Kang Ace: Harus segera Rebut Kembali Kota Bandung, Kader Wajib Menangkan Arfi-Yena

- Penulis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Politik, SekitarKita.id – Ketua DPD Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily membakar semangat kader untuk merebut kembali Kota Bandung.

Dalam orasinya Kang Ace sapaan akrab Tungus Ace Hasan Syadzily menyatakan, Pasangan Calon Walikota-Calon Wakil Wali Kota (Cawalkot-Cawawalkot) Bandung Arfi Rafnialdi-Yena Iskandar Ma’soem harus segera menang di Pilkada Kota Bandung 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seruan itu diungkapkan Kag Ace saat memimpin tasyakuran dan rapat konsolidasi Pilkada Kota Bandung di Lodge Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Minggu, 13 Oktober 2024.

Kang Ace membakar semangat kader Golkar (Istimewa).

“Kota Bandung harus segera kita rebut kembali. Kenapa, sebab dulu pernah dipegang oleh kader Partai Golkar. Kang Dada Rosada, kader Partai Golkar,” tutur Kang Ace.

“Setelah itu, Kota Bandung dipegang oleh kader partai lain. Sekarang saatnya, Partai Golkar kembali memimpin di Kota Bandung,” lanjutnya.

Related Posts

Hadir dalam acara itu, fungsionaris DPP Partai Golkar Nurul Arifin, Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar sekaligus Ketua DPRD Jabar MQ Iswara, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung sekaligus Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Sanjaya.

Baca Juga:  Para Calon KIM Ungguli Pilkada 2024, Pengamat: Arah Positif Keselarasan Pusat dan Daerah

Kemudian, Bendahara Umum DPD Partai Golkar Jabar Metty Triantika sekaligus Ketua DPRD Cianjur. Hadir pula para anggota Fraksi Partai Golkar dan para ketua Pengurus Kecamatan (PK) dan Pengurus Kelurahan (PL) Partai Golkar.

Kang Ace menyatakan, seluruh kader harus segera berjuang dan memberi dukungan penuh Cawalkot Bandung Arfi Rafnialdi. Arfi merupakan salah satu sahabat dari kader Partai Golkar, Ridwan Kamil yang pernah menjadi Wali Kota Bandung dan Gubernur Jabar. Tapi Ridwan Kamil maju di Pilkada Jakarta 2024 sebab penugasan partai ya tidak apa-apa.

semangat kader Golkar (Istimewa).semangat kader Golkar (Istimewa).

“Dari segi kompetensi, kemampuan, kapasitas, Kang Arfi sudah seharusnya tidak di tempat belakang layar. Tapi harus segera tampil ke depan menjadi Wali Kota Bandung,” kata Kang Ace.

Kemudian, ujar Kang Ace, telah mengenal baik Yena Iskandar Ma’soem sebab pernah satu daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Kontribusi keluarga Ma’soem luar biasa.

“Yena Ma’soem dari segi pendidikan, bisnis, dan berbagai rutinitas sosial tentu berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat di Kota Bandung. Teh Yena sekarang diusung oleh Partai Golkar dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI),” tuturnya.

Baca Juga:  Satu Dekade JCI Badung Bali: Pemimpin Muda, Masa Depan Cerah

Kang Ace menyampaikan, tak ada jalan lain bagi Partai Golkar dan PSI, mulai sekarang sudah membentuk tim hingga ke tingkat TPS. Tim tersebut bekerja door to door marketing campaign (kampanye dari rumah ke rumah). Partai Golkar dan PSI harus segera menguasai 3.676 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kota Bandung.

Menurut Kang Ace, kerja-kerja politik seperti ini harus segera dilakukan. Karena, Arfi dan Yena, hanya mempunyai satu tubuh. Sebab itu, harus segera ada Arfi-Arfi lain untuk mendekati masyarakat pemilih. Tugas itu hanya dapat diwakili oleh kader-kader Partai Golkar dan PSI berbasis TPS. Hanya dengan cara itu Arfi-Yena dapat menang di Pilkada Kota Bandung 2024.

[ad_2]

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
Musda V 2026 Digelar, Edi Rusyandi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD Golkar KBB
Dinamika Musda Golkar KBB Dinilai Wajar, Daniel Mutaqien: Bidik Kemenangan Pileg 2029
Injury Time Musda V Golkar KBB, Edi Rusyandi Jadi Calon Tunggal, Peluang Aklamasi Kian Terbuka
Jelang Musda V Golkar Bandung Barat, Edi Rusyandi Klaim Didukung 16 PK, Peluang Aklamasi Menguat

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:07 WIB

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Musda V 2026 Digelar, Edi Rusyandi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD Golkar KBB

Berita Terbaru