Wajah Cantik Wanita Baduy Luar Kini Mulai Terus Eksis di Medsos, Ternyata Ini Perbedaanya dengan Baduy Dalam

- Penulis

Rabu, 1 November 2023 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarti gadis Baduy (Tangkapan layar Youtube @SvF Banten).

i

Sarti gadis Baduy (Tangkapan layar Youtube @SvF Banten).

Gaya Hidup, SekitarKita.id – Orang Kanekes atau Orang Baduy adalah salah satu kelompok etnis Sunda yang tinggal di daerah Gunung Kendeng, Provinsi Banten, Indonesia.

Mereka dikenal dengan gaya hidup yang sangat tradisional dan menjalankan pola hidup yang sangat sederhana, mempertahankan adat dan tradisi kuno mereka.

Orang Kanekes terkenal karena pemeliharaan budaya dan tradisi mereka yang kuat, serta menjaga prinsip-prinsip adat yang melarang interaksi dengan dunia luar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang Kanekes dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu Baduy Dalam, dan Baduy Luar. Baduy Dalam adalah kelompok yang lebih konservatif, dan mereka memiliki aturan yang ketat untuk menjaga pemisahan antara masyarakat mereka dan masyarakat luar.

Baduy Luar memiliki sedikit lebih banyak interaksi dengan dunia luar, tetapi mereka juga mempertahankan banyak tradisi dan adat istiadat Orang Kanekes.

Salah satu ciri khas Orang Kanekes adalah pakaian mereka, yang terbuat dari kain putih yang disebut “serat” dan diikat dengan sabuk.

Mereka juga memiliki sistem pertanian yang berkelanjutan dan hidup dengan prinsip-prinsip kearifan lokal yang sangat dihormati.

Baca Juga:  How Blume Markets and Sells to a Gen Z Target audience

Kehidupan Orang Kanekes sangat unik dan menarik, dan mereka telah menjadi objek studi budaya dan wisata yang populer di Indonesia.

Banyak wisatawan datang untuk mengunjungi daerah Kanekes untuk memahami lebih lanjut tentang budaya dan gaya hidup mereka, meskipun orang Baduy Dalam biasanya tidak mengizinkan orang asing masuk ke wilayah mereka.

Baduy Dalam hingga kini masih mempertahankan adat istiadat warisan leluhurnya. Menolak yang berbau modern.



Berita Terkait

Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Gebrakan BOMBER di HUT KBB ke-19: Siap Resmikan Sekretariat hingga Luncurkan FoodMobiVan 
Pimpin KONI KBB, Tobias Ditantang Bupati Jeje Ritchie Raih Prestasi di Porprov Jabar 2026
Polres Cimahi Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Ribuan Hektare Lahan Jagung Mulai Panen di KBB
Tepis Isu Dua Kubu, Bintang Pamungkas Ajak Kader NasDem KBB Perkuat Konsolidasi
Konsolidasi Diperkuat, NasDem Jabar Targetkan KBB Jadi Lumbung Suara Pemilu 2029
Peran Polri Dorong Produktivitas Petani KBB, Jadi Penggerak Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 13:59 WIB

Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:48 WIB

Gebrakan BOMBER di HUT KBB ke-19: Siap Resmikan Sekretariat hingga Luncurkan FoodMobiVan 

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:58 WIB

Pimpin KONI KBB, Tobias Ditantang Bupati Jeje Ritchie Raih Prestasi di Porprov Jabar 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:39 WIB

Polres Cimahi Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Ribuan Hektare Lahan Jagung Mulai Panen di KBB

Berita Terbaru