptakan jalur baru yang memungkinkan investor institusional untuk mendiversifikasi portofolio mereka, sambil tetap menuruti kerangka peraturan kerja yang ada. Dengan demikian, Bitcoin tidak hanya diterima sebagai kelas aset yang sah namun juga diposisikan untuk menjadi bagian integral dari lanskap investasi global.

Disisi berbeda, penerapan institusional terhadap Bitcoin telah mendapat dorongan signifikan dari langkah berani perusahaan-perusahaan visioner. Salah satu momen penting dalam sejarah Bitcoin pada tahun 2024 adalah keputusan strategi MicroStrategy, perusahaan yang sudah dikenal sebagai pelopor adopsi Bitcoin di kalangan korporasi. MicroStrategy memperkenalkan rencana ambisius untuk mengumpulkan dana sebesar USD $42 miliar dalam tiga tahun, yang akan digunakan untuk memperluas kepemilikan Bitcoin mereka.

Sebagai bagian dari strategi ini, MicroStrategy mengajukan dokumen tambahan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) untuk menerbitkan lebih dengan jumlah besar saham sebagai cara untuk menggalang dana baru. Langkah ini tidak hanya mencerminkan keyakinan kuat perusahaan terhadap potensi jangka panjang Bitcoin, namun juga memperlihatkan inovasi keuangan yang berani. Strategi yang diusung MicroStrategy diprediksi akan menjadi studi kasus yang menarik dalam sejarah keuangan trendy, menggambarkan bagaimana perusahaan bisa memakai alat keuangan tradisional untuk membangun eksposur terhadap aset virtual dalam skala besar. Terinspirasi oleh kepemimpinan MicroStrategy, beberapa perusahaan lain setelahnya pada tahun 2024, termasuk Semler Clinical, Metaplanet, dan lainnya. Bahkan, hanya dalam beberapa hari terakhir, pengajuan baru ke SEC menyampaikan beberapa ETF bitcoin baru di masa yang akan datang. Beberapa perusahaan besar seperti Microsoft dan Amazon sempat diisukan akan mengikuti jejak MicroStrategy ini.

Baca Juga:  BitTime Dan Palapa Umumkan Technique Burn 80% Suplai Token Palapa ($ PLPA) Dalam 2 Tahun

Peluang ini dimanfaatkan oleh beberapa pelaku investasi kripto untuk menawarkan berbagai produk investasi baru dimana BTC menjadi bintangnya. Bitwise mengajukan sesuatu yang disebut ETF “Bitcoin Usual Companies”, yang akan berisi saham perusahaan yang mendatanya bitcoin dalam treasury mereka. Attempt Asset Control, sebuah perusahaan yang keterkaitan erat dengan Vivek Ramaswamy, mengajukan ETF “bitcoin bond”, yang bertujuan untuk menawarkan eksposur pada obligasi konversi MicroStrategy. Pendekatan serupa, REX Stocks Bitcoin Company Treasury Convertible Bond ETF akan berinvestasi dalam obligasi konversi yang diterbitkan oleh perusahaan yang mendatanya bitcoin di neraca mereka. ProShares mengizinkan ETF lindung nilai yang akan “secara strategis memasang posisi lengthy dalam saham atau emas dengan posisi brief pada dolar Amerika Serikat, dilengkapi dengan posisi lengthy dalam Bitcoin melalui kontrak berjangka.”

Kemenangan Trump dan Partai Republik dalam perhelatan pemilu Amerika Serikat November 2024 silam juga memperkuat posisi BTC. Pada pemilihan tersebut rakyat Amerika dihadapkan dengan pilihan mereka yang benar-benar pro kripto dengan mereka yang hanya setengah-setengah memberi dorongan untuk industri kripto. Isu kripto pun menjadi salah satu yang menjadi pertarungan antara para kandidat, sejajar dengan isu lain seperti inflasi, imigrasi dan isu-isu sosial lainnya. Secara terbuka Donald J. Trump memberi dorongan untuk BTC dalam pidato utama yang bersejarah dalam Konferensi Bitcoin di Nashville, Tennessee. Dalam lingkaran Trump juga diisi oleh orang-orang yang terang-terangan menyuarakan dukungan untuk bitcoin, termasuk RFK Jr., Tulsi Gabbard, Don Jr., Vivek Ramaswamy, dan lainnya. Pada situasi yang sama, kongres mulai ikut campur, dengan Senator Amerika Serikat Cynthia Lummis memperjuangkan proposal untuk menjadikan BTC sebagai aset cadangan strategis.

Cadangan aset strategi dari BTC ini akan memposisikan AS sebagai pemimpin global dalam industri kripto. Amerika Serikat akan mendapatkan keuntungan dari BTC sebagai lindung nilai dan aset yang mempunyai signifikansi geopolitik dalam artian memberi dorongan untuk hegemoni Amerika Serikat sebagai adikuasa ekonomi. Wacana ini juga sudah mulai didengung-dengungkan di berbagai belahan dunia lain seolah tidak mau ketinggalan andai suatu saat Amerika Serikat benar-benar menjadikan BTC sebagai aset cadangan strategis.

Baca Juga:  Emas Capai Rekor Tertinggi Baru, sentimen Politik Dorong Lonjakan Xauusd

Pada pertengahan Januari yang akan datang Trump akan dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke 47. Mengacu pada konstelasi politik Amerika Serikat yang semakin terpolarisasi dalam beberapa tahun terakhir, maka Trump akan secepatnya mengeluarkan berbagai Govt Order (XO), semacam Keppres, untuk mengembalikan berbagai kebijakan yang sudah dilakukan presiden Biden sebelumnya. Biden sendiri pernah melakukan hal yang sama ketika hari pertama menjabat sebagai presiden Amerika Serikat tahun 2021 lalu. Tak kurang dari 17 XO dikeluarkan pada hari pertama tersebut. Andai Trump mengambil langkah yang sama, maka kita patut mengharapkan akan terdapat sesuatu yang bombastis yang akan dilakukan Trump terhadap industri kripto di hari pertamanya.

Pergerakan harga Bitcoin dan Aset kripto lainnya, saham amerika serikat, dan emas virtual sementara itu dapat kamu cek di aplikasi Nanovest. Andai kamu menginginkan untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest bisa menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang bisa menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir sebab aset yang Anda miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas dengan begitu terlindungi dari risiko kejahatan dunia maya. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diakui oleh BAPPEBTI, dengan begitu aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin memakai Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Retailer maupun App Retailer Anda.

[ad_2]
Sumber: vritimes



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru