Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan teguran keras kepada Wali Kota Cimahi Ngatiyana terkait maraknya dugaan peredaran obat keras jenis tramadol (foto: istimewa)

i

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan teguran keras kepada Wali Kota Cimahi Ngatiyana terkait maraknya dugaan peredaran obat keras jenis tramadol (foto: istimewa)

CIMAHI | SEKITARKITA.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan teguran keras kepada Wali Kota Cimahi Ngatiyana terkait maraknya dugaan peredaran obat keras jenis tramadol yang disebut masih bebas beredar di wilayah Kota Cimahi.

Teguran tersebut disampaikan langsung di hadapan para kepala daerah se-Jawa Barat saat menghadiri Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Monitoring Controlling for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Selasa (4/8/2026).

Dalam forum tersebut, Dedi Mulyadi menyoroti dugaan peredaran tramadol yang disebut-sebut mendapat perlindungan dari oknum yang mengatasnamakan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kondisi itu tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum untuk tidak bertindak.

Ia menilai peredaran obat keras ilegal tersebut sudah meresahkan masyarakat dan harus segera diberantas sebelum menimbulkan korban lebih banyak.

“Gimana ini, banyak tramadol beredar. Ada warga juga yang jadi korban. Banyak LSM, sehingga tidak ada yang berani menindak. Masa Pak Wali yang berlatar belakang TNI tidak berani menindak?” kata Dedi Mulyadi kepada Ngatiyana.

Baca Juga:  Pagelaran budaya sekaligus Pelepasan SDN 02 Jatilawang Kabupaten Tegal
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan teguran keras kepada Wali Kota Cimahi Ngatiyana terkait maraknya dugaan peredaran obat keras jenis tramadol (foto: istimewa)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan teguran keras kepada Wali Kota Cimahi Ngatiyana terkait maraknya dugaan peredaran obat keras jenis tramadol (foto: istimewa)

Menanggapi teguran tersebut, Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan Pemerintah Kota Cimahi saat ini tengah mempersiapkan langkah untuk mengatasi dugaan peredaran obat keras ilegal di wilayahnya.

Related Posts

“Sedang disiapkan untuk mengatasi,” ujar Ngatiyana singkat.

Namun, jawaban itu dinilai belum cukup oleh Dedi Mulyadi. Gubernur Jawa Barat itu kembali meminta agar proses penindakan tidak berlarut-larut dan segera dilakukan secara nyata.

“Jangan terlalu lama. Harus ditindak. Sikat saja, Bapak kan tentara, masa tidak berani,” tegas Dedi.

Pernyataan Dedi Mulyadi menjadi perhatian dalam rapat koordinasi yang dihadiri seluruh kepala daerah di Jawa Barat.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah harus memiliki keberanian dalam memberantas dugaan peredaran obat keras ilegal yang mengancam keselamatan masyarakat.

Baca Juga:  Semarak 1 Muharram 1447 H di Desa Kesuben Tegal, Ratusan Warga Gelar Pawai Ta’aruf

Menurutnya, apabila ditemukan adanya pihak-pihak yang membekingi praktik peredaran tramadol secara ilegal, maka penindakan harus dilakukan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Desakan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar upaya pemberantasan peredaran obat keras ilegal, termasuk tramadol, dilakukan secara cepat, tegas, dan terkoordinasi demi melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan obat-obatan berbahaya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian
Nobar Persib vs Persija di GOR Sangkuriang Cimahi, BOMBER KBB Ajak Bobotoh Ramaikan Semifinal Piala Presiden 2026
Logo HUT RI Ke-81 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”
Jelang Festival Seni Religi Nasional, Pendiri LASQI Watmo Widjoyo Soroti Pembentukan DPD di Bandung Barat
Musda V 2026 Digelar, Edi Rusyandi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD Golkar KBB
Dinamika Musda Golkar KBB Dinilai Wajar, Daniel Mutaqien: Bidik Kemenangan Pileg 2029
Larangan Parkir Liar di Cimahi, Ojol Dukung Penertiban tapi Minta Pemkot Siapkan Ruang Tunggu
Injury Time Musda V Golkar KBB, Edi Rusyandi Jadi Calon Tunggal, Peluang Aklamasi Kian Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:41 WIB

KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Nobar Persib vs Persija di GOR Sangkuriang Cimahi, BOMBER KBB Ajak Bobotoh Ramaikan Semifinal Piala Presiden 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Logo HUT RI Ke-81 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Jelang Festival Seni Religi Nasional, Pendiri LASQI Watmo Widjoyo Soroti Pembentukan DPD di Bandung Barat

Berita Terbaru