Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean panjang kendaraan truk sampah di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Antrean panjang kendaraan truk sampah di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang mulai dirasakan berbagai sektor belum berdampak signifikan terhadap operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Meski demikian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB telah mengajukan langkah antisipasi berupa penambahan anggaran operasional dan kebutuhan armada truk sampah guna menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat juga menyiapkan skema penyesuaian anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026 untuk mengantisipasi potensi lonjakan biaya operasional akibat kenaikan harga BBM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat, Ibrahim Adji, mengatakan hingga saat ini aktivitas pengangkutan sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti masih berjalan normal.

Namun, pihaknya terus melakukan perhitungan kebutuhan tambahan anggaran sebagai langkah mitigasi.

“Belum, paling nanti di perubahan anggaran. Untuk besarannya masih kita hitung,” kata Ibrahim saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, kenaikan harga BBM belum memberikan dampak langsung terhadap pelayanan pengangkutan sampah di seluruh wilayah Bandung Barat.

Baca Juga:  Olah TKP Dua Kerangka Mayat Ibu dan Anak, Polres Cimahi Temukan Bukti Petunjuk

Armada yang dimiliki DLH masih mampu menjalankan tugas pengangkutan sampah secara rutin setiap hari.

Antrean panjang kendaraan truk sampah di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Antrean panjang kendaraan truk sampah di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

Meski begitu, Ibrahim mengaku tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya kelangkaan BBM yang dapat mengganggu operasional armada pengangkut sampah.

Jika kondisi tersebut terjadi, dampaknya dinilai lebih besar dibandingkan sekadar kenaikan harga bahan bakar.

“Sampai saat ini belum terasa. Mudah-mudahan tidak ada kelangkaan BBM,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh armada truk pengangkut sampah milik DLH KBB masih beroperasi penuh untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Adapun, lanjut dia, apabila terdapat kendaraan yang tidak beroperasi sementara waktu, hal tersebut lebih disebabkan oleh faktor teknis dan proses perbaikan kendaraan.

“Pengangkutan sampah masih full beroperasi. Kalau pun ada kendala bukan karena BBM, tetapi karena kendaraan masuk bengkel untuk perbaikan,” tegasnya.

Selain mengajukan tambahan anggaran operasional, DLH Bandung Barat juga tengah memetakan kebutuhan penambahan armada truk pengangkut sampah.

Langkah tersebut, kata Ibrahim, dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus mengantisipasi terus meningkatnya volume sampah yang harus diangkut ke TPA Sarimukti.

Baca Juga:  Warga Karawang Terima PKH dan BPNT dari Kemensos RI

“Pemkab Bandung Barat memastikan sektor pelayanan kebersihan tetap menjadi prioritas di tengah berbagai tantangan, termasuk kenaikan harga BBM,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan pasokan dan harga bahan bakar agar operasional armada pengangkut sampah tidak terganggu.

“Dengan langkah antisipatif ini, kami (DLH KBB) berharap pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan optimal sehingga tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat Bandung Barat,” tandasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan
Dugaan Pemecatan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen: Klarifikasi Kepsek Dinilai Kontradiktif

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru