Libur panjang Kenaikan Isa Almasih, Jalan Raya Lembang sepi wisatawan

- Penulis

Sabtu, 11 Mei 2024 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Momentum libur panjang Kenaikan Isa Almasih di kawasan Jalan Raya Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KB terpantau sepi dari wisatawan.

Terpantau dari sejak Kamis (9/05) hingga Sabtu (11/05/2024) di Simpang Beatrix tak ada penumpukan kendaraan yang signifikan di ruas jalan Raya Lembang, baik dari arah Lembang menuju Bandung maupun arah sebaliknya.

KBO Sat Lantas Polres Cimahi, Iptu Dede Sumpena mengatakan, sejumlah bus pariwisata dari berbagai daerah di luar Bandung Raya hilir mudik, namun tak sampai menyebabkan kepadatan. Volume kendaraan masih sama seperti hari libur akhir pekan biasanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini situasi lalin Lembang di hari libur panjang Kenaikan Isa Almasih, volume kendaraan belum ada kenaikan signifikan. Kami masih melakukan pengaturan lalin secara manual,” kata Iptu Dede kepada wartawan, dirilis Sabtu sore.

Dede menyebut wisatawan kemungkinan baru berdatangan ke Lembang pada hari Sabtu hingga Minggu (12/5/2024). Meskipun libur telah berlangsung sejak hari Kamis.

Baca Juga:  Kronologi Reno dan Farhan, Demonstran Hilang Ditemukan Tinggal Kerangka 2 Bulan Setelah Demo Jakarta

“Peningkatan diprediksi terjadi hari Sabtu-Minggu besok, karena mungkin masih banyak yang beribadah ke gereja,” ujar Dede.

Dijelaskannya,  pihaknya sudah menyiapkan sejumlah rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan situasional, hal ini guna untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan wisatawan di ruas Jalan Raya Lembang.

“Seperti biasa, kalau terjadi penumpukan kendaraan kita akan terapkan rekayasa arus lalu lintas dengan cb oneway sepenggal,” ujarnya.

“Wisatawan kita imbau berhati-hati jika hendak menuju Lembang dan menuju Bandung melewati jalur alternatif Punclut, Subang, maupun Kolonel Masturi,” kata Dede menandaskan.

 



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id

Berita Terkait

Aksi Protes Warga! Proyek Galian Diduga Ilegal di Jayamekar Padalarang Ditutup Paksa
Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa
Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola
Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah
Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan
Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin
Lindungi Aset Keluarga, Kepala BPN KBB: Sertipikat PTSL adalah Investasi, Jangan Mudah Dilepas
Lawatan ke Padalarang, Dede Yusuf Minta Pemda Evaluasi Rekrutmen PPPK, Jangan Bebani Keuangan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:31 WIB

Aksi Protes Warga! Proyek Galian Diduga Ilegal di Jayamekar Padalarang Ditutup Paksa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:11 WIB

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:12 WIB

Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:08 WIB

Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:46 WIB

Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan

Berita Terbaru