[ad_1]
SekitarKita.id – GPOS, perusahaan teknologi kesehatan di Indonesia, telah mengeluarkan tiga inovasi utama untuk memberi dorongan untuk peningkatan layanan kefarmasian di tanah air. Inovasi ini ditujukan untuk membantu apotek, baik besar maupun kecil, dalam meningkatkan akses terhadap produk kesehatan, efisiensi operasional, dan daya saing di era virtual. Ketiga inovasi tersebut mencakup peluncuran kategori baru untuk produk kecantikan dan perawatan bayi, kemudahan dalam pemesanan penyembuh prekursor melalui fitur SP Virtual, serta perbaikan pada sistem manajemen apotek GPOS Lite.
Inovasi pertama adalah penambahan kategori produk Beauty, Good looks, and Child (CBB) di aplikasi GPOS B2B. Kategori ini bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi terhadap produk kecantikan dan perawatan bayi, yang kini dengan jumlah besar dicari di apotek. Dengan kemudahan akses melalui aplikasi, apotek bisa menyediakan produk paling kekinian untuk menarik lebih dengan jumlah besar konsumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, GPOS menghadirkan fitur SP Virtual yang memungkinkan apotek untuk memesan penyembuh prekursor secara virtual. Melalui aplikasi GPOS ID, apoteker bisa memberikan persetujuan secara on-line, sesuai dengan peraturan BPOM yang berlaku. Fitur ini mempermudah proses pemesanan, meningkatkan efisiensi, dan memberi dorongan untuk transparansi pengelolaan penyembuh di apotek.
Inovasi ketiga adalah peningkatan pada sistem manajemen apotek GPOS Lite. Sistem ini menawarkan fitur manajemen operasional yang lebih fleksibel dan tersambung dengan e-commerce, serta kualitas server yang lebih baik. Dengan fitur ini, apotek bisa mengelola administrasi lebih efektif dan memutuskan bisnis yang lebih akurat. GPOS terus berkomitmen memberi dorongan untuk transformasi virtual di sektor kesehatan untuk menjaga daya saing apotek di Indonesia.
Sumber: VRI TIMES
[ad_2]
Source link








