[ad_1]
Kehidupan di usia pertengahan 20-an dipenuhi oleh karier baru, pindah rumah, memulai petualangan baru, menjalin pertemanan baru, dan berkencan tenang. Seiring dengan perkembangan Anda sepanjang masa dewasa, standar kencan Anda pun juga demikian. Beberapa kualitas yang Anda anggap penting untuk dimiliki oleh orang penting pada ketika itu adalah kebalikan dari apa yang Anda cari sementara itu.
Berikut 6 hal paling tidak penting yang harus segera Anda cari dalam diri pasangan, menurut psikologi:
1. 10 sempurna
Marcelo Chagas | Pexels
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada usia 25, ketampanan mungkin saja menjadi faktor penentu apakah Anda terus berkencan dengan seseorang atau tidak. Anda bahkan mungkin saja memberi penghargaan kepada seseorang sebab tidak mempunyai warna mata pilihan Anda. Andai Anda tidak lagi lihat ini sebagai alasan yang tepat untuk tidak berkencan dengan seseorang, Anda sedang menuju ke arah kedewasaan yang tepat.
Ingat fakta bahwa meski demikian ketertarikan fisik memainkan peran penting dalam setiap hubungan, ketertarikan emosional akan membuat Anda semakin menginginkan pasangan Anda. Ketampanan mungkin saja membuat Anda tertarik pada seseorang, namun integritas, kejujuran, kebaikan, dan humor membuat Anda tetap bersamanya. Ketertarikan fisik mungkin saja awalnya menarik fokus perhatian, namun karakter adalah perekat kesuksesan hubungan Anda.
Studi observasi secara konsisten memperlihatkan bahwa meski demikian penampilan fisik mungkin saja berperan dalam ketertarikan awal, faktor-faktor seperti kepribadian, kebaikan, kecerdasan, dan nilai-nilai bersama tak henti-hentinya kali dianggap lebih penting untuk kepuasan hubungan jangka panjang, memperlihatkan bahwa penampilan fisik bukanlah faktor penentu utama dalam hubungan. untuk memilih pasangan. Dengan jumlah besar observasi memperlihatkan orang mengutamakan sifat non-fisik ketika untuk memilih pasangan, menurut observasi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Evolutionary Mental Science.
2. Belum pernah menikah
studio kapasbro | Pexels
“Saat masih muda, seseorang yang bercerai dapat terlihat seperti pecundang. Tetapi dia mungkin saja telah belajar sejumlah besar hal berharga dan dapat menjadi pasangan yang lebih baik sebab perceraian tersebut,” tutur Tina B. Tessina, PhD, psikoterapis dan penulis dari Panduan Dr. Romance untuk Berkencan di Era Virtual.
Anda dengan cepat meninggalkan pemikiran untuk berkencan dengan seorang janda cerai pada usia 25 tahun, tetapi kini saatnya mengambil pandangan yang lebih realistis. Kebiasaan banyak orang yang telah bercerai berusaha menjadikan hubungan baru mereka lebih bermakna untuk menghindari masalah yang sama seperti yang mereka alami dalam pernikahan sebelumnya.
Observasi yang diterbitkan pada tahun 2017 tentang berkencan setelah perceraian menemukan bahwa hubungan baru bisa bermanfaat dan membantu orang menyesuaikan diri, tetapi penting untuk luangkan waktu dan siap secara emosional.
3. Mempunyai minat yang sama persis
studio kapasbro | Pexels
Apakah saya menganggap berbagi minat dengan orang penting Anda sebagai hal yang tidak penting? Tentu saja tidak. Nilai dan ethical adalah komponen yang harus segera selaras dengan pasangan Anda, berapa pun usia Anda.
Tetapi, seiring bertambahnya usia, kedewasaan akan datang, dan menerima perbedaan harus segera mencerminkan kedewasaan tersebut. Mempunyai minat yang berbeda bisa menciptakan hubungan yang seimbang dan sehat. Penulis kencan dan hubungan Lori Bizzoco mengajukan pertanyaan penting: “Bagaimana Anda tumbuh sebagai pribadi andai Anda untuk memilih pasangan yang menyukai semua yang Anda lakukan?”
4. Karier yang mengesankan
Ketut Subiyanto | Pexels
Mencari tau pria atau wanita yang mengejar karir yang mengesankan (andaikan, dokter, pengacara, CEO bisnis, dll.) mungkin saja merupakan hal yang trendi untuk dilakukan di perguruan tinggi atau saat menggoda pria di bar pada usia pertengahan 20-an, namun Anda sudah melakukannya. hentikan taktik itu seiring bertambahnya usia. Dalam hal menemukan seseorang dengan pekerjaan yang “menarik”, “sepanjang kekasih Anda mampu membayar tagihannya, jauh lebih penting baginya untuk mempunyai pekerjaan yang bermakna daripada mempunyai salah satu pekerjaan yang mengesankan,” tutur Tessina.
Selain itu, seseorang dengan pekerjaan yang tidak terlalu menuntut mungkin saja mempunyai lebih sejumlah besar waktu dan energi untuk berinvestasi dalam hubungan Anda. Sebuah observasi di Cambridge pada tahun 2009 menemukan bahwa kesehatan psychological pria di Inggris lebih terkena dampak buruk dari ketidakamanan kerja dibandingkan wanita, meski demikian kami untuk memilih untuk tidak mengakuinya. “Meski demikian terdapat lebih sejumlah besar kesempatan kerja yang setara bagi laki-laki dan perempuan sepanjang beberapa dekade,” tutur Dr. Brendan Burchell, “laki-laki masih mempertahankan kepercayaan tradisional bahwa maskulinitas mereka terancam andai pekerjaan mereka terancam.” Maka tidak mengherankan andai laki-laki juga melaporkan tingkat penurunan keinginan yang lebih tinggi sebab ketidakamanan kerja dibandingkan perempuan.
5. Kekayaan yang besar
Produksi SHVETS | Pexels
Pada titik tertentu, setiap anak muda memiliki impian untuk menemukan seseorang yang secara finansial bisa memberi dukungan kebutuhannya. Syukurlah, kekhawatiran ini telah berkurang. “Di dunia yang terobsesi dengan benda-benda materi, kaum muda yang punya uang, yang mampu membayar cek, bisa memenuhi kebutuhannya” tutur Bizzoco.
Daripada ingin bersama seseorang yang dapat memberi dukungan obsesi sepatu Anda, sebaiknya Anda sekarang ingin sekali menemukan seseorang dengan pendekatan yang sama dalam membelanjakan dan menghemat uang.
6. Berpendidikan tinggi dengan berbagai gelar
Hanya menari | stok foto
Individu yang termotivasi dan terdidik menarik di setiap tahapan kehidupan. Tapi Anda tidak lagi mencari tau seseorang dengan gelar yang berlebihan seperti yang mungkin saja Anda miliki di usia 25 tahun.
Menjalin hubungan dengan seseorang yang tidak mengenyam pendidikan di Harvard atau Yale bukan berarti Anda sudah puas. Itu berarti Anda menyadari bahwa telah ada lebih sejumlah besar cara untuk belajar daripada pendidikan tinggi.
Beralih dari berkencan “keinginan” ke “kebutuhan” dalam suatu hubungan, seiring bertambahnya usia, memberi Anda kemungkinan terbaik untuk menemukan hubungan nyata. Menambahkan lebih sejumlah besar pengalaman hidup (dan mengevaluasi pengalaman tersebut) bisa membawa Anda ke jalur kesuksesan berkencan yang benar. Jujurlah tentang apa yang membuat Anda bahagia dan memberikan kesempatan kepada orang-orang yang tidak memenuhi 100 persen daftar periksa Anda akan memaksimalkan peluang Anda untuk bertemu orang yang tepat.
Meski demikian prospek ekonomi yang baik bagi laki-laki telah lama dikaitkan secara positif dengan pernikahan, tetapi hubungan positif antara pendidikan perempuan dan pernikahan baru terjadi. Ada sejumlah besar ketertarikan, dan tentu saja, terhadap perubahan sifat hubungan antara pendidikan dan pernikahan.
Sebaliknya, kami menemukan bahwa perguruan tinggi berdampak negatif terhadap peluang pernikahan bagi pria dan wanita yang kurang sangat beruntung. Hasil observasi kami memberi dukungan hipotesis alternatif yang memberikan bobot lebih besar sekali pada faktor sosial dan tradisi yang mempengaruhi penjodohan di pasar pernikahan. Meski demikian terjadi penurunan, penyortiran berbasis deskriptif telah lama berperan dalam mencocokkan pria dan wanita di pasar pernikahan, menurut sebuah observasi pada tahun 2013.
Stefanie Safran telah berkecimpung dalam industri perjodohan sepanjang lebih dari lima belas tahun. Sebagai pencari jodoh dan pelatih kencan, dia berkomitmen membantu para kencan sampai pendekatan yang jujur dan etis.
[ad_2]
Sumber: yourtango








