141 KPM Terima Bantuan, Kang Ace: Program PENA Dapat Menurunkan Angka Kemiskinan

- Penulis

Rabu, 15 November 2023 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kang Ace saat menyerahkan bantuan Program PENA tahun anggaran 2023 kepada 141 Keluarga Penerima Mantaat (KPM) di Lembang, Bandung Barat, pada Selasa, 14 November 2023.

i

Kang Ace saat menyerahkan bantuan Program PENA tahun anggaran 2023 kepada 141 Keluarga Penerima Mantaat (KPM) di Lembang, Bandung Barat, pada Selasa, 14 November 2023.

Lembang, SekitarKita.id – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, telah menyerahkan bantuan Program PENA tahun anggaran 2023 untuk 141 Keluarga Penerima Mantaat (KPM) di Lembang, Bandung Barat, pada Selasa, 14 November 2023.

Telah hadir pada acara tersebut, 74 KPM PENA dari Kabupaten Bandung dan 67 KPM dari Kabupaten Bandung Barat, Kang Ace, menyebutkan, dengan program PENA telah banyak memberikan manfaat untuk mengentaskan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kang Ace panggilan akrabnya Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat ini menyampaikan, bahwa program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) telah berkontribusi bagi pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tanah air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan begitu jumlah angka kemiskinan dapat ditanggulangi dan turun dalam beberapa tahun terakhir terutama pasca pandemi Covid-19 lalu.

Hal tersebut disampaikan saat penyaluran program PENA di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Jl. Panorama 1 Kayuambon Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Baca Juga:  Kang Ace: Harus segera Rebut Kembali Kota Bandung, Kader Wajib Menangkan Arfi-Yena

“Alhamdulilah tingkat kemiskinan di Indonesia hari ini sudah mengalami penurunan yang signifikan. Pada saat Copid-19 angka kemiskinan kita mencapai 10,2 persen kini terus menurun menjadi 9,36 persen, sempat turun hinga 2 digit. Paling terendah sepanjang sejarah Indonesia,” kata Kang Ace.

Kang Ace yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat ini menjelaskan, tren penurunan angka kemiskinan menjadi 9,36 persen per Maret 2023 dari sebelumnya 9,57 persen.

Sedangkan pada September 2022 dan pernah menyentuh angka dua digit akibat kondisi krisis pandemi yang menunjukkan bahwa resiliensi perekonomian nasional terus terjaga.

Sedangkan untuk mengalami penurunan angka kemiskinan pada Maret 2023 ini, hal itu sejalan dengan terus menguatnya aktivitas ekonomi, menurunnya jumlah angka pengangguran, dan juga inflasi yang semakin terkendali.

“Salah satunya yang membuat situasi itu adalah hadirnya sejumlah program bantuan sosial seperti Program PENA ini,” kata Kang Ace dihadapan Kepala BBPPKS Bandung, Margo Wiyono, Pokja Penyaluran Bantuan PENA Kemensos RI dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Baca Juga:  Debat Perdana, Gagasan Paslon EDUN Atasi Masalah Sampah dan Lingkungan di KBB

Oleh karena itu menurutnya, Komisi VIII senantiasa terus mengawal dan memberikan perhatian khusus, agar program pemerintah ini bisa berjalan dengan baik juga tepat sasaran.

“Begitu banyak bantuan yang telah diberikan pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan lain-lain. Bahkan kini ada program bantuan dampak El-Nino semua itu dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kang Ace.

Sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) warga telah mendapatkan hak program iuran BPJS juga Subsidi bantuan listrik. “Ini semua bisa dirasakan karena bantuan pemerintah pusat yang digodok di DPR RI khususnya di Komisi VIII,” ujarnya.

“Langkah-langkah dari kami untuk mengentaskan kemiskinan dan memperkuat berbagai kebijakan peningkatan kesejahteraan masyarakat tersebut, tentu saja sangat berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan selama ini,” sambungnya.

Kang Ace berharap kedepan yang menerima program-program bantuan itu bisa lebih berdaya dan dapat mandiri setelah diberikan bantuan yang berorientasi pada penguatan kafasitas ekonomi masyarakat.

Program PENA, ini merupakan cara pemerintah agar ekonomi tumbuh di tingkat grassroots (akar rumput) lebih baik. Sehingga produktivitas bangsa selalu tetap terjaga.

Baca Juga:  Kang Ace Sebut Akan Hapus Nama Penerima PKH Jika Anggarannya Digunakan untuk Gadaikan Bank Emok, Begini Katanya

Kang Ace mengingatkan agar para KPM PENA dapat memanfaatkan bantuan itu dengan sebaik-baiknya. Yaitu hanya khusus digunakan untuk pengembangan usaha sesuai peruntukannya.

“Saya minta betul bantuan itu digunakan sesuai dengan peruntukannya. Tidak digunakan untuk keperluan lain untuk beli kuota misalnya,” pesan Kang Ace.

Kang Ace menambahkan, KPM PENA harus melahirkan pengusaha yang berdaya kuat mental karena itu mereka disebut pahlawan.

“Kenapa pahlawan, karena mereka bekerja dengan tak kenal lelah membantu masyarakat lainnya agar ekonomi semakin tumbuh. Sehingga keluar dari masalah kemiskinan,” tandasnya.***



Berita Terkait

Dedi Mulyadi Sidak Pabrik Kapur di Cipatat Bandung Barat, Temukan Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Hak Buruh
Proyek 1.000 Rumah Subsidi Ariandra Cityville Disorot DPRD KBB, Izin PBG Belum Terbit dan Sengketa Lahan Belum Tuntas
Aksi Protes Warga! Proyek Galian Diduga Ilegal di Jayamekar Padalarang Ditutup Paksa
Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa
Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola
Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah
Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan
Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 09:04 WIB

Dedi Mulyadi Sidak Pabrik Kapur di Cipatat Bandung Barat, Temukan Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Hak Buruh

Senin, 13 Juli 2026 - 08:33 WIB

Proyek 1.000 Rumah Subsidi Ariandra Cityville Disorot DPRD KBB, Izin PBG Belum Terbit dan Sengketa Lahan Belum Tuntas

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:31 WIB

Aksi Protes Warga! Proyek Galian Diduga Ilegal di Jayamekar Padalarang Ditutup Paksa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:11 WIB

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:12 WIB

Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola

Berita Terbaru