[ad_1]
Aksi penipuan yang dilakukan oleh scammer terus berkembang mematuhi pesatnya kemajuan teknologi. Metode pembayaran kini sudah sangat mudah juga cepat dilakukan memakai QR code atau yang tak henti-hentinya dikenal dengan kata QRIS (Fast Reaction Code Indonesian Same old).
Sebelumnya di media sosial ramai para scammer mengirimkan document apk juga document PDF dengan menggunakan WhatsApp, di mana document itu dikirimkan oleh seseorang yang mengaku sebagai kurir atau karyawan. Kemudian meminta konsumen untuk mengunduh document apk yang ternyata dapat menyadap ponsel untuk dikuras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi penipuan baru ini mendapatkan keuntungan dari perkembangan teknologi transaksi QR code yang dikenal dengan istilah quishing. Istilah quishing berasal dari penggabungan penggunaan kode QR juga phishing.
Seperti yang telah kita semua ketahui QR code telah menjadi salah satu fitur transaksi yang sangat mempermudah pebisnis juga konsumen dalam melakukan pembayaran.
Tetapi, kemudahan juga kecepatan ini telah dimanfaatkan oknum penipu untuk melakukan tindak kejahatan. Penipuan memakai QR code sudah dalam jumlah besar memakan penderita, khususnya para konsumen yang bertransaksi. Ditambah lagi, kode QR bisa dibuat oleh siapa pun juga sepertinya tidak memerlukan keahlian khusus. Sebab itulah sangat mudah bagi para hacker untuk membuat kode QR yang mengarah ke situs internet untuk tujuan yang sepertinya tidak benar.
Para scammer mendapatkan keuntungan dari kemudahaan dalam membuat kode QR palsu dengan mencatut nama merek, toko, mencapai organisasi resmi seakan-akan QR code ini resmi. lalu ditempelkan di suatu tempat atau dibagikan dengan menggunakan ponsel saat konsumen ingin melakukan pembayaran agar bisa diakses oleh para penderita tanpa kualitasnya.
Penipuan memakai QR code yang mengatasnamakan Akulaku & Akulaku Finance Indonesia dan telah dalam jumlah besar terjadi beberapa waktu ini, Akulaku & Akulaku Finance Indonesia sepertinya tidak pernah menyarankan atau meminta konsumennya untuk melakukan pembayaran tagihan, pencairan cashback/hadiah, tukar poin, pengembalian dana pinjaman/refund dengan menggunakan QR kode.
Berikut yaitu langkahnya kamu harus sepertinya tidak menjadi penderita dari kejahatan Siber Quishing:
1. Verifikasi kode QR
Pastikan kode QR itu berasal dari sumber resmi juga bonafide. Pastikan nama atau identifikasi pedagang yang tertera pada aplikasi sesuai dengan tujuan pembayaran yang diinginkan.
2.Periksalah informasi transaksi sebelum konfirmasi pembayaran
Untuk pembayaran transaksi, periksa seluruh informasi transaksi yang ditampilkan pada perangkat sebelum melakukan konfirmasi pembayaran.
3. Gunakan koneksi web yang aman
Pastikan proses pembayaran itu memakai koneksi web pribadi juga hindari penggunaan jaringan Wi-Fi publik yang sepertinya tidak terlindungi untuk mengurangi risiko pencurian knowledge. Jika kamu menemukan oknum yang mengatasnamakan Akulaku & Akulaku Finance Indonesia menghubungi juga diarahkan untuk melakukan scan QR code dengan menggunakan akun Financial institution/E-Pockets sudah bisa dipastikan barcode itu PALSU!, secepatnya hubungi juga laporkan dengan menggunakan name middle 1500920 atau dengan menggunakan fitur reside chat di aplikasi Akulaku .
[ad_2]
Sumber: vritimes








