Jelang Pilkada 2024, KPU Bandung Barat desak Pemda lunasi dana hibah Rp31 miliar 

- Penulis

Minggu, 19 Mei 2024 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman (foto; dok. SekitarKita.id)

i

ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman (foto; dok. SekitarKita.id)

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) melunasi sisa dana hibah senilai Rp31 miliar.

Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan, upaya desakan itu dilakukan dengan cara mengajukan surat permohonan sisa anggaran Pilkada kepada Pemda Bandung Barat baru-baru ini.

“Kemarin satu minggu yang lalu saya sudah menandatangani pengajuan hibah yang masih tersisa sebanyak 60 persen atau Rp 31 miliar,” kata Ripqi kepada wartawan usai seleksi calon anggota PPS di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Sabtu, (18/5) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah tahapan memasuki pilkada sudah berjalan, oleh karenanya, pihaknya berharap proses sisa hibah dari Pemda Bandung Barat dapat segera diterima KPU KBB.

ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman (foto; dok. SekitarKita.id)
ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman (foto; dok. SekitarKita.id)

Salah satunya, kata Ripqi, KPU KBB akan segera melaksanakan launching Pilkada 2024 khususnya di Bandung Barat termasuk memperkenalkan maskot dan jingle.

“Banyak yang akan kita sampaikan, artinya ketika launching itu sudah dilaksanakan. Maka tahapan Pemilu akan semakin padat dan membutuhkan anggaran,” kata dia.

Baca Juga:  Momen Idul Fitri 2025, Kunjungan Warga Binaan di Lapas II A Cikarang Meningkat 

Adapun total besaran keseluruhan dana hibah pada perhelatan pesta demokrasi mendatang dari Pemda Bandung Barat senilai Rp51 miliar, namun begitu, KPU KBB baru menerima sebesar Rp20 miliar.

“Kita (KPU KBB) baru terima diangka Rp20 miliar, jadi sisanya Rp31 miliar,” tuturnya.

Diketahui, pada bulan Juni 2024, kata Ripqi, KPU KBB akan melaksanakan tahapan pemutakhiran data, perekrutan Pantarlih dan proses pencocokan dan penelitian (coklit). Pihaknya khawatir dengan keterlambatan pencairan sisa hibah tersebut akan menganggu kegiatan KPU.

 “Semua kegiatan-kegiatan pokok pemutakhiran data membutuhkan anggaran. Intinya, kita berharap minggu-minggu ini sisa tersebut bisa diterima sesuai dengan apa yang disampaikan oleh PJ Bupati Bandung Barat, kami berharap sisanya tidak lewat dari bulan Juni 2024,” tandasnya.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya
Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu
Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:25 WIB

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Senin, 14 September 2026 - 13:57 WIB

Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 

Berita Terbaru