KBB | SEKITARKITA.id – Pasca ledakan tabung gas LPG yang memicu kebakaran di sebuah tempat usaha fried chicken (ayam goreng tepung), jajaran Polsek Padalarang langsung mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi atau police line.
Peristiwa ledakan tabung gas LPG tersebut terjadi di Kampung Sudimampir RT 02/RW 01, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Pemasangan garis polisi dilakukan untuk membatasi akses warga ke lokasi sekaligus memastikan tempat kejadian perkara (TKP) tetap aman selama proses penyelidikan berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan kepolisian, ledakan tabung gas LPG di usaha fried chicken Padalarang tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda.
Kelima korban terdiri dari empat karyawan berinisial KSM (23), AMI (29), RN (30), dan N (52), serta seorang pembeli berinisial R, warga Sukamulya.
“Mereka terdiri dari empat karyawan berinisial KSM (23), AMI (29), RN (30), dan N (52), serta seorang pembeli berinisial R, warga Sukamulya,” kutip laporan Polsek Padalarang, Minggu (23/8/2026).
Beberapa korban mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki. Sementara korban lainnya mengalami luka bakar cukup serius hingga mengenai sekujur tubuh dan wajah.
Informasi dihimpun, petugas kepolisian juga mengamankan satu buah tabung gas LPG 3 kilogram yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut untuk dijadikan barang bukti.
Selain mengamankan barang bukti, polisi melakukan pemeriksaan TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mencari rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti ledakan tabung gas LPG yang memicu kebakaran di tempat usaha fried chicken kawasan Sudimampir, Padalarang.
Sebelumnya, kelima korban sempat mendapatkan penanganan medis di salah satu rumah sakit kawasan Kota Baru Parahyangan.
Tiga korban, yakni AMI, KSM, dan RN, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sementara dua korban lainnya, N dan R, dinyatakan diperbolehkan pulang setelah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Kronologi Ledakan Tabung Gas LPG
Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa bermula ketika salah seorang karyawan mengetahui adanya dugaan kebocoran pada tabung gas LPG.
Regulator tabung kemudian dicabut. Namun, gas diduga masih terus keluar sehingga membuat kondisi di sekitar tempat usaha menjadi panik.
Pedagang sekitar, Bunga (19), yang melihat kejadian tersebut mengatakan kondisi kawasan saat itu cukup ramai oleh kendaraan dan pembeli.
Kepanikan mulai terjadi ketika gas diduga memenuhi area sekitar lapak usaha fried chicken.
Menurut Bunga, karyawan kemudian membawa tabung gas yang diduga bocor ke dalam baskom berisi air. Namun, kebocoran disebut masih terus berlangsung hingga gas menyelimuti area usaha.
Tak lama kemudian, gas yang bocor diduga tersambar sumber api dari tungku hingga memicu ledakan dan kobaran api.
“Langsung dengar suara ledakan, dan lihat api keluar dari samping (gudang). Ada bak air, tabung gas elpiji yang bocor dibawa ke air sama karyawan, tiba-tiba muncul api enggak tahu dari mana,” ujar Bunga.
Bunga mengatakan, sejumlah karyawan langsung menjadi korban setelah ledakan terjadi dan harus dilarikan ke rumah sakit.
“Pas saya lihat, karyawan pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Enggak berani mendekat,” sambungnya.
Sementara itu, warga sekitar bernama Surya (26) mengaku tidak melihat langsung detik-detik ledakan tabung gas di Padalarang.
Namun, ia mendengar suara ledakan keras dari samping ruko yang ditempatinya.
“Persis di samping warung saya. Enggak lihat langsung, cuma pas di belakang saya dengar suara ledakan kencang,” kata Surya.
Penasaran dengan suara tersebut, Surya kemudian bergegas menuju bagian depan ruko. Saat tiba di lokasi, sejumlah warga sudah berkerumun di sekitar tempat kejadian.
“Kebetulan di saya lagi sepi pembeli, lagi makan di ruang belakang. Dengar suara bocor gas dan ledakan, pas ke depan sudah ramai warga ngumpul. Benar ada kejadian ledakan warung chicken di samping ruko saya,” ungkapnya.
Surya menambahkan, sempat terlihat kobaran api di lokasi. Beruntung, api tidak merembet ke bangunan ruko yang berada di sebelahnya.
“Ada api, alhamdulillah enggak besar. Untungnya tidak merembet ke samping ruko. Untuk korban saya enggak tahu, langsung dibawa ke rumah sakit,” terangnya.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan tabung gas LPG dan kebakaran usaha fried chicken di Sudimampir, Padalarang.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : liputan







