[ad_1]
Dengan 60+ wilayah yang diumumkan, lebih sejumlah besar dari penyedia cloud lainnya, Azure menghadirkan Azure Useful resource Supervisor, komponen utama platform Azure Microsoft yang berfungsi sebagai lapisan manajemen. Fitur ini memungkinkan Anda memperbarui, membuat, dan menghapus sumber daya dari akun Azure. Anda juga bisa memakai fitur manajemen tertentu seperti tag, kontrol akses, dan kunci untuk mengendalikan dan mengamankan sumber daya Anda pasca-penyebaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
ARM menggabungkan sumber daya ke dalam kontainer yang menyatukan aset Anda. Anda juga bisa memakai ARM untuk menyebarkan aset dari berbagai layanan penyedia sumber daya Azure, termasuk komputer Microsoft dan penyimpanan Microsoft.
Apa itu Azure Useful resource Supervisor?
Azure Useful resource Supervisor adalah layanan untuk menyebarkan dan mengelola sumber daya memakai infrastruktur sebagai paradigma kode. Layanan ini memungkinkan Anda untuk mengubah, menyediakan, dan menghapus sumber daya melalui berbagai fitur.
Beberapa istilah standar Azure ARM yang harus segera Anda pahami saat memakai ARM adalah sebagai berikut:
1. Sumber Daya:
Ini adalah aset yang bisa dikelola. Aset mencakup jaringan digital, mesin, aplikasi internet, foundation records, dan akun penyimpanan. Sumber daya juga bisa mencakup langganan, grup manajemen, grup sumber daya, atau tag.
2. Kelompok Sumber Daya:
Grup sumber daya adalah wadah yang mengelompokkan sumber daya yang saling keterkaitan. Di Azure, grup sumber daya memungkinkan Anda mengelola berbagai sumber daya secara keseluruhan.
3. Penyedia Sumber Daya:
Penyedia sumber daya adalah serangkaian operasi REST yang memungkinkan fungsionalitas layanan Azure tertentu. Ini adalah satu-satunya layanan di Azure tempat Anda bisa membuat sumber daya. Contohnya termasuk Microsoft Compute untuk mesin digital dan Microsoft Garage untuk akun penyimpanan.
4. Template Pengelola Sumber Daya:
Record JSON yang menyelesaikan infrastruktur dan konfigurasi untuk proyek Anda. Record menyelesaikan bagaimana sumber daya harus segera disebarkan ke langganan, grup, atau penyewa.
5. Sintaksis Deklaratif:
Sintaksis deklaratif digunakan untuk templat manajemen sumber daya. Sintaksis ini memungkinkan pengguna untuk menyelesaikan bagaimana sumber daya harus segera ditangani tanpa harus segera mengetahui perintah pemrograman.
Apa itu Constant Control Layer?
Saat Anda meneruskan permintaan melalui alat, API, atau SDK Azure dan pengelola sumber daya menerimanya, pengelola sumber daya akan mengotorisasi dan mengautentikasi permintaan tersebut sebelum mengirimkannya ke layanan Azure. Sebab setiap permintaan ditangani melalui API yang sama, Anda akan lihat kemampuan dan hasil yang konstan di semua alat yang berbeda.
Cara konsisten di mana Azure menangani permintaan yang dikirim melalui salah satu alat, API, atau SDK-nya disebut sebagai Lapisan Manajemen Konsisten.
Baca Juga: Educational Microsoft Azure untuk Pemula
Manfaat Memakai Useful resource Supervisor
Azure Useful resource Supervisor menawarkan berbagai keuntungan dalam hal penerapan dan pengelolaan sumber daya. Manfaat-manfaat tersebut adalah sebagai berikut:
1. Keamanan
ARM memungkinkan Anda memakai berbagai fitur keamanan serta keselamatan dengan sumber daya Anda, seperti autentikasi OAuth dan kontrol akses berbasis peran. ARM menawarkan kontrol terperinci atas sumber daya dan memungkinkan Anda membatasi siapa yang bisa mengubah beban kerja tertentu. Ini juga meliputi kemampuan untuk mengunci sumber daya agar tidak dihapus atau diubah.
Selain itu, semua peristiwa dalam ARM dicatat bersama pengguna peristiwa dan perubahan. Hal ini membantu manajemen audit sebagaimana diperlukan dan memastikan bahwa manajemen lingkungan Anda selaras dengan standar kepatuhan.
2. Manajemen Terpusat
ARM memungkinkan Anda mengelola sumber daya dari dasbor terpusat. ARM juga memungkinkan Anda mengintegrasikan beberapa sumber daya Azure, termasuk layanan dari pasar Microsoft Azure dan aplikasi pihak ketiga.
Sentralisasi ini juga memastikan bahwa sumber daya dikelola secara konsisten. Sentralisasi ini juga meningkatkan visibilitas ke dalam konfigurasi sumber daya Anda, dengan begitu memungkinkan pengelolaan yang konsisten di berbagai alat.
3. Template
Template ARM memungkinkan Anda menyebarkan dan menyelesaikan beberapa sumber daya Azure yang Anda perlukan agar konsisten dan jelas. Template ini memungkinkan Anda menyelesaikan element sumber daya seperti lokasi, nama, pengaturan keamanan, zona ketersediaan, dan jaringan. Setelah menyelesaikan, Anda bisa mendapatkan manfaat dari template Azure untuk menyebarkan sumber daya yang identik berulang kali, sebagaimana diperlukan untuk aplikasi terdistribusi, pengembangan, atau pengujian.
Template ARM bisa disesuaikan, dimodifikasi, atau dibuat melalui Visible Studio, Visible Studio Code, atau Portal Azure. Anda bahkan bisa sepenuhnya mengotomatiskan penerapan template ARM, dengan begitu tidak perlu lagi melakukan konfigurasi guide. Selain itu, andai Anda memakai alat pihak ketiga, Anda bisa dengan mudah memakai template ARM pada solusi Azure Market.
Apa itu Templat Azure Useful resource Supervisor?
Templat pengelola sumber daya Azure atau document JSON menyelesaikan konfigurasi dan infrastruktur proyek Anda. Templat memakai sintaksis deklaratif, dengan begitu Anda bisa menyelesaikan apa yang ingin Anda terapkan tanpa menulis beberapa perintah yang menyelesaikan cara penerapannya. Templat juga menyelesaikan sumber daya yang akan diterapkan dan propertinya.
Template ini akan digunakan untuk penerapan hanya setelah divalidasi oleh pengelola sumber daya. Hal ini mengurangi terjadinya kegagalan penerapan dalam perjalanan jalan.
Templat ini terdiri dari bagian-bagian berikut:
- Parameter: Parameter memungkinkan Anda memakai satu templat di beberapa lingkungan sepanjang penerapan.
- Fungsi yang ditentukan pengguna: Ini akan memungkinkan Anda menyelesaikan elemen khusus untuk penyederhanaan templat.
- Variabel: Nilai-nilai ini bisa digunakan kembali dalam beberapa templat dan mendapatkan manfaat dari nilai dari parameter.
- Sumber Daya: Ini menyelesaikan sumber daya Azure yang akan digunakan.
- Keluaran: Nilai-nilai ini bisa dikembalikan setelah penerapan dan terus menerus digunakan untuk berbagi informasi penting atau untuk penerapan berikutnya.
Bacaan yang Direkomendasikan: Layanan Cloud Azure dan Pentingnya
Praktik Terbaik Template ARM
Saat membuat templat ARM, Anda harus segera mempertimbangkan beberapa praktik terbaik. Praktik ini membuat manajemen menjadi efisien dan memastikan Anda bisa menyelesaikan sumber daya dengan mudah.
1. Batasan Template
Azure memberlakukan batasan ukuran tertentu pada templat ARM: ukuran templat maksimum 4 MB dan ukuran document parameter maksimum 64 KB. Batasan ini meliputi semua sumber daya, variabel, definisi, dan parameter yang disarangkan. Melebihi batas ini bisa dikarenakan kegagalan penerapan.
Selain itu, Anda juga harus segera mempertimbangkan beberapa batasan ketat untuk templat. Batasan ini membatasi Anda:
- 64 nilai keluaran
- 24.576 karakter dalam ekspresi templat
- 256 variabel
- 800 sumber daya
- 256 parameter
2. Kelompok Sumber Daya
Setiap grup sumber daya yang Anda buat mendatanya meta-data tentang sumber daya yang dikandungnya. Meta-data ini disimpan di lokasi yang sama dengan grup Anda. Ini berarti bahwa andai suatu wilayah menjadi tidak bisa diakses, Anda akan mampu mengelola sumber daya dalam grup tersebut setelah akses dipulihkan.
Andai Anda ingin membuat failover grup sumber daya, pastikan untuk mendatanya salinan meta-data Anda di wilayah failover. Ini memungkinkan Anda untuk tetap memegang kendali bahkan saat grup asli Anda tidak bisa diakses.
3. Pertimbangkan YAML
JSON adalah layout untuk templat ARM. Layout ini cocok untuk templat sederhana, namun seiring meningkatnya kompleksitas penyebaran dan jumlah sumber daya, templat ini mungkin saja kehilangan keterbacaannya bagi manusia.
Meski demikian Anda tidak bisa mengedit layout ini, Anda bisa membuat templat dalam YAML dan mengonversinya ke JSON memakai alat konversi sebelum penerapan. YAML meningkatkan keterbacaan templat dan memungkinkan Anda mengomentari mengapa dan bagaimana Anda mendefinisikan sumber daya. Akan sangat membantu andai anggota tim yang berbeda bisa bekerja untuk mendefinisikan templat.
4. Hindari Menghubungkan Template Andai Tidak Diperlukan
Template tertaut adalah fitur yang memungkinkan Anda mendiversifikasi sumber daya ke dalam template tertentu. Nantinya, template ini ditautkan bersama dan berhak atas satu sumber penyebaran.
Penghubungan ini luar biasa, kecuali bahwa ia memerlukan templat agar bisa diakses publik, atau alur kerja penyebaran Anda harus segera bisa diakses. Anda bisa menawarkan akses ini nanti dengan token SAS, namun hal ini tetap menimbulkan beberapa kerentanan pada sistem Anda.
Selain itu, andai Anda memakai templat tautan, Anda bisa memakai objek parameter atau URI. Anda tidak bisa menggabungkan layout, yang membatasi kemampuan Anda untuk mengelola informasi penting dalam templat.
Daripada mengatasi masalah pencarian, Anda harus segera memakai templat standar. Anda bahkan bisa memakai alur kerja Anda untuk kontrol penyebaran dan memastikan bahwa templat dependen disebarkan bersama-sama. Ini memungkinkan Anda memperoleh hasil yang sama seperti templat yang ditautkan dengan keamanan yang lebih baik.
Azure Klasik vs Manajer Sumber Daya
Awan publik Azure menawarkan dukungan untuk dua version penyebaran:
1. Mode Klasik
Setiap sumber daya dalam mode klasik Azure atau Azure Provider Control (ASM) merupakan unit manajemen yang terpisah. Sumber daya Azure dibuat dalam kontainer cloud. Akan namun, kontainer tersebut tidak bisa dikelola sebab, secara keseluruhan, setiap sumber daya dikelola secara individual. Pengelompokan sumber daya tidak diperbolehkan dalam mode klasik, yang membuat manajemen sumber daya Azure menjadi kurang praktis.
2. Pengelola Sumber Daya Azure
ARM adalah cara terkini untuk menyebarkan sumber daya Azure melalui grup sumber daya, yang memungkinkan Anda mengelola berbagai sumber daya secara serentak. Saat berinteraksi dengan grup sumber daya ARM melalui Portal Azure atau Azure PowerShell, Anda memakai ARM API di balik layar.
Baik sumber daya ARM maupun sumber daya klasik bisa dimanfaatkan di portal baru Azure. Tetapi, Anda hanya memakai sumber daya klasik saat memakai portal klasik.
Kesimpulan
Pengelola sumber daya Azure adalah layanan manajemen yang memungkinkan Anda mengelola lapisan yang bantu Anda memperbarui, membuat, dan menghapus sumber daya di akun Azure Anda. Untuk memahami dan mengalami lebih sejumlah besar tentang Pengelola Sumber Daya Azure (ARM), hubungi Simplilearn dan daftarkan diri Anda dalam Kursus Pelatihan Mendesain Solusi Infrastruktur Microsoft Azure (AZ-305) hari ini.
Tanya Jawab Umum
Q1. Bahasa apa yang digunakan Azure Useful resource Supervisor?
Bicep adalah bahasa yang digunakan di Azure Useful resource Supervisor.
Q2. Bagaimana Azure Useful resource Supervisor meningkatkan manajemen sumber daya?
ARM memberi dukungan otomatisasi dan penerapan berbasis templat. Ini membantu mendefinisikan infrastruktur sebagai kode yang bisa diuji, diterapkan, dan dikontrol versinya sebagai bagian dari alur kerja Anda.
Q3. Bagaimana cara kerja kontrol akses berbasis peran (RBAC) dengan Azure Useful resource Supervisor?
Ini membantu mengelola siapa yang mendapat akses ke sumber daya Azure, bagaimana mereka memakai sumber daya tersebut, dan enviornment mereka mengaksesnya.
This fall. Apa perbedaan antara Azure Useful resource Supervisor dan RBAC?
ARM adalah layanan manajemen Azure yang memungkinkan Anda mengelola lapisan yang bantu Anda memperbarui, membuat, dan menghapus sumber daya di akun Azure Anda. Tetapi, RBAC membantu mengelola siapa yang dapatkan akses ke sumber daya Azure, bagaimana mereka memakai sumber daya tersebut, dan enviornment yang bisa mereka akses.
[ad_2]
Sumber: simplilearn-com








