Vitalik Buterin Sumbangkan Hasil Penjualan MOODENG untuk Amal

- Penulis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

SekitarKita.id – Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, menyumbangkan hasil penjualan token MOODENG untuk rutinitas amal. Melalui penjualan ini, Buterin berhasil mengumpulkan 308,7 ETH, setara dengan sekitar $762.000. Sebagian besar dana tersebut, yakni 260,15 ETH atau sekitar $640.000, disalurkan kepada Kanro, sebuah organisasi yang mengkhususkan diri dalam pengembangan bioteknologi dan penanganan pandemi, terutama di wilayah berpendapatan rendah. Buterin menekankan pentingnya teknologi yang mampu melawan penyakit menular, terutama yang ditularkan melalui udara.

Tetapi, aksi penjualan ini dikarenakan penurunan nilai token MOODENG mencapai 20%, dari $0,10 ke harga yang lebih rendah. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di antara para pemegang token, namun Buterin menegaskan bahwa langkah tersebut semata-mata untuk amal dan ia tidak dapatkan keuntungan pribadi dari penjualan ini. Sebelumnya, ia juga menjual meme coin lain, NEIRO, untuk memberi dukungan pembelaan hukum bagi pengembang Twister Money, sebuah platform privasi transaksi di blockchain Ethereum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain aktivitas amalnya, Buterin juga mengajak komunitas kripto untuk lebih aktif dalam berdonasi. Ia yakin bahwa meme coin dapat memberikan dampak yang lebih besar sekali andai diarahkan untuk membantu rakyat. Buterin mendorong pembentukan Decentralized Independent Group (DAO) yang memungkinkan komunitas kripto terlibat langsung dalam pengambilan keputusan keterkaitan donasi, mendapatkan keuntungan dari potensi besar aset virtual untuk tujuan sosial.

Baca Juga:  Tiga Paslon Unggul di Pilkada Kabupaten Bandung Barat, Ini Dia Hasil Survey Terbarunya

Perusahaan blockchain lain seperti Palapa juga ikut berkontribusi dalam industri ini. Dengan token Palapa (PLPA) yang dibangun di atas blockchain Ethereum dan sudah terdaftar resmi, Palapa berupaya mendorong adopsi teknologi blockchain yang lebih luas di Indonesia, membangun ekosistem virtual yang lebih aman dan transparan.

Sumber: VRI TIMES

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru