[ad_1]
Kabar duka tengah menyelimuti negeri ini, Bunda. Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia Hamzah Haz wafat hari ini, Rabu (24/7/24), pada usia 84 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hamzah Haz wafat di kediamannya di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Menurut keterangan anggota keluarga, Hamzah Haz wafat setelah terjatuh saat hendak melaksanakan salat Dhuha.
“Saya baru saja beraktivitas di luar, adik saya langsung telepon dan bilang kalau bapak saya jatuh. Saya bilang, 'Jangan ngapa-ngapain dulu, tunggu saya datang.' Kalau saya perhatikan, mungkin saja bapak saya sedang dalam kondisi bangkit tidur dan mau salat duha,” ujar putra keempat Hamzah, Agus Haz, di kediamannya di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (24/7/2018).
IKLAN
GULIR UNTUK MELANJUTKAN DENGAN KONTEN
Jenazahnya akan dimakamkan di samping makam istrinya.
Jenazah Hamzah Haz akan dimakamkan di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jenazah akan dimakamkan di samping makam istrinya.
“Beliau dimakamkan di samping Masjid Al-Ikhlas, tempat beliau mendirikan masjid ini. Sedangkan Bapak Hamzah Haz dimakamkan di samping makam istrinya,” kata Junaedi Irawan, selaku pengurus yayasan yang didirikan Hamzah Haz.
Menurut Junaedi, jenazah Hamzah Haz akan dimakamkan di Desa Jogjogan, yang merupakan lokasi yayasan yang didirikannya. Makam tersebut merupakan makam keluarga, Bunda.
“Dalam rangka persiapan pemakaman Dr H Hamzah Haz, Insya'Allah “Almarhum akan dimakamkan di Desa Jogjogan, tepatnya di kawasan pendidikan tempat ia mendirikan kampus dan sekolah kejuruan di Cisarua,” katanya.
“Sementara waktu sedang dilakukan penggalian, dan mungkin saja beberapa petugas protokol sudah datang. Saya juga baru dengar kabar kalau sudah dilakukan di sini dan mungkin saja pemakamannya hari ini,” lanjutnya.
Seperti diketahui, Hamzah Haz merupakan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-9 yang menjabat pada tahun 2001-2004. Hamzah Haz menjabat sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Republik Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri.
Sebelum menjadi Wakil Presiden, Hamzah Haz berkarier sebagai guru dan jurnalis surat kabar. Ia kemudian terjun ke dunia politik mencapai terpilih menjadi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 1998-2007.
Jadi, bagaimana karier Hamzah Haz di dunia politik dan kariernya sebelum bergabung dengan partai?
TERUSKAN MEMBACA DI SINI.
Bagi para ibu yang ingin berbagi tentang parenting dan dapatkan cukup banyak hadiah, yuk gabung di komunitas HaiBunda Squad. Daftar dengan klik DI SINI. Tanpa dipungut biaya!
(ank/ank)
[ad_2]
Sumber: haibunda







