KBB | SEKITARKITA.id – Ledakan hebat disertai kebakaran terjadi di sebuah tempat usaha fried chicken (ayam goreng tepung) di Kampung Sudimampir RT 02/RW 01, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Insiden ledakan tabung gas LPG tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar. Mereka terdiri dari empat karyawan berinisial KSM (23), AMI (29), RN (30), dan N (52), serta seorang pembeli berinisial R, warga Kampung Sukamulya, Desa Padalarang.
Catatan redaksi, seluruh korban sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit kawasan Kota Baru Parahyangan, tiga korban yakni AMI, KSM, RN dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut alami luka serius (melepuh). Dua korban lainnya N dan R dinyatakan boleh pulang oleh dokter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa bermula ketika salah seorang karyawan mengetahui adanya dugaan kebocoran pada tabung gas LPG. Regulator tabung kemudian dicabut, namun gas diduga masih terus keluar.
Seorang pedagang sekitar, Bunga (19), yang melihat kejadian tersebut mengatakan kondisi lokasi saat itu cukup ramai oleh kendaraan dan pembeli. Kepanikan pun terjadi ketika gas mulai memenuhi area sekitar lapak.
Menurut Bunga, karyawan kemudian membawa tabung gas yang diduga bocor ke dalam baskom berisi air. Namun, kebocoran disebut masih berlangsung hingga gas menyelimuti area usaha.
Tak lama berselang, gas yang bocor diduga tersambar sumber api dari tungku hingga memicu ledakan dan kobaran api.
“Langsung dengar suara ledakan, dan lihat api keluar dari samping (gudang). Ada bak air, tabung gas elpiji yang bocor dibawa ke air sama karyawan, tiba-tiba muncul api enggak tahu dari mana,” ujar Bunga.
Ia mengatakan, sejumlah karyawan langsung menjadi korban dan harus dilarikan ke rumah sakit.
“Pas saya lihat, karyawan pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Enggak berani mendekat,” sambungnya.
Sementara itu, warga sekitar bernama Surya (26) mengaku tidak melihat langsung detik-detik ledakan. Namun, ia mendengar suara ledakan keras dari samping ruko yang ditempatinya.
“Persis di samping warung saya. Enggak lihat langsung, cuma pas di belakang saya dengar suara ledakan kencang,” kata Surya.
Penasaran dengan suara ledakan tersebut, Surya kemudian bergegas menuju bagian depan ruko. Ia mendapati sejumlah warga sudah berkerumun di sekitar lokasi kejadian.
“Kebetulan di saya lagi sepi pembeli, lagi makan di ruang belakang. Dengar suara bocor gas dan ledakan, pas ke depan sudah ramai warga ngumpul. Benar ada kejadian ledakan warung chicken di samping ruko saya,” ungkapnya.
Surya menambahkan, sempat terlihat kobaran api di lokasi. Beruntung, api tidak merembet ke bangunan ruko yang berada di sebelahnya.
“Ada api, alhamdulillah enggak besar. Untungnya tidak merembet ke samping ruko. Untuk korban saya enggak tahu, langsung dibawa ke rumah sakit,” terangnya.
Ketua RW 01, Aan, membenarkan adanya insiden ledakan dan kebakaran tersebut. Ia menyebut seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.
“Iya benar, sudah dibawa ke RS oleh petugas dan warga sekitar,” katanya.
Ia menambahkan, biaya pengobatan korban disebut ditanggung oleh pemilik usaha. Persoalan tersebut juga telah ditangani secara kekeluargaan.
“Sudah ditangani secara kekeluargaan, sudah dipasang police line,” tandasnya.
Pasca kejadian, jajaran Polsek Padalarang langsung mendatangi lokasi dan memasang garis polisi atau police line.
Langkah tersebut dilakukan untuk membatasi akses warga sekaligus memastikan lokasi tetap aman selama proses penyelidikan.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kelima korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda. Beberapa korban mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki, sementara korban lainnya mengalami luka bakar hingga ke sekujur tubuh dan wajah.
Petugas juga mengamankan satu buah tabung gas LPG 3 kilogram yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut sebagai barang bukti.
Selain mengamankan barang bukti, polisi melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari sejumlah saksi, serta mencari rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi.
Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti ledakan tabung gas LPG yang memicu kebakaran di usaha fried chicken kawasan Sudimampir, Padalarang.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : liputan







